Hubungi kami melalui info@ptpjb.com atau +62318283180
LOGO PJB

Our Contacts

Jl. Ketintang Baru No. 11 Surabaya

info@ptpjb.com

+6231 8283180

PJB CONNECT 2018 Ajang Sharing Knowledge Teknologi Pembangkitan

 

Ratusan pelaku usaha pembangkitan energi listrik, ahli pembangkit, teknisi dan akademisi dari berbagai negara berkumpul di kantor pusat PJB Surabaya pada 29-31 Oktober 2018. Mereka menghadiri PJB CONNECT (Conference & Exhibition of Technology ) 2018 untuk melakukan sharing pengetahuan dan teknologi pembangkit listrik dengan satu tujuan untuk memajukan sektor ketenagalistrikan di Indonesia.

PJB CONNECT 2018 dibuka secara resmi oleh Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Dr. Ir. Hendra Iswahyudi, MSi, pada Selasa (30/10). Acara ini merupakan forum internasional yang mempertemukan berbagai pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam bisnis pembangkitan mulai dari kalangan regulator, manufaktur, praktisi serta para ekspert di bidang pembangkitan, akademisi, dan pihak lainnya. “Mereka akan melakukan sharing pengetahuan dan teknologi di bidang pembangkitan, serta membahas isu-sisu terkini tentang pembangkitan energi listrik,” kata Direktur Utama PT PJB, Iwan Agung Firstantara.

Event tahunan yang digelar sejak tahun 2016 ini merupakan salah satu rangkaian acara dalam peringatan HUT PJB. Tahun ini PJB CONNECT mengambil tema Advance to Maximize Value. Tema ini menggambarkan kondisi PJB yang telah mengimplementasikan berbagai sistem manajemen best practise yang terintegrasi dalam PJB Integrated Management System (PJB-IMS) 2.0, dan Customisasi Product 2.0, yang selanjutnya berusaha memaksimalkan nilai-nilai atau keunggulan tersebut untuk mewujudkan operational and business excellence.

Gelaran PJB CONNECT 2018 merupakan bentuk komitmen PJB dalam mendukung penyediaan listrik dengan kinerja operasi berkualitas dan berdaya saing internasional. Sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini PJB melibatkan para engineer muda di lingkungan PLN dan juga mahasiswa. “PJB Connect 2018 dikonsep sebagai pasar rakyat para engineer di Indonesia. Kami mengundang engineer-engginer muda dari PLN Grup dan perwakilan dari perguruan tinggi,” papar Kepala Bidang Engineering PJB, Teguh Widjajanto.

Melalui PJB CONNECT diharapkan muncul gagasan dan inspirasi untuk berinovasi dan bertransformasi,sebagai bagian dari continuous improvement. Hal ini sangat penting mengingat lingkungan bisinis selalu berubah, teknologi selalu berkembang dan tuntutan layanan semakin meningkat. Pelaku usaha di bidang pembangkitan dituntut untuk senantiasa melakukan improvement, mencari dan merumuskan yang lebih baik.

Ada sekitar 80 sesi sharing knowledge teknologi pembangkitan yang digelar selama PJB Connect 2018. Selain itu juga terdapat 76 perusahaan yang menampilkan booth di area pameran. PJB juga turut memamerkan beberapa karya inovasi yang berjaya di level nasional dan internasional.

PIKK Pusat Kunjungi UBJOM Tenayan

 

ajaran pengurus Persatuan Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PT PJB Pusat Jumat (26/10) mengunjungi UBJOM Tenayan. Mereka melantik Ketua dan Pengurus PIKK PT PJB UBJOM Tenayan. Selain itu rombongan juga turut menyemarakkan acara penanaman pohon di lokasi pembangunan Green Parking UBJOM Tenayan.

Ketua PIKK PT PJB Ibu Iwan Agung Firstantara dalam sambutannya mengharapkan agar Pengurus PIKK UBJOM Tenayan dapat bersinergi dengan pengurus pusat dan menciptakan komunikasi yang harmonis dengan Insan PJB. Selain itu para ibu PIKK juga diharapkan senantiasa memberi semangat, mendukung, dan mendoakan suami tercinta dalam melaksanakan pekerjaaan sehari hari di PJB.

