Hubungi kami melalui info@ptpjb.com atau +62318283180
LOGO PJB

Our Contacts

Jl. Ketintang Baru No. 11 Surabaya

info@ptpjb.com

+6231 8283180

World Clean Up Day 2018

 

Masyarakat bersama UBJOM Pacitan bergotong royong membersihkan kawasan konservasi penyu Pantai Taman, Pacitan pada Sabtu (15/9) pagi. Mereka menjadi bagian dari aksi gotong royong serentak di 150 negara dan 34 propinsi di tanah air dalam World Clean up Day 2018. Pada aksi ini digemakan tekad menjadikan Indonesia bebas sampah plastik.

Peserta terdiri dari pelajar, relawan, aparat Pemkab, Dinas Kelautan dan perikanan, Dinas Lingkungan Hidup, anggota TNI/Polri serta warga sekitar. Selain membersihkan sampah, pada kesempatan tersebut juga dilakukan edukasi terkait sampah plastik. Sebagai upaya untuk mengurangi sampah plastik, UBJOM Pacitan membagikan benerapa reuse bag pengganti karung plastik kepada peserta.

Kegiatan diakhiri dengan pelepasan tukik ke lautan lepas. General Manager PT PJB UBJOM Pacitan, Didik Mardiantara mengatakan bahwa pelepasan tukik merupakan salah satu komitmen PLTU Pacitan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan ini menjadi kontribusi dalam upaya konservasi penyu di Pantai Taman. (ant)

Manajemen Eksekusi Dirut PJB

 

Melakukan eksekusi strategi lebih sulit dari pada menyusun strategi itu sendiri. Hal ini disepakati oleh peserta Rapat Koordinasi (RAKOR) PLN KITSBS Semester II Tahun 2018 di awal acara sharing session Manajemen Eksekusi yang disampaikan oleh Dirut PT PJB Iwan Agung Firstantara.

Apa yang disepakati peserta sharing session pada Jumat (14/9) di PT PLN (Persero) Sektor Pembangkitan dan Pengendalian Pembangkitan Ombilin, Sumatera Barat itu cukup beralasan.
Bagaimana menyusun strategi bisa dipelajari di banyak bangku kuliah maupun kelas training. Sementara tak banyak panduan dan konsep tentang bagaimana melakukan eksekusi.

Strategi dan eksekusi menurut Dirut PJB merupakan suatu kesatuan yang tak boleh terpisahkan. Ia mengingatkan peserta RAKOR agar ketika menyusun strategi harus disertai dengan rencana eksekusinya.

Lebih lanjut diuraikan bahwa manajemen eksekusi terdiri dari STRATEGY (kemana?) – OPERATION (Bagaimana?) – PEOPLE (Siapa?). Eksekusi menjadi tugas utama pemimpin. Keberhasilan atau kegagalan suatu strategi merupakan tanggung jawab pemimpin dalam suatu organisasi. Dan eksekusi harus menjadi budaya dalam organisasi apabila ingin menjadi organisasi yang sukses.

People proses merupakan hal terpenting dalam eksekusi. Penunjukan seorang pemimpin pada setiap level organisasi menjadi concern utama. “Right person for the right job” sudah tidak bisa ditawar lagi. Setiap pemimpin harus dievaluasi secara berkala dan mendalalam.

Iwan mengingatkan bahwa eksekusi adalah seni. Suatu model kepemimpinan pada suatu tempat dan suatu waktu belum tentu cocok diterapkan di tempat lain. Harus ada penyelarasan dengan kondisi pada masing-masing organisasi.

Pemimpin harus dapat beradaptasi menyesuaikan dengan kondisi yang berbeda-beda. Ketika ketiganya (STRATEGY – OPERATION – PEOPLE) berjalan selaras maka sasaran strategis dari organisasi akan dapat tercapai dengan excellence.

Sharing session Dirut PJB diharapkan dapat membantu rekan PLN KITSBS untuk melakukan eksekusi strategi dalam mencapai target EFOR Single Digit (ESD). Target ini disepakati dalam RAKOR PLN KITSBS yang dilaksanakan pada 13 – 14 September 2018 di PLN di Sektor Ombilin. RAKOR dihadiri oleh jajaran manajemen di lingkungan PLN KITSBS. (sae)

Kuliah Tamu Alumni ITS

General Manager PT PJB UBJOM Indramayu Jakfar Sadiq membagikan pengalamannya dalam kegiatan kuliah tamu di kampus ITS Keputih, Sukolilo Surabaya. Pada kesempatan ini Jakfar memaparkan materi terkait entrepreneurship dan career development.

