Hubungi kami melalui info@ptpjb.com atau +62318283180
LOGO PJB

Our Contacts

Jl. Ketintang Baru No. 11 Surabaya

info@ptpjb.com

+6231 8283180

UBJOM Kaltim Teluk Siap Mengajar

Pada akhir tahun 2017 program CSR PLTU Kaltim Teluk difokuskan pada pendidikan untuk sekolah di sekitar PLTU tersebut. Bentuknya berupa pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi dari SDN 021 dan SMP Negeri 21 Teluk Waru Kariangau, Kota Balikpapan. Beasiswa diberikan bersamaan dengan pembagian hasil ujian semester (raport)di aula sekolah masing-masing pada Sabtu (23/12) tadi.

 

Beasiswa akan diberikan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya PT PJB UBJOM Kaltim Teluk untuk ikut memajukan dunia pendidikan.

Manajer Administrasi PT PJB UBJOM Kaltim Teluk, Budi Purwono menegaskan bahwa sektor pendidikan merupakan sebuah investasi sosial yang strategis. Pendidikan sangat menentukan bagi masa depan sebuah bangsa, khususnya dalam melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul.

 

Selain beasiswa, UBJOM Kaltim Teluk juga akan memberikan pelajaran tambahan bagi para murid sebagai persiapan menghadapi ujian akhir nasional bagi kelas 6 SD dan kelas 9 SMP. Beberapa karyawan dengan suka rela akan menjadi pengajar dalam kegiatan bimbingan belajar itu.

 

Komite sekolah SMP Negeri 21 mengapresiasi PT PJB UBJOM Kaltim teluk yang selama ini telah banyak berkontribusi bagi kemajuan sekolah. Bantuan pendidikan yang diberikan diharapkan dapat mendukung kegiatan belajar para murid. “Bimbingan belajar dari para pengajar PT PJB UBJOM Kaltim Teluk semoga menjadikan anak-anak kami bisa memilih sekolah terbaik yang berada di pusat,” harapnya.

 

Senada dengan Komite SMPN 21, Jamaludinin S.Pd selaku Kepala Sekolah SD Negeri 021 Kariangau juga menyatakan penghargaannya kepada PT PJB UBJOM Kaltim Teluk atas bantuan yang diberikan. Ia berharap agar bantuan itu menjadikan sekolahnya tidak kalah bersaing dengan sekolah yang berada di pusat Kota.(ars)

Meriahnya Upacara Hari Ibu di Unit Gresik

Jumat pagi (22/12) menjadi hari yang tidak biasa di PT PJB Unit Gresik. Pada pukul 07.00 WIB, lapangan sepak bola Unit Gresik sudah ramai oleh karyawan berseragam putih dan biru. Beberapa karyawan sedang gladi bersih mengibarkan bendera merah putih dan beberapa yang lain sedang mengecek peralatan. Hari ini PT PJB Unit Gresik melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ibu yang ke-89. Upacara ini telah rutin dilaksanakan pada tanggal 22 Desember setiap tahunnya.

 

Upacara dimulai tepat pukul 07.30 WIB. Pembina upacara kali ini adalah Wisrawan Wahju Wibowo selaku General Manager PT PJB UP Gresik dan didampingi oleh jajaran tim manajemen UP Gresik dan UPHT. Pak Wis (begitu biasa disapa) dalam amanatnya menyampaikan sambutan dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yambise yang mengajak seluruh kaum wanita untuk meningkatkan kualitas hidupnya secara mandiri.

 

Perempuan dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara juga mampu menjadi motor penggerak dan motor perubahan (agent of change). Perempuan dan laki-laki mempunyai kesempatan, akses, serta peluang yang sama untuk berpartisipasi dalam pembangunan. Peringatan Hari Ibu ke-89 ini mengusung tema “Perempuan Berdaya Untuk Indonesia”.