“Sawah ladang ini harus dijaga dan dirawat, sawah ladang ini menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama agar tetap menghasilkan padi yang baik, sehingga memperoleh berkah bagi setiap insan PT Pembangkitan Jawa Bali secara keseluruhan, “ pesan dari Ibu Iwan Agung.

Acara pelantikan berlangsung dengan khidmat dan meriah. Tim Paduan Suara PIKK UBJOM Tenayan menampilkan kekompakan mereka dalam berolah suara. Selain itu mereka juga mementaskan keahlian dalam berbalas pantun yang merupakan ciri khas budaya Melayu Riau.

Usai pelantikan dilakukan penanaman pohon untuk pembangunan Green Parking UBJOM Tenayan. Kegiatan diawali dengan pemberian bibit pohon dari Ibu Wasito selaku Ketua PIKK UBJOM Tenayan kepada Ketua PIKK Pusat. Selanjutnya dilakukan penanaman pohon Ketapang Kencana secara simbolik oleh jajaran pengurus PIKK Pusat, pengurus PIKK UBJOM Tenayan, dan manajemen UBJOM Tenayan.

Penanaman pohon merupakan langkah awal dari proses pembangunan area parkir UBJOM Tenayan dengan konsep Hijau. Pohon Ketapang Kencana dipilih karena memiliki tajuk dan ranting pohon yang melebar sehingga dapat difungsikan sebagai kanopi alami untuk peneduh pengganti atap. Pohon- pohon yang rindang, hijau dan kokoh dipilih untuk mengisi area Green Parking UBJOM Tenayan.

Pembangunan area Green Parking UBJOM Tenayan merupakan upaya nyata untuk mewujudkan PLTU Tenayan yang hijau terutama dari sisi Landscapenya. Konsep Green Parking ini, selain memiliki fungsi utama sebagai fasilitas tempat parkir kendaraan tamu dan karyawan, juga berfungsi untuk mengurangi polusi udara yang ditimbulkan dari emisi gas buang. Disamping itu kanopi alaminya juga menjadi agen purifikasi udara yang menghasilkan udara bersih dan sehat di sekitar area parkir. Green Parking menjadi salah satu program Go Green yang merupakan salah satu Core Value UBJOM Tenayan.(jun, fat)

PJB Juara Umum LIKE 2018

 

Gelar juara umum penghargaan karya inovasi PLN tingkat nasional tahun 2018 kembali diraih PJB. Segenap innovator PJB bersorak gembira di acara penutupan LIKE (Learning Innovation Knowledge Exhibition) yang diselenggarakan pada Kamis (25/10) sore di Auditorium PT PLN (Persero) Kantor Pusat. Direktur SDM & Administrasi PT PJB, Suharto, kembali menerima piala bergilir juara umum LIKE yang juga diterima PT PJB tahun 2017 lalu. Untuk pertama kalinya, PJB menjadi juara umum LIKE PLN selama dua tahun berturut-turut.

Gelar juara umum diraih setelah dua karya innovator PJB menjadi yang terbaik pada dua kategori yang berbeda. Inovasi berjudul “Coal Combustion Guideline untuk Menurunkan BPP Komponen C Batubara” karya Johandi, Yudi Choirul Umam, dan Danang Yudi Miswar dari UBJOM Tanjung Awar-awar menjadi juara pertama di kategori Pembangkitan. Sementara itu, inovasi berjudul “AVATOR (Automatic Vibration Monitor Calibrator)” karya Alfian Budiarmoko, Robbi Auzikni Anaskur, dan Apolonius Adhi Hariyatma P dari PT PJB UPHT berhasil menyabet gelar juara pertama kategori Technical Supporting.