Kuliah tamu diadakan oleh Department Teknik Elektro Fakultas Teknologi Elektro ITS pada Sabtu (8/9). Beberapa praktisi dari sejumlah perusahaan menjadi narasumber dalam acara yang dihadiri oleh alumni dan sejumlah civitas akademika itu.

Selain PJB, narasumber lain berasal dari British Petroleum (Abednego Gultom), PT Indonesia Power (Aliansyah), PT Equnix Business Solutions (Julyanto Sutandang), dan PT Trimitra (Bima Indrajaya).

Menyiapkan Diri Untuk Berkontribusi Membangun Negeri

 

Pagi ini (14/9) bertempat di kampus ITS Surabaya, terdiri dari mahasiswa teknik lingkungan, teknik sipil, teknik geomatika, teknik geofisika dengan total peserta sekitar 150 orang, mengikuti kuliah umum dengan judul: “Menyiapkan Diri Untuk Berkontribusi Membangun Negeri” yang dibawakan langsung oleh Sugiyanto, Direktur Operasi I PT Pembangkitan Jawa-Bali.

Di hadapan para mahasiswa yang terdiri dari beberapa jurusan, selanjutnya beliau mencoba mengawali dengan penyampaian peran PJB dalam kelistrikan nusantara, disusul dengan pemaparan tentang tiap unit dan aset yang dimiliki PJB, salah satunya adalah waduk Cirata yang saat ini merupakan yang terbesar no.2 di Asia Tenggara.
Dalam pengelolaan waduk Cirata, PJB terlah menggunakan tools berupa robotik total station, GPS, Prisma Total Solution, Software Geomos, dan instrumen pemantau bendungan lainnya.
Ke depan Indonesia akan membuat PLTA dengan total 4000MW yang tersebar di seluruh Indonesia.
Sugiyanto juga menjelaskan tentang aspek pengelolaan lingkungan yang dilakukan oleh PJB, contoh saja UP Gresik. Dari keseluruhan limbah yang dihasilkan tentunya memiliki ambang batas, sehingga ada tolak ukur dalam penanganannya sehingga lingkungan dapat tetap terjaga. PJB juga telah mengantongi ijin lingkungan (PP 27/2012), AMDAL, UKL UPL, dll.
Dalam pengelolaan limbah tersebut juga PJB memiliki program kerja dalam penurunan emisi, 3R limbah B3, dan program lainnya.
Sugiyanto juga menyampaikan bagaimana PJB selalu berkomitmen untuk comply dengan peraturan yang dikeluarkan oleh KLHK, salah satunya adalah dengan tolak ukur PROPER.

Setelah memaparkan sedikit dari profil unit pembangkit, beliau kembali memberikan gambaran kepada seluruh mahasiswa ITS bahwa mereka pun memiliki kesempatan yang luas dalam bergabung bersama PJB berkontribusi dalam kelistrikan nusantara. Beliau optimis dengan kemajuan teknologi saat ini yang memudahkan mahasiswa dalam pembelajaran harusnya mampu membuat mereka lebih memiliki kompetensi. Beliau berharap agar Indonesia segera sejajar dengan negara tetangga yang telah maju.

Sugiyanto mengatakan bahwa mahasiswa sebagai penerus bangsa. Penerus wajib lebih baik dari pendahulunya, sehingga suatu negara pasti akan menjadi lebih maju. Namun sebaliknya, jika penerus lebih buruk, maka negara juga akan semakin mundur.
Beliau juga menyampaikan bahwa mahasiswa sebagai penerus bangsa harus siap dalam menyongsong dunia kerja atau industri. (TM)

PJB Tandatangani O&M Tiga PLTU di Sulawesi

 

PJB mendapatkan kepercayaan untuk melayani jasa operasi dan maintenance (O&M) tiga PLTU di Sulawesi. Perjanjian induk jasa O&M ditandatangi oleh GM PT PLN (Persero) Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi, Purnomo dengan Direktur Utama PT PJB, Iwan Agung Firstantara, pada Rabu (12/9) di Surabaya. Ketiga PLTU tersebut meliputi PLTU Anggrek, Gorontalo (2x25MW), PLTU Talaud, Sulawesi Utara (2×3 MW), dan PLTU Ampana, Sulawesi Tengah (2x3MW). Perjanjian induk menjadi penanda dimulainya kegiatan jasa O&M di ketiga pembangkit yang saat ini sedang dalam tahap konstruksi dan akan memasuki tahap COD.

Jalan Sehat dan Peduli Lingkungan

 

Rutinitas pekerjaan sehari hari terkadang membuat kita merasa bosan dan jenuh. Sesekali hati dan pikiran perlu disegarkan agar kembali bersemangat dalam berkarya.