 

Hal yang menarik dalam upacara hari ini adalah semua petugas upacara ini merupakan karyawati. Jika biasanya petugas upacara mayoritas pria, maka upacara kali ini cukup memberi warna yang berbeda. Dari komandan upacara, komandan pleton, pembaca teks pembukaan UUD 1945 sampai pengibar benderanya semua wanita. Bahkan ada yang paling menarik, komandan upacara kali ini adalah satu-satunya satpam wanita di Unit Gresik, Bernadete Billa Wawo yang biasa disapa Bella. Dengan suara lantang, Bella memberi aba-aba kepada seluruh peserta upacara dengan berwibawa. Sikap tegap dan sigapnya menjadikan upacara ini berjalan dengan khidmat dari awal hingga akhir. (dl)

 

Fun Cooking Bersama Edwin Lau

Empat puluh karyawan PJB Kantor Pusat beradu kebolehan memasak di hadapan Chef Edwin Lau di Surabaya Jumat (22/12) siang ini. Bila biasanya mereka memainkan komputer, laptop, data dan berpacu mengejar target perusahaan, kini mereka harus menyajikan nasi goreng terenak untuk Chef Edwin. Tak ada perbedaan antara Direksi, Kadiv, Kabid, staf dan istri karyawan yang ikut dalam lomba itu. Mereka harus memasak dengan bahan yang sama, perkakas yang sama dan waktu yang sama. Selain itu mereka juga harus memasak di atas kompor listrik.

 

Banyak peserta yang baru pertama kali memakai kompor listrik. Namun mereka tidak mengalami kesulitan. Bahkan mengaku mendapatkan banyak kelebihan dari kompor listrik. Diantaranya lebih cepat, tidak takut terkena apai, dan tidak merasakan panas seperti ketika memasak dengan kompor lainnya. Pernyataan ini juga diaminkan oleh Chef Edwin Lau. Chef kelahiran Ujung Pandang ini lebih memilih kompor listrik karena lebih safety. Selain itu kompor listrik juga lebih hemat karena bersifat induksi sehingga tidak ada panas yang hilang. Ia juga menceritakan pengalaman buruknya terbakar api saat demo masak dengan kompor jenis lain.

 

Fun cooking merupakan salah satu acara yang diadakan PJB kantor pusat dalam memperingati Hari Ibu ke 89. Selain lomba masak nasi goreng, acara ini juga diisi dengan demo masak sehat. Edwin Lau yang dikenal sebagai chef yang sangat memperhatikan kesehatan, mendemokan beberapa menu makanan sehat. Ia juga memaparkan beberapa tips memilih makanan sehat, disamping tips lain seputar masakan.

 

Mengubah cara hidup lebih sehat bisa dilakukan dengan mengubah cara makan. Pilih bahan makanan yang bagus untuk pencernaan. Sayuran mentah dan makanan fermentasi merupakan makanan yang baik bagi pencernaan tubuh karena kaya enzym. Acar bisa dijadikan alternatif untuk membuat sayuran mentah menjadi lebih lezat. Porsi nasi bisa dikurangi dengan membuat nasi berbumbu seperti nasi kuning, sushi dan lainnya. Demikian sebagian tips sehat yang dibagikan chef Edwin Lau.

 

Fun cooking diakhiri dengan pengumuman pemenang lomba masak dan mencicipi masakan karya Chef Edwin Lau.

Selamat Hari Ibu

Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap tangal 22 Desember PT PJB mengadakan upacara bendera, memperingati HARI IBU. Petugas upacara, mulai dari pembina, pemimpin, pengibar bendera, pembaca pancasila dan sebagainya, semuannya perempuan. Benar-benar istimewa, seistimewa seorang ibu. 

Tidak dapat dipungkiri. Seorang ibu memang sangat istimewa, terutama kasih sayangnya hingga kita sering mendengar ungkapan bahwa kasih sayang ibu sepanjang masa, memberi tak harap kembali bagai sang surya menerangi dunia. Jasanya tak terhitung terhitung banyaknya. Sebagai penghormatan atas jasanya itulah maka dibuatlah hari yang disebut dengan HARI IBU, yang diperingati setiap tanggal 22 Desember.

 

Mengapa tanggal 22 Desember? Ini sangat terkait dengan sejarah perjuangan kaum perempuan. Menurut catatan sejarah, tanggal 22 Desember merupakan hari diselenggarakannya kongres perempuan pertama di Indonesia, tepatnya 22 Desember 1928 di Yogyakarta. Peristiwa ini dikenang sebagai awal mula perjuangan kaum perempuan di Indonesia. Pada tanggal tersebut para pejuang perempuan yang berasal dari berbagai daerah berkumpul, menjalankan satu agenda berupa kongres yang kemudian dikenal dengan nama Kongres Perempuan I.

 

Berbagai isu perempuan berhasil digagas dalam Kongres Perempuan tersebut, termasuk keterlibatan kaum perempuan dalam memperjuangkan kemerdekaan dari belenggu kolonialis pun imperialis. Pada akhir kongres, 25 Desember 1928, mereka menghasilkan pernyataan dan kesepakatan penting yang antara lain: membangkitkan rasa nasionalisme, menyatukan gerakan perkumpulan perempuan, dan membentuk Perserikatan Perkumpulan Perempuan Indonesia.

