Hubungi kami melalui info@ptpjb.com atau +62318283180
LOGO PJB

Our Contacts

Jl. Ketintang Baru No. 11 Surabaya

info@ptpjb.com

+6231 8283180

Maximo untuk Meningkatkan Kinerja PLTU Tenayan

 

Menjadi pembangkit listrik yang handal dan efisien adalah cita cita bagi seluruh insan Tenayan. Hal ini sesuai dengan salah satu Core Value UBJOM Tenayan yakni Go Reliability and Efficiency. Untuk mewujudkan hal tersebut harus dilakukan Tata Kelola Pembangkit yang baik di PLTU Tenayan. Dimana sejatinya sebuah pembangkit listrik mempunyai tujuan agar dapat beroperasi dengan biaya yang efisien serta berkinerja sangat baik dalam mengelola secara optimal Asset Life Cycle. Tata kelola yang dimaksud di sini adalah mengelola berbasis Asset Management, yang juga merupakan bagian dari jasa Operasi dan Pemeliharaan.

UBJOM Tenayan menerapkan tata kelola aset berbasis Maximo dalam mengelola PLTU Tenayan. Penerapan teknologi informasi tersebut ditandai dengan acara Go live pada Rabu (29/8) di kantor PLTU Tenayan Riau. Acara dihadiri oleh Direktur Operasi 1 PT PJB Sugiyanto, PT PLN (Persero) KITSBU, PT PLN(Persero) UIP, PT PLN(Perssero) UPP KITSUM 3.

Go live diawali dengan simulasi pembuatan Service Request (SR) pertama yang langsung dibuat oleh Direktur Operasi 1 PT PJB Sugiyanto. Sugiyanto membuat SR dengan nomor SR 1001. Selanjutnya dilanjutkan pembuatan SR kedua oleh PT PLN (Persero) KITSBU yang diwakili oleh Syahminan Siregar. Syahminan membuat SR dengan nomor 1002. SR tersebut berisikan Harapan dan Pesan untuk PLTU Tenayan. Selanjutnya dilakukan simulasi Approval Service Request untuk pertama kalinya oleh General Manager UBJOM Tenayan Wasito.

Sebagai puncak acara dilakukan penandatangan Sertifikat Statement of Go Live Maximo Computerized Maintenance Management System PLTU Tenayan 2x110MW antara PT Pembangkitan Jawa Bali dan PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumatera Bagian Utara.

Dengan telah dilakukannya simulasi dan penandatangan tersebut maka terhitung pada tanggal 29 Agustus 2018 PT PJB UBJ O&M PLTU Tenayan secara resmi telah melaksanakan Implementasi tata Kelola Pembangkitan PLTU Tenayan 2×110 MW berbasis CMMS Maximo Production. Diharapkan kedepannya PLTU Tenayan semakin handal dan menjadi Pembangkit Listrik CFB Nomor 1 di Pulau Sumatera khususnya.(jun, mif

Kebakaran PLTU Pulang Pisau, Korban Terjebak Dalam Gedung

Pulang Pisau – 28 Agustus 2018 terjadi kebakaran di area UBJOM PLTU Pulang Pisau di Desa Buntoi. Kejadian terjadi di are BC3 dan Crusher Host pada pukul 10.00 WIB. Kejadian terjadi saat operator CHCB menyampaikan informasi bahwa adanya kebakaran di area tersebut. Upaya pemadaman dilakukan oleh tim internal unit UBJOM PLTU Pulang Pisau. Pada saat kebakaran terjadi operator dan tim internal unit melakukan koordinasi melalui Handy Talky (HT) dalam upaya memadamkan kebakaran.
Besarnya kobaran api memaksa pihak management unit untuk meminta bantuan kepada pihak eksternal pemadam kebakaran BPBD Pulang Pisau dan PMI untuk melakukan pertolongan kepada korban kebakaran.

Setelah mendapatkan informasi yang akurat pihak eksternal langsung terjun menuju unit UBJOM Pulang Pisau. Pihak eksternal menurunkan dua unit pemadam kebakaran dan satu unit mobil ambulance. Suasana terlihat mencekam saat pihak internal unit menginformasikan bahwa adanya tiga karyawan yang terjebak di tempat kejadian, berkat kesigapan petugas ketiga karyawan berhasil dievakuasi.