Refreshing tak perlu mahal, jauh ataupun ribet. Jalan kaki bersama rekan-rekan kerja sambil bebas bercanda ria bisa menjadi salah satu alternatifnya. Mudah, murah dan sehat. Inilah yang dilakukan karyawan PT PJB UBJOM Tenayan pada Jumat (7/9) pagi tadi.

Para karyawan berjalan menyusuri jalanan di sekitar PLTU Tenayan. Tak ada sekat diantara mereka. General Manager, manajer, supervisor dan para staf berbaur bersama menikmati indahnya pagi. Sambil berbincang, pandangan mereka juga tak luput mengamati hamparan lahan yang dilewati. Bila menemui titik api, tinggal laporkan dan tim pemadam kebakaran yang mengiringi perjalanan akan segera bertindak.

Kegiatan jalan sehat yang dilakukan UBJOM Tenayan hari ini memang dikombinasikan dengan aksi peduli lingkungan. Pemantauan titik api yang dilakukan para peserta dimaksudkan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di sekitar PLTU Tenayan. Selain itu juga untuk memupuk rasa cinta pada lingkungan. Satu unit mobil pemadam kebakaran disiapkan dalam acara ini sebagai antisipasi bila ditemukan titik api.(jun, leo)

Enam Emas dan Delapan Perak untuk PJB

 

Gelaran Indonesian Sustainable Development Goals Award (ISDA) 2018 pada Kamis (6/9) di Jakarta mengganjar PJB dengan 13 penghargaan kategori program CSR dan 2 penghargaan kategori perorangan. Sejumlah penghargaan ini menempatkan PJB pada gelar Grand Silver untuk kategori juara umum. Pemberian apresiasi dihadiri oleh Menteri PPN/BAPPENAS, Prof. Bambang Brojonegoro.

ISDA merupakan ajang tahunan untuk mengapresiasi dunia usaha yang turut berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Ajang ini diselenggarakan oleh Corporate Forum For Community Development (CFCD) yang merupakan forum bersifat independen yang dibentuk sebagai wadah komunikasi bagi para pelaku Corporate Social Responsibility (CSR) dan penggiat pemberdayaan masyarakat. ISDA pertama kali diluncurkan pada tahun 2016 dan direncanakan akan terus berlangsung hingga tahun 2030.

SDGs atau tujuan pembangunan berkelanjutan merupakan agenda global yang ditetapkan oleh PBB pada September 2015 di New York, Amerika Serikat. Program ini mulai berlaku pada tahun 2016 hingga 2030. Terdapat 17 tujuan SDGs yang hendak dicapai pada tahun 2030. Tujuan itu meliputi : tidak adanya kemiskinan; bebas dari kelaparan; sehat dan sentosa; pendidikan berkualitas; persamaan gender; air bersih dan sanitasi yang layak; energi bersih dan terjangkau; pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi; industri, inovasi dan infrastruktur; berkurangnya ketimpangan; kota dan komunitas berkelanjutan; konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab; perubahan iklim dapat ditangani; terpeliharanya sumberdaya laut; terpeliharanya ekosistem darat; perdamaian, keadilan dan lembaga yang efektif; serta adanya kerjasama global.

Indonesia berkomitmen untuk mendukung SDG’s telah menetapkan kebijakan pendukung pencapaian SDGs melalui Peraturan Presiden Republik Indonesia No 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Untuk mewujudkan SDGS dibutuhkan sumber daya yang sangat besar, oleh karena itu partisipasi berbagai pihak, termasuk dunia usaha sangatlah penting.

PT PJB sebagai unsur dunia usaha, melalui program CSR secara konsisten turut berpartisipasi dalam upaya mendukung SDGs. Hal ini dibuktikan dengan apresiasi penghargaan ISDA yang selalu didapatkan oleh PT PJB dari tahun ke tahun.(arp)

Berikut daftar pernghargaan yang berhasil diraih PJB dalam ISDA 2018 :