 

Menilik catatan sejarah tersebut, untuk menghormati jasa kaum perempuan dalam perjuangan bangsa, Presiden Soekarno melalui Dekrit Presiden Nomor 316 tahun 1959 menetapkan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu. Presiden Soekarno menilai kaum ibu juga merupakan para pejuang, karena mampu menyatukan ide, gagasan, dan pemikiran tentang perjuangan pembebebasan diri dari belenggu dan juga perbaikan nasib perempuan yang masih direndahkan dibanding kaum lelaki.

 

Selamat hari Ibu!

Sinergi Bersama Mitra Kerja

Untuk meningkatkan kualitas kemitraan dan komunikasi dengan para mitra kerja, PT UBJOM Kaltim Teluk mengadakan acara Supplier Gathering 2017 di Hotel Novotel, Balikpapan pada Rabu (20/12) lalu. Acara rutin tahunan yang memasuki tahun ke dua tersebut dibuka oleh Maryono selaku General Manager PT PJB UBJOM Kaltim Teluk.

 

Mitra kerja memiliki peran besar bagi UBJOM Kaltim Teluk. Mereka bukan hanya penyedia barang dan jasa, namun juga menjadi partner dalam upaya pencapaian kinerja terbaik dalam melayani customer. Gathering dilakukan sebagai upaya untuk menyinergikan langkah menuju tercapainya kerja sama yang saling menguntungkan sesuai dengan aturan yang berlaku di PJB UBJOM Kaltim Teluk.

 

Gathering kali ini mengusung tema “Sinergi Bersama Mitra Kerja Mewujudkan PT PJB UBJOM Kaltim Teluk Berintegritas dan Profesional”. Acara yang dihadiri oleh sekitar 65 suplier dan mitra kerja itu menampilkan beberapa paparan. Diantaranya upaya meningkatkan integritas bersama, proyeksi UBJOM Kaltim Teluk ke depan, dan bagaimana penilaian terhadap mitra kerja. Selai itu dijelaskan pula materi terkait proses pengadaan barang dan jada di PT PBJ UBJOM Kaltim Teluk, KPPU (Persaingan usaha sehat dalam pengadaan barang dan jasa), dan alur proses penerimaan barang dan Jasa di PT PJB UBJOM Kaltim Teluk.

 

Dalam kesempatan tersebut juga diumumkan suplier terbaik PT PJB UBJOM Kaltim Teluk. Mereka adalah :
1. PT Gatra Kaltim Jaya
2. CV Anugrah Nurlisa Jaya
3. CV Thariq Brother

Penganugrahan suplier terbaik diharapkan dapat memacu semangat supplier lain untuk meningkatkan kinerjanya sehingga dapat tersinergi dengan kinerja PJB UBJOM Kaltim Teluk dalam melayani customer.(ars)

Diskusi Kajian Kematian Massal Ikan di Waduk Cirata

Kepala Badan Pengelola Waduk Cirata, M. Agustian memaparkan kajian hasil survey sensus KJA (keraba jaring apung) dan kualitas air di Waduk Cirata pada Kamis (21/12) tadi. Paparan itu disampaikan dalam acara “Diskusi Pemaparan Hasil Kajian Kasus Kematian Massal Ikan di Waduk Cirata dan Status serta Permasalahan Budidaya KJA” di Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bandung Barat.

 

Acara diinisiai oleh Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan dibawah Kementrian Kelautan dan Perikanan dan dihadiri oleh para perwakilan dari Dinas Perikanan KBB, Purwakarta dan Cianjur dan juga MPC (Masyarakat Peduli Cirata).

 

Dalam paparanya, M. Agustian menegaskan bahwa KJA di Waduk Cirata saat ini telah melebihi batas yang ditentukan. Saat ini jumlah KJA sudah mencapai lebih dari 77 ribu petak (data sensus dari Sucofindo), sementara jumlah KJA yangg diizinkan menurut SK Gubernur Jawa Barat no 41 maksimal sejumlah 12 ribu petak.

 

Jumlah KJA yang melebihi batas menimbulkan sejumlah permasalahan. Bukan hanya kematian massal ikan, namun juga berakibat pada rusaknya alat pada instalasi pembangkit. Limbah domestik, limbah KJA dan limbah sisa pakan ikan pada KJA berdampak pada menurunnya kualitas air di Waduk Cirata.

