log in

PLTG Muara Tawar tinggalkan bahan bakar minyak

Merdeka.com - PT PLN (Persero) meresmikan beroperasinya Compressed Natural Gas (CNG) Storage di Muara Tawar, Bekasi. Storage ini akan menyimpan gas CNG untuk kebutuhan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Muara Tawar.

 

Storage ini dikelola anak perusahaan PLN, PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB). Listrik yang dihasilkan akan masuk dan disalurkan melalui jaringan distribusi listrik Jawa-Bali.

 

Senior Manager Humas dan CSR PT PJB, AM Budi Setyawan mengatakan, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan dua perusahaan untuk menjamin ketersediaan gas, yaitu PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan Pertamina EP. PLTG ini membutuhkan gas dengan kapasitas 180 BBTUD.

 

"180 BBTUD digunakan saat di luar beban puncak. Dengan adanya storage CNG, sisanya di compres kemudian akan digunakan saat beban puncak," ujar Budi di Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/3).

 

Budi, mengatakan selama ini Pembangkit Muara Tawar selalu menggunakan minyak sebagai bahan bakar. Dalam setahun, kata Budi, pembangkit ini rata-rata membutuhkan BBM mencapai 203.000 kiloliter.

 

Sehingga, terang Budi, keberadaan CNG Storage ini dapat menghemat biaya BBM mencapai Rp 1,786 triliun per tahun. "Selain hemat BBM, storage CNG plant Muara Tawar juga berkontribusi pengurangan emisi CO2 dari BBM hingga 350 ton per tahun," pungkas Budi. [noe]

Reporter : Ahmad Baiquni
Sumber : merdeka.com, Senin, 17 Maret 2014 11:27

Links to Best Bookmaker Bet365 it The UK