1. Gold : Kategori Kehidupan Sehat dan Sejahtera (SDG’s 3) untuk Program Griya Sehat Berketahanan Iklim (UP Paiton)
2. Gold : Kategori Air Bersih dan Sanitasi Layak (SDG’s 6) untuk Program Konservasi Sumber Mata Air Kokap Desa Sumberrejo (UBJOM Paiton 9)
3. Gold : Kategori Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (SDG’s 8)- untuk Program Pelestarian Batik Khas Probolinggo (UP Paiton)
4. Gold : Kategori Konsumsi dan Produksi yang Bertanggungjawab (SDG’s 12) untuk Program Bank Sampah Mentari (UP Cirata)
5. Gold : Kategori Ekosistem Lautan (SDG’s 14) untuk Program Ekowisata Mangrove Hijau Daun (UP Gresik)
6. Gold : Kategori Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (SDG’s 8)- untuk Program Batik Difabel Meraih Sebuah Impian (UP Brantas)
7. Silver : Kategori Konsumsi dan Produksi yang Bertanggungjawab (SDG’s 12) untuk Program Bank Sampah “Berkah Abadi” Desa Trahan Kecamatan Seluke Kabupaten Rembang (UBJOM Rembang)
8. Silver : Kategori Energi Bersih dan Terjangkau (SDG’s 7) untuk Program PLTMH Andungbiru (UP Paiton)
9. Silver : Kategori Harmony Ekosistem Daratan (SDG’s 15) untuk Program Wisata Bahari Pantai Binor (UP Paiton)
10. Silver : Kategori Energi Bersih dan Terjangkau (SDG’s 7) untuk Program Pengelolaan Eceng Gondok Menjadi Alternatif Energi dalam Rumah Tangga (BPWC)
11. Silver : Kategori Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (SDG’s 8)- untuk Program Kampung Edukasi Batik Betawi Seraci (UP Muara Tawar)
12. Silver : Kategori Ekosistem Daratan (SDG’s 15) untuk Program Pengembangan Ekowisata Mangrove Terpadu (UP Muara Tawar)
13. Silver : Kategori Konsumsi dan Produksi yang Bertanggungjawab (SDG’s 12) untuk Program Pengolahan Sampah Terpadu Berbasis Masyarakat (UP Muara Tawar)
14. Silver : Kategori Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (SDG’s 8)- untuk Program Organic Integrated System (OIS) (UP Paiton)
15. Terbaik II : Kategori Perorangan Tingkat Manajer (Eko Setyawan – UBJOM Indramayu)
16. Terbaik II : Perorangan Tingkat Lapangan (Moch Saleh – UP Gresik)

 

IP Study Banding ke PJB

 

Direktur Utama PT Indonesia Power, Sripeni Inten Cahyani beserta jajaran direksi dan senior leader PT Indonesia (IP) Power mengunjungi PT PJB UBJOM Indramayu Rabu (5/9). Kedatangan mereka disambut oleh GM UBJOM Indramayu Jakfar Sadiq dan Rachmat Azwin GM UP Muara Karang.

Pengelolaan K3L pada PLTU Indramayu menjadi salah satu fokus kunjungan. Rombongan para petinggi IP mendapatkan pemaparan seputar pelaksanaan K3L PLTU Indramayu dariJakfar Sadiq. Dialog dan diskusi mewarnai acara di Ruang Rapat Teguh Gedung Admin Lantai 2.

Sripeni Inten Cahyani menyatakan bahwa kinerja PT PJB UBJOM PLTU Indramayu sudah sangat baik. Meskipun demikian, peningkatan dan perbaikan mutlak dibutuhkan untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan kepada PLN.

Selain pemaparan dan diskusi, para tamu juga melakukan site visit ke gedung i-Safe Station, CCR, Jetty, CHCB, dan gedung MB untuk melihat kebersihan serta program 5 S yang dijalankan PLTU Indramayu.

Pada kunjungan yang berlangsung ± 7 Jam ini, Direktur Utama PT Indonesia Power menyampaikan keyakinanya bahwa PLTU Indramayu dapat berkembang lebih besar dalam rangka mendukung PLTU Percontohan K3L.(shol)

Menghidupkan Bintang di Ujunggebang

 

Unit Bisnis Jasa Operasi Maintenance (UBJOM) Indramayu melakukan sinergi dengan Pemerintah Desa Ujunggebang melalui Program Kampung Bintang di Dusun Pegagan dan Penanaman Mangrove sebagai Sabuk Pantai Sepanjang 1000 meter. Kampung Bintang ini digadang menjadi kawasan wisata terpadu yang menjadi pintu masuk Pantai Plentong.

Melalui Tanggung Jawab Lingkungan (TJL), PT PJB UBJOM Indramayu berkontribusi secara kongkrit dalam menjaga dan melestarikan lingkungan serta memberdayakan masyarakat sekitar yang berimplikasi kepada peningkatan sektor perekonomian.