 

Menurunnya kualitas air menimbulkan efek domino yang pada akhirnya menyebabkan kerugian bagi PLTA Cirata dan kpd masyarakat pelaku budidaya ikan. Kematian ikan massal, korosifitas alat PLTA dan degradasi mutu beton Bendungan Cirata merupakan sebagian dari dampak negatif penurunan kualitas air Waduk Cirata.

 

PT PJB BPWC secara rutin telah melakukan penarikan KJA yang rusak dan terbengkalai, memberhentikan morotarium izin, patroli perairan, dan serta sosialisasi kelestarian air serta lingkungan di sekitar Waduk Cirata. Namun program-program tersebut masih belum mampu memberikan dampak yang sifnifkan karena BPWC tidak mempunyai kewenangan untuk melakukan penertiban.

 

Maka dari itu, BPWC bekerja sama dengan Pemprov Jabar, Satpop PP, Polda, Kodam Siliwangi, Dinas Perikanan dan Dinas Perikanan Prov. Jawa Barat membentuk tim Satuan Tugas Penertiban dan Penataan Keramba Jaring Apung di Waduk Cirata. Pembentukan tim berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat no. 523.34/Kep.917-DKP/2017 itu diharapkan dapat memecahkan permasalahan di Waduk Cirata.(azz)

10th ARSEPE, Upaya Meningkatkan Kompetensi K3 Perusahaan Listrik ASEAN

[vc_row equal_height=”yes” css=”.vc_custom_1457788064361{margin-right: 0px !important;margin-bottom: 0px !important;margin-left: 0px !important;}”][vc_column width=”1/2″ css=”.vc_custom_1512540999019{background-image: url(//www1.ptpjb.com/wp-content/uploads/2017/12/arsepe.jpg?id=29394) !important;background-position: center !important;background-repeat: no-repeat !important;background-size: cover !important;}”][vc_column_text]10th ARSEPE, Upaya Meningkatkan Kompetensi K3 Perusahaan Listrik ASEAN[/vc_column_text][gem_divider margin_top=”25″][gem_divider margin_top=”25″][gem_divider margin_top=”25″][gem_divider margin_top=”25″][/vc_column][vc_column width=”1/2″ css=”.vc_custom_1512541021719{padding-top: 400px !important;background-image: url(//www1.ptpjb.com/wp-content/uploads/2017/12/arsepe2.jpg?id=29395) !important;background-position: center !important;background-repeat: no-repeat !important;background-size: cover !important;}”][/vc_column][/vc_row][vc_row equal_height=”yes” css=”.vc_custom_1457788806421{margin-top: -18px !important;margin-right: 0px !important;margin-bottom: 0px !important;margin-left: 0px !important;}”][vc_column width=”1/2″ css=”.vc_custom_1512542667376{margin-left: 0px !important;padding-bottom: 400px !important;background-image: url(//www1.ptpjb.com/wp-content/uploads/2017/12/arsepe3.jpg?id=29396) !important;background-position: center !important;background-repeat: no-repeat !important;background-size: cover !important;}”][/vc_column][vc_column width=”1/2″ css=”.vc_custom_1512542691596{margin-right: 0px !important;padding-bottom: 400px !important;background-image: url(//www1.ptpjb.com/wp-content/uploads/2017/12/arsepe6.jpg?id=29399) !important;background-position: center !important;background-repeat: no-repeat !important;background-size: cover !important;}”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][gem_divider margin_top=”46″][vc_column_text]