Penghargaan LIKE PLN merupakan ajang bergengsi tahunan di lingkungan PT PLN (Persero) yang mengapresiasi karya inovasi buatan karyawan untuk meningkatkan kinerja di bidang kerjanya. Terdapat lima kategori yang dilombakan tiap tahunnya, yaitu kategori Pembangkitan, Transmisi dan Distribusi, Technical Supporting, Non-Technical Supporting Aplikasi, dan Non-Technical Supporting Manajemen. Tahun ini Like diikuti oleh 439 karya inovasi, dan pada babak final nasional menyisakan 50 karya yang terdiri dari 10 peserta pada tiap kategori.

Prestasi yang diraih memacu PJB untuk terus menunjukkan konsistensi dalam berinovasi guna meningkatkan performa perusahaan.(sau)

Konservasi Lingkungan Tiga Pantai di Malang

 

UP Brantas melakukan serangkaian aksi konservasi lingkungan dalam menyambut Hari Listrik Nasional ke – 73 pada 27 Oktober mendatang. Setelah menggelar penghijauan melalui Gerakan Sejuta Pohon di wilayah Selorejo – Malang pada Agustus lalu, kali ini mereka melakukan konservasi lingkungan di Pantai Sendang Biru, Pantai Clungup, dan Pantai Tiga Warna. Ke tiga pantai destinasi wisata yang indah ini terletak di Kabupaten Malang.

Konservasi lingkungan pantai dilakukan oleh UP Brantas bekerja sama dengan Serikat Pekerja PJB DPU Brantas. Kegiatan sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap pelestarian lingkungan hidup ini dilakukan selama dua hari pada Rabu (24/10) hingga Kamis (25/10) 2018. Acara dihadiri oleh perwakilan PJB Pusat, BPWC, kelompok masyarakat, Dinas Lingkungan Hidup Kab Malang dan Provinsi Jatim, Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Malang dan Prov Jatim, Pol Airud Sendang Biru, dan Pos TNI AL Sendang Biru.

“Harapan kami sinergitas PT PJB dengan masyarakat dapat terus berlanjut”, pesan Ardi Nugroho, General Manager UP Brantas pada waktu pembukaan kegiatan.
Hari pertama dilakukan monitoring perkembangan terumbu karang di perairan bawah laut Pantai Tiga Warna sekaligus penambahan terumbu karang guna menjaga ekosistem. Penanaman terumbu karang dilakukan oleh Aniem Diver Team UP Brantas dan Tim Selam BPWC.

Kegiatan semakin beragam pada hari ke dua. Peserta melakukan penanaman pohon dan mangrove melalui fish appartment guna memperkuat ekosistem Pantai Tiga Warna dan CMC (Clungup Mangrove Conservation).
Gerbong CSR UP Brantas juga tidak mau ketinggalan momen. Pada kesempatan itu dilakukan penandatanganan prasasti Gazebo Edukasi sebagai bentuk dukungan kepada geliat pariwisata Kabupaten Malang.(hsn)

#PJB #PembangkitHarapan

Sapu Bersih Cirata

 

Keberadaan Waduk Cirata telah mendorong terjadinya perubahan lingkungan di sekitarnya. Waduk dengan luasan ±6.200 hektar yang meliputi tiga kabupaten itu telah menciptakan sentra ekonomi yang terus berkembang. Kolam jaring apung berkembang memenuhi perairan waduk. Sementara sebagian areal sekitar waduk menjelma menjadi lahan pertanian dan beralih fungsi menjadi pemukiman.

Perubahan lingkungan sekitar menjadikan daya dukung waduk semakin berkurang. Terjadi peningkatan sedimentasi dan perkembangan gulma air yang cepat akibat air yang subur. Sementara itu sampah rumah tangga maupun pertanian yang hanyut ataupun dibuang ke sungai makin mencemari waduk. Permasalahan di Waduk Cirata menjadi seperti benang kusut yang sulit diperbaiki.