PT PJB UBJOM Indramayu menggelar acara Penanaman Mangrove sebagai Sabuk Pantai sepanjang 1000 meter pada Kamis(30/8) lalu. Penanaman mangrove ini dilakukan sebagai upaya penyelamatan ancaman abrasi yang cukup masif terjadi di kawasan tersebut. Dalam 20 tahun terakhir, abrasi telah mengikis pantai sejauh 7 Kilometer dan jika dibiarkan akan berakibat kepada lingkungan yang tidak sehat.

Penanaman mangrove sepanjang 1000 meter diharapkan dapat menyelamatkan kawasan pantai. Selain itu juga diharapkan dapat menaikan gairah wisata bagi pengunjung yang akan berujung pada peningkatan ekonomi. Pantai yang sehat dan menarik akan menaikan potensi wisata daerah yang juga akan menaikan perekonomian kelompok pedagang binaan PT PJB UBJOM Indramayu

Acara dihadiri oleh Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Drs. M. R. Karliansyah, M.S; Direktur Operasi 2 PT PJB, Miftahul Jannah, General Manager Unit Pembangkit Cirata dan Muara Karang, serta jajaran Muspida seperti Wakil Bupati, Dandim, dan Kapolres.

PT PJB UBJOM Indramayu hadir di tengah- tengah masyarakat memberikan pembinaan untuk penguatan kelembagaan kelompok pegelola wisata wisata Pantai Plentong dan memperkuat daya tarik pantai. Beberapa wahana dan sarana ditambahkan pada Pantai Plentong untuk menarik pengunjung. Diantaranya penambahan wahana air (banana boat), anjungan dermaga, jembatan danau, serta mendirikan Beach Market Jajanan Masyarakat yang menjadi titik pemasaran terpadu produk- produk dari seluruh Desa Ujunggebang maupun Kecamatan Sukra.

PT PJB selalu hadir membangun negeri. Melalui produksi listrik berkualitas dan handal serta hadir dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas perekonomian masyarakat. Semoga upaya menghidupkan Kampung Bintang ini juga turut menerangi perekonomian dan pemberdayaan masyarakat sekitar.(km)

PJB Bantu Pemetaan Kerusakan Pembangkit di Lombok

 

Beberapa fasilitas pembangkit listrik mengalami kerusakan akibat gempa bumi yang melanda Pulau Lombok sepanjang akhir Juli hingga Agustus tahun ini. PT PJB berpartisipasi membantu upaya perbaikan pada Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Santong dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Gili Trawangan. Sejumlah staf dari Badan Pengelola Waduk Cirata (BPWC) ditugaskan untuk melakukan pemetaan kerusakan struktur sipil pada kedua pembangkit tersebut. Pemetaan ini ditujukan untuk membantu pengelola pembangkit listrik mendapatkan informasi terkait metode perbaikan dan rehabilitasi kerusakan.

Pemetaan kerusakan struktur sipil dilaksanakan menggunakan metode pengamatan langsung, foto udara menggunakan drone dan pengukuran kekerasan beton dengan alat Schmidt Hammer. Staf BPWC yang berkompeten dan tersertifikasi di bidangnya diterjunkan dalam pemetaan ini. Team Leader dipegang oleh Supervisor Pemeliharaan Bendungan dan Bangunan Pelengkap BPWC Miftahul Jihan. Pelaksanaan pekerjaan didampingi oleh Ketua Tim Implementasi Manajemen Aset PT PJB Suryadi, Manajer PT PLN (Persero) Pusat Listrik Tanjung I Made Santiadhi dan Manajer PT PLN (Persero) Sektor Pembangkitan Lombok Haryono serta tim PT PLN (Persero) Wilayah NTB.

PLTMH Santong dengan kapasitas 1 MW dan PLTS Gili Trawangan dengan kapasitas 200 kWp hingga saat ini belum dapat dioperasikan sejak terdampak gempa. Kedua pembangkit yang memanfaatkan energi baru dan terbarukan ini telah mengalami kerusakan pada struktur sipil pembangkitnya, dengan kategori minor hingga kategori mayor atau kerusakan parah. Selain itu longsoran tanah dampak gempa di beberapa titik juga mengganggu akses jalan menuju lokasi pembangkit.

Bantuan layanan Simple Assessment Pemetaan Kerusakan untuk PLTMH Santong dan PLTS Gili Trawangan yang diberikan PJB kepada PT PLN (Persero) Wilayah NTB Sektor Pembangkitan Lombok Pusat Listrik Tanjung, diharapkan dapat memberikan data yang dibutuhkan pengelola pembangkit. Terutama informasi terkait metode perbaikan dan rehabilitasi kerusakan, sehingga bisa membantu mempercepat pemulihan kelistrikan Pulau Lombok dan mendukung ketahanan enerji nasional. (har)