ARSEPE merupakan salah satu kegiatan yang dikelola oleh Working Group 5 Heads of ASEAN Power Utilities / Authorities (HAPUA). Heads of ASEAN Power Utilities/Authorities (HAPUA) adalah organisasi yang bertujuan untuk menjalin kerjasama antara negara-negara di kawasan Asia Tenggara yang bergerak di bidang ketenagalistrikan. HAPUA terbagi dalam 5 kelompok kerja (Working Group), yaitu: Generation & Renewable Energy (WG 1), Transmission / APG (WG 2), Distribution and Power Reliability & Quality (WG 3), Policy Studies & Commercial Development (WG 4) dan yang terakhir adalah Human Resources (WG 5).
ARSEPE diselenggarakan oleh PT PLN (Persero) melalui anak usahanya PT Pembangkitan Jawa – Bali (PJB). Pemilihan Kesehatan dan Keselamatan Keja (K3) sebagai fokus dalam pembelajaran didasarkan pada tingginya nilai aset serta resiko dan potensi bahaya yang kompleks di bisnis kelistrikan.
Sejumlah ahli dan praktisi dari dalam dan luar negeri menjadi pengajar dalam ARSEPE ke 10. Diantaranya Jim Trucsott, ahli krisis management dari Autralia yang membedah perilaku aman dalam kaitannya dengan manajemen darurat dan krisis. Pengajar lain berasal dari PLN, Pertamina, PT PJB, VICO, Kementerian Ketenagakerjaan, dan lembaga lainnya.
[/vc_column_text][gem_divider margin_top=”40″][/vc_column][/vc_row][vc_row css=”.vc_custom_1457788607747{margin-right: 0px !important;margin-bottom: 0px !important;margin-left: 0px !important;}”][vc_column width=”1/2″ css=”.vc_custom_1512542754798{padding-bottom: 404px !important;background-image: url(//www1.ptpjb.com/wp-content/uploads/2017/12/arsepe4.jpg?id=29397) !important;background-position: center !important;background-repeat: no-repeat !important;background-size: cover !important;}”][/vc_column][vc_column width=”1/2″ css=”.vc_custom_1457788939445{padding-bottom: 20px !important;padding-left: 42px !important;}” offset=”vc_col-lg-offset-0″][vc_column_text]ARSEPE kali ini memadukan antara kegiatan teori di ruangan dengan site visit untuk melihat implementasi K3 di lingkungan PLN Group. Site visit mengunjungi PT PJB Unit Pembangkitan Gresik dan PT PLN (Persero) Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali. Bentuk pembelajaran dilakukan melalui tiga program yaitu lecture, tutorial dan syndicate group activites. Melalui pembelajaran ini peserta tidak hanya mendapatkan teori, namun juga bentuk praktisnya melalui penugasan kelompok. Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang pembelajaran, pertukaran ilmu, dan sebagai sarana networking bagi peserta.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row css=”.vc_custom_1457788581707{margin-right: 0px !important;margin-bottom: 0px !important;margin-left: 0px !important;}”][vc_column width=”1/2″ css=”.vc_custom_1457789015745{padding-top: 33px !important;padding-right: 42px !important;}”][vc_column_text]
Kegiatan ini merupakan salah satu event dengan peserta terbanyak sepanjang penyelenggaraan ARSEPE yang dilakukan secara tahunan sejak tahun 2007. Di sela-sela kegiatan di Surabaya para peserta dikenalkan dengan budaya dan sejarah Surabaya serta makanan khas Indonesia. Mereka diajak mengunjungi tempat bersejarah seperti Hotel Majapahit dan mendapatkan sajian kesenian daerah. Selain itu sebagai refreshing peserta juga diajak berwisata ke Kota Batu
[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/2″ css=”.vc_custom_1512542820326{padding-bottom: 400px !important;background-image: url(//www1.ptpjb.com/wp-content/uploads/2017/12/arsepe5.jpg?id=29398) !important;background-position: center !important;background-repeat: no-repeat !important;background-size: cover !important;}”][/vc_column][/vc_row]

Peluncuran Buku Potraits Indonesia Most Admired CEO 2017

[vc_row equal_height=”yes”][vc_column width=”1/2″ css=”.vc_custom_1512540053626{background-image: url(//www1.ptpjb.com/wp-content/uploads/2017/12/peluncuran-buku-most-admired-ceo5.jpg?id=29462) !important;background-position: center !important;background-repeat: no-repeat !important;background-size: cover !important;}”][/vc_column][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]

Sobat PJB, Direktur Utama PT PJB tercatat dalam Buku Potraits Indonesia Most Admired CEO 2017 yang diluncurkan malam ini, Jumat (13/10) di Jakarta. Iwan Agung Firstantara, Dirut PT PJB dinilai sebagai CEO yang mempunyai pengaruh dalam kemajuan perusahaan pada bidang energi ketenagalistrikan.
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_empty_space height=”60px”][vc_column_text]
Buku Potraits Indonesia Most Admired CEO 2017 diluncurkan oleh majalah Warta Ekonomi. Buku ini menampilkan 28 chief executive officer (CEO) terbaik pada berbagai bidang. Mereka dipandang sebagai CEO yang dapat memberikan inspirasi bagi pihak lain.
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]
Peluncuran buku ditandai dengan pemberian apresiasi bagi CEO yang diulas dalam buku tersebut. Kehadiran buku ekslusif ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi pelaku bisnis di Indonesia sehingga dapat dijadikan benchmark dalam mengelola bisnis perusahaan.
[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/2″][vc_images_carousel images=”29461,29459,29460″ img_size=”600×450″][/vc_column][/vc_row]