Kondisi ketiga karyawan yang terjebak di area kebakaran yaitu satu korban mengalami luka bakar serius, satu korban mengalami patah tulang, dan satu korban mengalami luka ringan. Ketiga korban tersebut langsung di larikan ke RSUD Pulang Pisau guna mendapatkan pertolongan medis. Tidak berselang lama api pun berhasil dikuasai, belum diketahui secara pasti kerugian yang ditimbulkan dari kejadian kebakaran tersebut. Dampak yang ditimbulkan yakni terputusnya suplai daya yang dihasilkan oleh unit UBJOM Pulang Pisau.

Ternyata kejadian kebakaran yang terjadi di area BC3 dan Crusher Host di UBJOM Pulang Pisau merupakan simulasi BCP. Dalam kegiatan simulasi tersebut melibatkan BPBD Pulang Pisau, Damkar, PMI Kuala Kapuas, Kodim 1011/KIK, Jajaran Polres Pulang Pisau, dan tim internal BCP UBJOM Pulang Pisau.

Simulasi BCP ini bertujuan untuk meningkatkan respon terhadap kejadian-kajadian tanggap darurat dan merencanakan penanggulangan selanjutnya akan kejadian tersebut, sehingga bisnis ini bisa berjalan dengan lancar kembali. Dalam kegiatan BCP tersebut pihak management unit melibatkan pihak eksternal untuk menjamin segala kejadian yang tidak diingkan dapat diantisipasi dan bisnis dapat berjalan dengan lancar sampai peroses pemulihan dampak dari kebakaran tersebut.

Dalam kegiatan tersebut perwakilan PJB Kantor Pusat Bpk. Trimeo Suryono ikut serta dalam melaksanakan simulasi BCP. Beliau juga menyampaikan tujuan kegiatan tersebut dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan serta menjaga kepuasan pelanggan.
Bpk. Triono mengaku dirinya sempat melakukan hitung-hitungan terhadap dampak kebakaran yang terjadi loss produksi seluruh PJB mencapai Rp. 15 Triliun. Padahal untuk recovery saja memerlukan sekitar Rp. 300 miliar. Sehingga dengan itu PLTU Pulang Pisau tidak boleh setop, demi meningkatkan kepuasan pelanggan kecuali adanya overhaul yang sudah terjadwal. (Agung)

Upaya Melestarikan Waduk Cirata

 

Lingkungan sekitar waduk yang terjaga merupakan salah satu kunci untuk melestarikan waduk Cirata. Selain menghijaukan daerah aliran sungai, pengelolaan sampah juga menjadi pendukung kelestarian waduk yang menjadi sumber energi PLTA Cirata tersebut. Upaya ini dilakukan Badan Pengelola Waduk Cirata (BPWC) dengan melibatkan masyarakat yang tinggal di sekitar waduk. Bentuknya berupa edukasi dan pemberian prasarana serta bibit pohon.

Bulan ini BPWC memberikan edukasi dan bantuan prasarana serta bibit pohon bagi masyarakat Desa Pasir Jambu, Ciroyom dan Citamiang yang berada di Kecamatan Cipeundeuy dan Maniis, Kabupaten Bandung Barat serta Purwakarta. Bantuan berupa 120 tong sampah dan ratusan bibit pohon itu diserahkan secara simbolik pada Kamis (24/8) di Desa Pasir Jambu.

Sebelumnya, PT PJB BPWC dan mahasiswa KKN dari UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) telah melakukan sosialisasi dan pelatihan pengolahan sampah yang diikuti perwakilan masyarakat penerima bantua. Pada kesempatan itu mereka diedukasi mengenai pentingnya pengolahan dan pembuangan sampah pada tempatnya.

Dedi Setiawan perwakilan dari BPWC memaparkan program yang diberikan merupakan bagian dari CSR BPWC untuk mencegah pembuangan sampah ke waduk Cirata. Program ini disinergikan dengan program “Citarum Harum” yang digulirkan pemerintah. Dedi berharap agar sosialisasi dan bantuan yang diberikan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar. Diantaranya menjadi upaya preventif agar masarakat tidak membuang sampah di Waduk Cirata.(azz)

Gerakan Sejuta Pohon PJB UP Brantas dan PJT 1 Perangi Sedimentasi

 

Kab. Malang (14/8) – PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) Unit Pembangkitan Brantas berkolaborasi dengan Perum Jasa Tirta (PJT 1) mencanangkan Gerakan Sejuta Pohon untuk periode 2018 – 2019. Tujuannya selain untuk menjaga konservasi lingkungan hidup di hulu sungai sehingga keberlangsungan operasional PLTA bisa terjaga, mengurangi sedimentasi, juga mewujudkan lingkungan yang sejuk, sehat, dan asri.