Namun BPWC selaku pengelola Waduk Cirata tidak menyerah dan terus berupaya memperbaiki kondisi waduk. Divisi Pemeliharaan Waduk, Lahan dan Lingkungan BPWC secara rutin melakukan pembersihan sampah dan gulma air di perairan waduk. Aktivitas ini sebagai upaya preventif mengurangi potensi masuknya sampah dan gulma air ke area zona bahaya serta mengurangi sampah di perairan bebas.

Hingga bulan September 2018 BPWC dengan 3 unit Harvester Machine dibantu 41 tenaga kerja berhasil membersihkan 115.929 m³ sampah dan gulma air dengan rerata harian sebesar 420 m³ dan rerata bulanan sebesar 13.500 m³.

Moment 30 tahun Waduk Cirata pada tahun ini diperingati BPWC dengan menggelar acara Sapu Bersih Cirata yang berlangsung dari tanggal 08 Oktober 2018 hingga 28 Oktober 2018. Kegiatan yang menjadi rangkaian acara HUT PJB yang ke 23 itu juga sebagai partisipasi dan sinergi dalam Program CItarum Harum. Puncak acara Sapu Bersih Cirata dilakukan pada Senin (22/10) dan diikuti oleh karyawan, masyarakat serta stakeholder BPWC.

Sapu Bersih Cirata merupakan upaya BPWC untuk menggugah kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan waduk dari sampah maupun gulma air. Kegiatan ini diharapkan dapat dilakukan oleh masyarakat secara terus menerus didasari kepedulian dan kesadaran mereka terhadap lingkungan khususnya kebersihan waduk.

Puluhan karung tanaman eceng gondok dan gulma air lain berhasil dibersihkan dari puncak acara Sapu Bersih Cirata. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, baik karyawan, tokoh masyarakat, lembaga pemerintah maupun masyarakat sekitar. Diantaranya karyawan BPWC, UP Cirata, KORAMIL Cipeundeuy, POLSEK Cipeundeuy, Kecamatan Cipeundeuy, Dinas Perhubungan Wilayah Cirata, PEMDA Provinsi Jawa Barat, UPTD Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Wilayah Selatan, Dinas Perikanan Kabupaten Bandung Barat, Dinas Perikanan Provinsi Jawa Barat, Kepala Desa & Masyarakat Margaluyu, Kepala Desa & Masyarakat Nanggeleng, serta Organisasi Masyarakat Peduli Cirata (MPC).(azz)

Penghijauan 30 Tahun Cirata

 

Sudah tiga dasawarsa bendungan Cirata dibangun dan menebarkan manfaat tak terhitung bagi masyarakat. BPWC selaku pengelola bendungan memperingatinya dengan rangkaian acara bertema “Save Our Water” dan “Renewable Energy”. Peringatan ini juga dirangkai dengan acara ulang tahun PJB yang ke 23 dan Hari Listrik Nasional 2018.

Penghijauan di daerah Bukit Tumpuan Kanan atau DAM RIGHT BANK Bendungan Cirata menjadi salah satu acara pada peringatan 30 tahun bendungan Cirata. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kestabilan lereng Bendungan dari pergerakan tanah. Selain itu, penghijauan yang dilakukan dengan 2000 tanaman Kopi dan tanaman buah ini juga sebagai upaya pemberdayaan masyarakat sekitar bendungan. Setelah panen, mereka diharapakan dapat mengolah kopi dan buah-buahan menjadi oleh-oleh khas Cirata.

Penghijauan diikuti oleh karyawan PT PJB BPWC, Kelompok Tani Tripa Abadi, Muspika Desa Ciroyom dan Desa Sirnagalih, serta warga sekitar. Serangkaian sambutan dari manajemen BPWC, Muspika setempat dan ketua kelompok tani mengawali kegiatan penghijauan. Pada kesempatan itu dilakukan juga penyerahan secara simbolis bantuan bibit dan penandatanganan komitmen bersama menjaga pohon yang akan ditanam. Para undangan kemudian melakukan penanaman pohon secara serempak dan diakhiri dengan foto bersama.