Pelatihan Pengelolaan Bank Sampah

Untuk menambah ketrampilan dan wawasan bagi pelaku bank sampah binaannya PT PJB UP Cirata mengadakan pelatihan pengelolaan bank sampah bagi warga ring I.Pelatihan yang diselenggarakan pada Kamis (21/12) itu dikuti oleh 60 orang warga dari Desa Cadassari dan Desa Karoya. Narasumber berasal dari Bank Sampah Induk Hijau Lestari, Bandung.

Para peserta merasa antusias serta termotivasi untuk mengembangkang bank sampah yang akan berdampak pada kebersihan lingkungan Cirata.(mal)

Festival Film Nusantara 2017

[vc_row equal_height=”yes”][vc_column width=”1/2″ css=”.vc_custom_1512539587883{background-image: url(//www1.ptpjb.com/wp-content/uploads/2017/12/festival-film-nusantara.jpg?id=29426) !important;background-position: center !important;background-repeat: no-repeat !important;background-size: cover !important;}”][/vc_column][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]

Sobat PJB, video profil kegiatan CSR PT PJB menjadi salah satu pemenang dalam Festival Film Nusantara (FFN) 2017. Video yang menampilkan kegiatan CSR di UP Gresik dan UP Muara Tawar itu meraih juara pertama dalam kategori bidang ekonomi kerakyatan. Trofi penghargaan diserahkan dalam malam penganugrahan FFN pada Selasa (10/10) malam di Gedung Teater Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_empty_space height=”60px”][vc_column_text]
FFN 2017 diselenggarakan sebagai rangkaian acara dalam memperingati HUT TNI ke 72. Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk memberikan karya kreatif yang mampu meningkatkan semangat kebangsaan, kebersamaan yang religius dan solidaritas serta sekaligus menjadi benteng pertahanan Proxy War Media. Dua macam lomba dikompetisikan dalam ajang ini, lomba film dan lomba poster. Pada lomba film terdapat sebelas kategori, salah satunya Kategori Profil Corportate Social Responsibility (CSR).

Ada lima bidang dilombakan dalam FFN 2017 kategori profil CSR, meliputi bidang lingkungan, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan. Penjurian dilakukan tim juri yang diketuai oleh IGP Wiranegara, M.Sn (Akademisi Televisi Indonesia). Anggota juri berasal dari Pusat Penerangan (PUSPEN) TNI dan The La Tofi School of CSR. Selain PJB, beberapa perusahaan juga berhasil menjadi juara dalam kompetisi ini. Berikut pemenang untuk kategori profil CSR selengkapnya :
Bidang Lingkungan
1. Juara 1 : PT PLN Persero dalam “FGD Bersihkan Langit Jepara”
Juara 2 : PT Petrokimia Gresik dalam “Pelestarian Keanekaragaman Hayati”
2. Bidang Pendidikan
Juara 1 : BTPN dalam “BTPN Mendidik”
Juara 2 : PT Telkom Tbk dalam “Telkom Disability Care”
3. Bidang Kesehatan
Juara 1 : PT Indonesia Power dalam “Kampung Sehat Hijau Indonesia”
Juara 2 : PT Industri Jamu & Farmasi Sidomuncul Tbk dalam “Operasi Katarak Tolak Angin Sidomuncul”
4. Bidang Ekonomi kerakyatan :
Juara 1 : PT Pembangkitan Jawa-Bali dalam “PJB UP gresik & Muara Tawar membangkitkan ekonomi kerakyatan”
Juara 2 : PT PLN Persero dalam “Membangkitkan Ekonomi Rakyat Melalui Taman Sungai Mudal Kulonprogo”

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]Rangkaian kegiatan FFN 2017 dimulai sejak November 2016 dan berakhir pada malam penganugrahan FFN 2017 semalam. Festival ini merupakan kerja sama antara PUSPEN TNI dan Pengurus Besar Nahdatul Ulama. Selain itu juga menggandeng kementerian, lembaga negara, Komunitas Kebangsaan dan Forum Lintas Agama. “ Festival Film Kebangsaan Terbesar, Bersama Membangun Jaringan Studio Kebangsaan” menjadi tema yang diambil dalam FFN 2017.[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/2″][vc_images_carousel images=”29427,29428″ img_size=”600×450″][/vc_column][/vc_row]