Untuk mendukung gerakan ini, diadakan beberapa kegiatan, seperti kegiatan seminar, pembagian bibit, dan penanaman pohon yang dilakukan di berbagai tempat di Jawa Timur yang menjadi wilayah kerja PT PJB UP Brantas. Dalam kesempatan kali ini penanaman pohon dilakukan di DAS (Daerah Aliran Sungai) Kali Konto yang merupakan daerah hulu PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) Selorejo, dimana kegiatan penanaman berlokasi di desa Pandesari, kecamatan Pujon,kabupaten Malang pada Selasa, 14 Agustus 2018, dengan jumlah penanaman di tahap pertama sebanyak 15.000 pohon terdiri dari 500 bibit Sukun, 500 Kluwih, 2000 Eucalyptus, 3500 Cengkeh, 4000 Suren, dan 4500 Nangka.

Acara ini bertujuan untuk menggugah kesadaran masyarakat serta menunjukkan kepedulian PT PJB UP Brantas beserta PJT1 terhadap pelestarian lingkungan, sekaligus untuk mengenalkan isu-isu konservasi di Kabupaten Malang. Gerakan positif Gerakan Sejuta Pohon ini dilakukan dalam dua tahap, tahap 1 di tahun 2018 direncanakan ditanam sekitar 650.000 pohon, sedangkan selebihnya akan ditanam di tahap 2 tahun 2019.

Kampanye ini sejalan dengan visi dan misi PT PJB menjadi perusahaan terpercaya dalam bisnis pembangkitan terintegrasi dengan standar kelas dunia. dan salah satu misinya adalah Menjalankan bisnis pembangkitan secara berkualitas berdaya saing dan ramah lingkungan.

Kegiatan yang dilakukan di Kecamatan Pujon Kabupaten Malang ini dihadiri oleh GM PT PJB UP Brantas Ardi Nugroho, KDJA 1 PJT 1Agung Nugroho, Kabid Tata LingkunganDinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang Eddy Suryoto, Kepala Dusun Jurangrejo Palil, mahasiswa Universitas Tribuana Tunggadewi, dan melibatkan masyarakat sekitar. Gerakan ini secara umum diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat maupun seluruh Pemangku Kepentinganterhadap pelestarian lingkungan.

Eddy Suryoto dalam sambutannya berterima kasih kepada PT PJB UP Brantas atas kepeduliannya terhadap lingkungan. “Selama ini Pemerintah Kabupaten Malang merasa sangat dibantu oleh PT PJB UP Brantas dalam melaksanakan program penghijauan lingkungan. Apalagi di sisi anggaran. Sebagai contoh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang sering mendapatkan bantuan bibit pohon dari PT PJB UP Brantas.” (tgh)

Oleh-oleh dari PLN Outlook

 

Alhamdulillah, berita baik datang dari acara PLN Outlook yang diadakan hari ini, Senin (6/8) di kantor PLN Pusat, Jakarta. PJB kembali menorehkan prestasi pada PLN Environment Day Competition 2018 dengan memboyong lima penghargaan.

Kelima penghargaan itu antara lain:
1. Environment Activist Competition Juara 1 Kategori “Penyelamat Lingkungan” (Coral Bank – PT PJB UP Paiton)
2. Environment Activist Competition Juara Favorit 1 Kategori “Penyelamat Lingkungan” (Program PERMATA “Perlindungan Ekosistem Mata Air” – PT PJB UP Paiton)
3. Campaign Competition Juara 2 Kategori “Poster” (Suari Dwi Pangudi – PT PJB UBJ O&M PLTU Pacitan)
4. Photo Competition Juara 1 Kategori “Foto Internal” (Abdul Aziz – PT PJB UP Paiton)
5. Perusahaan Pembina Lingkungan Terbaik di PLN

Hadiah diserahkan oleh Dir HCM PT PLN (Persero) Mohamad Ali dan diterima oleh Direktur Utama PJB Iwan Agung Firstantara didampingi oleh Kadiv LK3-2 Ajrun Karim.

Semoga capaian ini bisa menambah semangat insan PJB untuk terus berprestasi dan meningkatkan komitmen untuk selalu menjaga lingkungan.

Satukan Komitmen Sukseskan Asian Games

 

BJOM Indramayu menggelar apel dan simulasi untuk mendukung kesuksesan Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan pada tanggal 18 Agustus – 2 September 2018 mendatang. Apel menjadi wahana untuk menyatukan komitmen serta memastikan kesiapan PLTU Indramayu untuk memberikan pasokan listrik yang handal bagi kesuksesan pesta olahraga se Asia itu.

