Secercah Kebahagiaan di Desa Okura

Tradisi qurban dalam hari raya Idul Adha memiliki dua dimensi. Pertama, makna qurban memiliki dimensi ibadah-spiritual. Kedua makna qurban punya dimensi sosial. Dimensi ibadah dalam tradisi qurban menjadi bentuk ketaatan hamba kepada Tuhannya. Ketaatan itu harus dilandasi dengan rasa ikhlas sepenuhnya, sehingga kita menjadi dekat dengan sang pencipta.

Sementara itu, dimensi sosial dalam tradisi qurban dimaknai bahwa ibadah qurban memberikan kesejahteraan kepada lingkungan sosial berupa daging kurban yang notabene hanya bisa dijangkau kalangan elite. Ini berlaku di desa, bukan di kota-kota yang memang sudah terbiasa makan daging. Qurban dari perspektif sosial menjadi bagian dari ketakwaan kita kepada Allah secara horizontal.

PT PJB UBJOM PLTU Tenayan mengimplementasikan secara langsung makna qurban dalam dimensi sosial. Tim CSR Kamis (31/8) mencoba menyambangi salah satu desa yang terletak di seberang PLTU Tenayan. Desa tersebut bernama Desa Okura yang berada di Kelurahan Tebing Tinggi kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru-Riau.

Perjalanan ke Desa Okura tidak mudah walau secara geografis letaknya cukup dekat dengan PLTU Tenayan. Desa tersebut hanya dibatasi dengan Sungai Siak. Dimana air Sungai Siak ini menjadi sumber bahan baku utama bagi PLTU Tenayan

.

Tim CSR mengawali perjalanan dengan menaiki perahu. Sesampai di muara, Tim CSR menyeberangi jembatan yang sudah mulai lapuk. Kemudian barulah masuk ke pemukiman warga dengan melalui jalan setapak. Kondisi Desa Okura sangat tertinggal dibandingkan dengan daerah lain di Pekanbaru. Kebanyakan penghuni desa ini warga asli suku melayu Provinsi Riau.

Sesampai di sana Tim CSR segera memberikan bantuan hewan qurban kepada perwakilan pemuka masyarakat dan ketua musholla Desa Okura. Bantuan ini sangat berharga bagi Desa Okura, dimana tahun ini belum ada warga yang mendaftar qurban.

Keharuan mewarnai suasana saat itu. Warga yang biasanya sehari hari makan ikan dari hasil tangkapan di sungai, kali ini bisa makan daging. PJB berhasil membawa senyuman bagi warga Desa Okura. Sehingga warga desa Okura bisa merayakan Hari Raya Idul Adha Tahun ini layaknya masyarakat yang ada di tengah Kota.

Tidak hanya Desa Okura, masih banyak desa dan Kelurahan terpencil lain yang dibantu oleh PJB PLTU Tenayan. Diantarannya Kelurahan Bencah Lesung, Kelurahan Industri Tenayan, Kelurahan Tuah Negeri, dan Kelurahan Sialang Sakti.

Manajemen UBJOM Tenayan berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi warga sekitar PLTU Tenayan. Semoga kehadiran PT PJB UBJOM PLTU Tenayan memberikan peran berarti bagi warga sekitar PLTU. Terutama warga yang berada di desa desa terpencil seperti Okura. (jun)