Sebagai wujud komitmen dalam menjaga kelestarian Waduk Cirata, BPWC mempunyai Agroforestry dengan lebih dari 2000 jenis tanaman dan Pusat Pembibitan dengan 40.000 bibit. Setiap tahun BPWC rutin melakukan penghijauan di Greenbelt Waduk Cirata. Tahun 2018 ini telah berhasil ditanam 2000 bibit. Selain itu BPWC juga ikut serta dalam program Citarum Harum dengan mengirim sejumlah bibit untuk penghijauan.(sis)

 

 

EAF & EFOR PLTA Cirata Terbaik di Jawa – Bali

 

Kinerja PLTA Cirata periode 2014-2018 mendapatkan apresiasi dari Museum Rekor Kinerja Pembangkit 2018. EAF PLTA Cirata Unit 8 menjadi yang terbaik di antara PLTA dan PLTP di wilayah Jawa – Bali dengan nilai 99.05%. Sementara EFOR unit 7 juga menjadi yang terbaik dengan nilai 0.02%. Penghargaan ini diadakan oleh Indonesia Power beberapa waktu lalu untuk pembangkit di lingkungan PLN, Indonesia Power dan PJB.

Sebagai bentuk rasa syukur PLTA Cirata menggelar tasyakuran pada Jumat (19/10) di Ruang Rapat Umar Bin Khattab unit tersebut. Acara ini menjadi ajang berbagi kebahagiaan bersama anak yatim dan hafizh Al-Quran sekitar Cirata.

Jajaran manajemen, karyawan bersama masyarakat melaksanakan doa bersama agar PLTA Cirata dapat terus berprestasi menjadi pembangkit yang dapat selalu diandalkan untuk menerangi negeri. Semoga torehan prestasi ini, akan terus menjadi motivasi bagi PLTA Cirata untuk memberi yang terbaik bagi negeri. (zrp)

PJB Serahkan Bantuan ke Palu

 

Perjalanan dua truk bantuan PJB Grup dari Mamuju Selasa (16/10) pagi ini telah memasuki Kota Palu. Bantuan secara resmi kemudian diserahkan oleh Direktur Utama PT PJB Iwan Agung Firstantara kepada Kepala Divisi Konstruksi Regional Sulawesi Didik Madyanto di halaman kantor PLN UP3 Palu. Serah teima ditandai dengan penyerahan panel surya dan penandatanganan daftar bantuan.

Iwan Agung mengatakan kedatangannya ke Palu untuk menyampaikan amanah dari PJB Grup (PJB, PJBS, PJBI, PLN SC, LAZIS PJB). Meski tidak seberapa tapi bantuan yang diberikan setidaknya mewakili perasaan kepedulian PJB terhadap para korban. Sehari setelah gempa PJB juga mengirim sejumlah relawan yang bergabung dengan PLN dalam upaya memulihkan kembali kelistrik di Palu.

Dirut PJB mengapresiasi kerja cepat PLN Area Palu bersama PLN dari seluruh Indonesia dalam memulihkan kelistrikan di Palu. “Kami ikut berbangga dengan kecepatan teman-teman melakukan recovery. Juga bersyukur bisa menyatukan diri dalam upaya tersebut dan menunjukkan bahwa PLN Grup cepat tanggap,” kata Iwan.

Sementara itu Didik Madyanto juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan bencana yang disalurkan melalui PLN. Ia juga merasa bangga PJB bergabung menjadi bagian dari Tim yang melakukan pemulihan kelistrikan di Palu. “Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik- baiknya untuk masyarakat dan memberikan semangat. Terima kasih PJB telah bergabung. Persatuan PLN perlu terjalin sebagai satu keluarga yang saling tolong menolong,” kata Didik.

PJB Grup menyampaikan bantuan berupa obatan obatan, alat kesehatan, sembako, kebutuhan dasar (baju, alat mandi, popok, selimut, handuk, pakaian dalam), susu, terpal dan panel surya. Bantuan ini dibawa melalui perjalanan darat dari PLTD Suppa menuju Palu. Senin (15/10) sore kemarin truk yang membawa bantuan dilepas oleh Direktur SDM dan Administrasi PT PJB Suharto di halaman PLTU Mamuju.