Apel berlangsung pada Jumat(3/8) pagi di lapangan depan gedung admin building PLTU Indramayu dengan peserta seluruh karyawan bersama jajaran TNI dan POLRI. Kegiatan ini difokuskan pada kesiapsiagaan terkait Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) dan Keselamatan, Kesehatan, Keamanan, dan Lingkungan (K3L). Fokus ini tak lepas dari posisi strategis PLTU Indramayu yang merupakan unit percontohan K3L di l
ingkungan PLN.

GM UBJOM Indramayu Jakfar Sadiq sebagai pemimpin apel memaparkan posisi strategis PLTU Indramayu dalam sistem ketenagalistrikan di area Jawa Barat. Ia juga menggelorakan kesiapan PLTU berkapasitas 3×330 MW itu dalam mendukung Asian Games 2018.

Gelaran apel pagi dilengkapi dengan kegiatan senam tongkat yang dilakukan oleh tim Security PLTU Indramayu. Mereka menampilkan kemahiran memainkan tongkat yang telah meraih kejuaraan di tingkat Kabupaten Indramayu. Selain itu ditampilkan juga demo pemadaman kebakaran oleh tim Damkar PLTU Indramayu.(sol)

Semarak PJB Dukung Asian Games

Pasokan listrik yang handal diperlukan selama perhelatan Asian Games yang akan diselenggarakan pada 18 Agustus – 2 September 2018. Unit-unit pembangkit yang dikelola PJB siap memberikan dukungan bagi perhelatan olah raga antar bangsa se Asia tersebut.

Memberikan pasokan listrik yang bebas dari gangguan terutama dari mesin-mesin pembangkit di sekitar arena pertandingan merupakan salah satu wujudnya. Selain itu PJB juga ikut menciptakan kemeriahan Asian Games 2018 di lingkungan bisnisnya. Produk-produk branding ajang olah raga empat tahunan itu menghiasi kantor pusat dan unit – unit pembangkitan. Mulai dari pintu gerbang, lift, pintu kantor, lobby hingga kendaraan operasional.

Untuk menunjukkan kesungguhan dukungan pada pengamanan pasokan listrik, beberapa unit PJB melakukan deklarasi melalui kegiatan apel. Salah satunya dilakukan oleh UBJOM Rembang pada Rabu (1/8) di halaman PLTU. Apel bersama mendukung Asian Games 2018 itu dipimpin oleh GM PT PJB UBJOM Rembang Ubaedi Susanto. Peserta apel terdiri dari karyawan serta perwakilan dari jajaran Kodim dan Polres Rembang.

Pada kesempatan itu, Ubaedi memaparkan beberapa persiapan yang telah dilakukan untuk memastikan agar PLTU Rembang tidak mengalami gangguan selama kegiatan Asian Games. Diantaranya memastikan keamanan cadangan batubara, memastikan mesin dalam kondisi sehat dan aman, serta pengamanan wilayah PLTU.

Upaya UBJOM Rembang mendapat dukungan penuh dari manajemen PJB. Selepas apel, unit yang mengelola PLTU 2×315 MW itu dikunjungi oleh Direktur Operasi 2 PT PJB Miftahul Jannah. Kedatangannya untuk memantau kondisi serta kinerja unit. Kunjungan diisi dengan arahan, diskusi terkait kinerja unit, dan sharing knowledge mengenai peluang inovasi pada UBJOM Rembang.

Lestarikan Budaya Betawi di Pesisir Bekasi

 

Unit Pembangkitan (UP) Muara Tawar melaksanakan kegiatan pelatihan membatik bagi ibu-ibu dan Siswa SDN Segarajaya 02 di Kampung Kebon Kelapa, Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 30 Juli 2018 sampai dengan 1 Agustus 2018. Pelatihan diikuti oleh 16 ibu-ibu masyarakat Kampung Kebon Kelapa dan Siswa-siswi SDN Segarajaya 02.

PT PJB UP Muara Tawar memberdayakan Mitra Binaan Batik Seraci untuk memberikan pelatihan. Kegiatan ini merupakan upaya untuk melestarikan kebudayaan betawi dan menanamkan cinta budaya pada siswa SD. Selain itu juga menjadi sarana untuk mensosialisasikan Batik Betawi yang ramah lingkungan.

Peserta mendapatkan pelatihan produksi batik meliputi proses menggambar motif, mencanting, dan mewarna kain batik. Mereka juga diperkenalkan pada bahan-bahan pewarna alam yang ramah lingkungan, di mana penggunaannya dapat meminimalisir dampak negatif bagi lingkungan.

Ke depan, peserta ibu-ibu akan menjadi kelompok baru sebagai pengrajin batik betawi, sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan.(awg)