Hubungi kami melalui info@ptpjb.com atau +62318283180
LOGO PJB

Our Contacts

Jl. Ketintang Baru No. 11 Surabaya

info@ptpjb.com

+6231 8283180

Mewujudkan Ekowisata Pantai Sidem

Langit cerah dan suasana khas pesisir pantai Sidem menyambut kedatangan tim CSR PT PJB UP Brantas pada Rabu (28/2) pagi. Tim yang dipimpin oleh Reddy Marhenanto selaku Manajer Keuangan & Administrasi UP Brantas datang untuk memantau progres pelaksanaan kegiatan CSR hasil kerjasama dengan Fakultas Perikanan & Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB). Program CSR yang sudah dilaksanakan sejak 2014 ini merupakan salah satu program CSR PJB yang bersifat sustainable.

Kolaborasi baik antara PJB Brantas dan civitas akademika Universitas Brawijaya memiliki tujuan untuk meningkatkan perekenomian masyarakat sekitar melalui program desa ekowisata, juga menjaga kelestarian pesisir pantai Sidem dengan penanaman cemara udang dan pemanfaatan limbah laut yang disulap menjadi berbagai produk kerajinan.

“Ada goal besar yang ingin dicapai, (yaitu) kegiatan penjagaan lingkungan berdampak pada ekonomi masyarakat sekitar. Untuk mencapai goal tersebut, diharapkan antusiasme masyarakat Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) bisa terjaga,” ujar Dhira Kurniawan Saputra, perwakilan dari FPIK UB.

Pada kesempatan ini, PT PJB UP Brantas mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Tulungagung atas upayanya dalam memajukan masyarakat sekitar serta menjaga kelestarian alam secara berkelanjutan.

“Terima kasih kepada PT PJB UP Brantas atas kepeduliannya dalam pengembangan pariwisata pantai Sidem. Kami beserta MUSPIKA akan sama-sama membantu pengembangan pariwisata di sini bersama Pokdarwis,” Heru, perwakilan Dinas Pariwisata Tulungagung, menambahkan.

Selain untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar melalui desa ekowisata, PJB juga berupaya menjaga kehandalan Unit Pembangkitnya melalui konservasi alam sekitar.

“Diawali dengan menanam 3000 cemara udang, itu membantu mencegah uap air laut masuk ke mesin pembangkit. Sehingga mesin pembangkit tidak terkorosi.” tutup Reddy dalam sambutannya. (cps)

BPWC Bagikan Helm untuk Masyarakat

Budaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) tidak hanya diterapkan bagi karyawan di lingkungan PT PJB. Namun juga bagi rekanan serta pihak ketiga yang berkerja di lingkungan PT PJB. Bahkan di lingkungan PT PJB Badan Pengelola Waduk Cirata (BPWC), budaya ini juga disebarkan bagi warga yang tinggal di sekitar kompleks unit tersebut.

Hari ini Rabu (28/02), BPWC membagikan helm SNI kepada masyarakat yang tinggal di sekitar kompleks kantor PT PJB BPWC. Kegiatan ini merupakan upaya untuk membudayakan pemakaian helm standar dalam berkendaraan untuk keselamatan diri dan penumpangnya. Pembagian helm dilakukan di depan Taman CSR yang ada di kompleks BPWC, Cipeundeuy, Bandung Barat.

Program pembagian helm SNI dilakukan PT PJB BPWC bekerja sama dengan Polda Jawa Barat sebagai upaya untuk mengurangi kecelakaan saat berkendara. Pembagian helm dihadiri oleh AKBP Daros ( Kabag Op Dit Polda Jabar ), Kompol Permana (Perwira keamanan PLTA Cirata), Manager Keuangan dan Administrasi BPWC M. Najib, serta Spv Pengamanan Aset dan CSR BPWC Rizki Tri Pamungkas. Selain itu hadir juga warga masyarakat dan persatuan tukang ojek di Cirata. (azz)

Normalisasi dan Rehabilitasi Citarum

Presiden Joko Widodo mengunjungi hulu Sungai Citarum yang ada di Situ Cisanti, Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Kamis (22/2) pagi tadi. Kunjungan dimaksudkan untuk melihat perkembangan normalisasi sungai Citarum yang telah dicanangkan sejak 1 Februari 2018 lalu. Acara dihadiri oleh Menteri KLHK, Pangdam III Siliwangi, Gubernur Jawa serta anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Agum Gumelar. Direktur Utama PT PJB Iwan Agung Firstantara juga hadir sebagai undangan dalam kesempatan tersebut.

Penanggulangan pencemaran dan kerusakan daerah aliran sungai (DAS) Ciliwung dicanangkan berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi sungai tersebut. Penurunan debit air Sungai Citarum sudah pada tahap menghawatirkan, demikian juga dengan pencemaran di dalamnya. Sungai itu merupakan sumber penghidupan bagi masyarakat Jawa Barat dan DKI Jakarta. Selain untuk pengairan, air Citarum juga digunakan sebagai bahan baku air minum di kedua propinsi tersebut.

PT PJB ikut berperan dalam program penanggulangan pencemaran dan kerusakan DAS Citarum. Kontribusi PJB berupa program penghijauan dan program CSR di sepanjang DAS Citarum, terutama di hulu sungai yang merupakan sumber utama mata air sungai tersebut. Program ini dilakukan pada wilayah Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Cianjur serta Kabupaten Purwakarta. Daerah itu merupakan wilayah operasional Badan Pengelola Waduk Cirata, salah satu unit PJB. Kontribusi yang dilakukan menjadi salah satu wujud komitmen manajemen PJB dalam kepedulian terhadap kelestarian lingkungan di seluruh wilayah operasionalnya. (dod)