Untuk menjaga keamanan, truk bantuan beserta tim PJB dikawal polisi selama perjalanan. Sebagian bantuan sembako pagi tadi juga telah disalurkan melalui PLN Rayon Donggala dalam perjalanan menuju Palu.(*)

Back PJB Goes to Palu

 

Bantuan PJB untuk korban bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah kembali diluncurkan. Bila pada tahap awal PJB mengirimkan relawan untuk membantu memperbaiki kelistrikan di daerah bencana, kali ini bantuan berupa barang kebutuhan para korban. Bantuan PJB Grup dikirim melalui perjalanan darat dari Mamuju menuju Palu dan Donggala. Pelepasan bantuan dilakukan Senin (15/10) selepas waktu ashar oleh Direktur SDM dan Administrasi PT PJB Suharto dihalaman PLTU Mamuju. Acara ini disaksikan oleh perwakilan manajemen PLTU Mamuju, manajemen PLTD Suppa, PJBS, PJB, LAZIS PJB dan aparat kepolisian.

 

Untuk menjaga keamanan, truk bantuan beserta tim PJB dikawal polisi selama perjalanan. Rombongan akan menempuh jarak sekitar 500 km dengan prakiraan waktu kurang lebih sembilan jam. Direktur SDM PJB menyatakan bantuan sebagai wujud kepedulian PJB terhadap saudara-saudara sebangsa yang tengah dilanda musibah. Ia berharap agar perjalanan lancar dan bantuan dapat diserahterimakan kepada mereka yang membutuhkan.

 

PJB Grup membawa bantuan berupa obatan obatan, alat kesehatan, sembako, kebutuhan dasar (baju, alat mandi, popok, selimut dll), dan panel surya. Bantuan ini esok hari pada Selasa (16/10) akan diserahkan oleh Dirut PT PJB Iwan Agung Firstantara kepada dapur umum PLN, Yayasan Baitul Maal PLN dan penerima bantuan lainnya di Palu Dan Donggala. Hingga kini rombongan masih dalam perjalanan menuju Palu dan Donggala. Kecepatan pergerakan sedikit lambat menyesuaikan dengan truk yang bermuatan penuh dan menempuh jalan menanjak di areal bebukitan.

 

Menjelang tengah malam rombongan sampai di Kota Pasang Kayu dan memutuskan untuk beristirahat di masjid setempat sebelum melanjutkan kembali perjalanan esok hari selepas subuh.

PJB Mendebat PLN English Olympiad

 

Gelar Runner Up dalam PLN English Olympiad (PEO) yang diadakan pada 8 – 12 Oktober 2018 berhasil diraih PJB. Hanifa Ayu Nandasari, Deni Rahmat, serta Muhammad Khoiri Albana mewakili PJB pada perlombaan yang diadakan di PLN Pusdiklat Ragunan, Jakarta dan di PT PJB Unit Pembangkitan Muara Karang, Jakarta. Mereka menjadi juara ke-2 dalam Debate Competition. Lebih dari 50 tim yang berasal dari seluruh unit dan anak perusahaan PT PLN (Persero) mengikuti kompetisi ini.

PEO diselenggarakan oleh PT PLN Pusat Pendidikan dan Pelatihan (PLN Pusdiklat) untuk mengasah kemampuan berbahasa Inggris seluruh insan PLN Group. Kompetisi terbagi menjadi kategori kelompok dan individu. Kategori kelompok meliputi Creative Video Presentation Competition dan Debate Competition. Sedangkan kategori individu terdiri dari Story Telling Competition dan Newscasting Competition.

Keberhasilan PJB menunjukkan kemampuan karyawan dalam menggunakan bahasa asing yang digunakan secara global. Kemampuan ini diharapkan akan mendukung perusahaan untuk terus berkembang dan mendunia.(sau)