Hubungi kami melalui info@ptpjb.com atau +62318283180
LOGO PJB

Our Contacts

Jl. Ketintang Baru No. 11 Surabaya

info@ptpjb.com

+6231 8283180

Pasangan Agus dan Dewo Pimpin SP PJB

 

Proses pemilihan Ketua Umum dan Sekjen DPP Serikat Pekerja (SP) PJB masa bakti 2018 – 2021 telah menetapkan pasangan Agus Wibawa dan Dewanto Wicaksono pemenang. Mereka mendapatkan 43 suara, sementara kandidat lainnya, pasangan Harun Laksana – Moh Syaiful Anwar mendapatkan 13 suara dan satu suara tidak sah. Pemungutan suara dilakukan dengan sistem perwakilan. Dimana masing-masing Dewan Pimpinan Unit (DPU) SP PJB diwakiliki oleh sejumlah pemilih sesuai kuota yang dihitung berdasarkan jumlah anggota SP pada unt tersebut.

Pemilihan Ketua Umum dan Sekjen DPP SP PJB dilakukan dalam acara Musyawarah Besar SP PJB pada Rabu (10/10) di Yogyakarta. Sementara pelantikan dan serah terima jabatan dilakukan pada Kamis (11/10) seusai seminar SP dengan pembicara dari KPK.

Dalam sambutan usai dilantik, Agus menyatakan bahwa ketika menyanyikan lagu Padamu Negeri dalam prosesi pelantikan, ia menyadari bahwa bebannya kini semakin berat. Ia teringat sumpah jabatan yang baru saja diucapkannya. Sebagai pimpinan SP tanggung jawabnya makin besar. Perjuangan dan keputusannya harus mengayomi banyak orang dalam gerbong SP PJB.

Agus berharap agar anggota SP bersatu padu bekerja menggunakan data serta kekuatan bersama untuk memperbaiki dan memajukan perusahaan. Anggota SP milineal diharapkan berkiprah dan bersemangat membangun SP. Demikian juga dengan anggota yang lebih senior. “Kita tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari orang lain. Leader tidak selamanya benar. Mohon dukungan dan koreksi,” kata Agus di akhir sambutannya.

Dirut PJB Iwan Agung Firstantara menyampaikan ucapan selamat pada pasangan Agus Wibawa dan Dewanto Wicaksono yang terpilih sebagai Pemilihan Ketua Umum dan Sekjen DPP SP PJB. Ucapan selamat juga disampaikan kepada pasangan pasangan Harun Laksana – Moh Syaiful Anwar yang telah berpartisipasi dalam pemilihan. Ucapan selamat itu disampaikan dalam acara makan malam bersama di Yogyakarta seusai prosesi pemilihan.

Iwan mengungkapkan bahwa cukup dengan niat baik SP maupun manajemen dapat mencapai tujuannya. Manajemen punya niat untuk membesarkan perusahaan yang akan berimbas pada peningkatan kesejahteraan karyawaan. Demikian juga dengan SP. “Dengan niat baik tujuan manajemen dan SP insya Allah akan bertemu. PJB jaya, karyawan sejahtera,” kata Iwan.

Selamat mengemban amanah baru Pak Agus dan Pak Dewo.
Terima kasih atas pengabdiannya Pak Eviyan, Pak Mukhlis dan segenap pengurus DPP periode 2015 – 2018. Di sisi PJB manapun kita berada dan mengabdi, tujuan kita satu.
SP PJB………..Yes!
PJB ……………Jaya!
Karyawan …………..Sejahtera!

Plant Walk Down Dirut PLTU Pacitan

 

Meninjau unit dan berdialog langsung dengan karyawan di unit menjadi agenda rutin direksi PJB. Melalui aktivitas ini manajemen dapat mengetahui permasalahan di unit secara langsung dan mendapatkan masukan dari pelaksana di lapangan. Selain itu juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi. Salah satu bentuknya adalah kegiatan plant walk down.

Dirut PJB Iwan Agung Firstantara, Senin (8/10) lalu mengadakan plant work down ke UBJOM Pacitan. Dirut berusaha memaksimalkan pertemuan dengan karyawan. Meskipun perjalanan darat dari Surabaya dilakukan sore hari, sesampai di Pacitan ia segera mengunjungi CCR PLTU Pacitan. Di ruang operator ini Dirut berdialog dengan operator shift 2 dan 3 terkait operasi dan pemeliharaan pembangkit. Kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk menyampaikan keluh kesah dan aneka pertanyaan dari karyawan.

Pagi harinya Dirut mengikuti morning meeting bersama karyawan bagian perencanaan pengendalian operasi dan pemeliharaan serta operator shift 1. Dalam rapat ini dibahas kinerja serta permasalahan yang dihadapi PLTU Pacitan. Beberapa pertanyaan seputar kendala di lapangan, training, kebijakan bagi operator dan hal teknis lainnya dikemukakan pada pertemuan ini.

Dirut memaparkan tantangan yang tengah dihadapi PJB dan juga PLTU Pacitan. Ia berharap agar karyawan tetap bersemangat dalam melakukan perbaikan kinerja unit. “Jangan pernah berpuas hati dengan pencapaian terdahulu. Perbaikan dan improvement yang baik tidak harus berbiaya besar,” pesannya.(san)

UBJOM Rembang Lanjutkan Estafet Prestasi

Tongkat estafet prestasi PJB pada kancah nasional terus berlanjut. Pada Kamis (4/10) UBJOM Rembang melalui kategori Pembangkit Listrik meraih penghargaan TOP CSR 2018 yang dihelat di Golden Ballroom – The Sultan Hotel Jakarta. TOP CSR merupakan penghargaan bagi perusahaan di Indonesia yang dinilai terbaik dalam menjalankan program CSR/CommunityDevelopment. Apresiasi ini diselenggarakan oleh BusinessNews Indonesia bekerjasama dengan KNKG dan CSR Society Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PJB, Iwan Agung Firstantara juga dinobatkan sebagai TOP Leader on CSR Commitment. Hal ini memberikan pesan bahwa PJB secara keseluruhan sangat berkomitmen terhadap tanggung jawab sosial berkelanjutan yang memberikan manfaat lingkungan, ekonomi, sosial, dan budaya bagi masayarakat.

Penyelenggaraan TOP CSR dimulai dengan tahapan pengisian kuisioner dan dilanjutkan dengan presentasi penjurian serta pendalaman yang sudah dilaksanakan pada hari Selasa, 21 Agustus 2018 di Mercantile Athletic Club Jakarta Gedung WTC 1, Jakarta Selatan. Pada presentasi penjurian UBJOM Rembang diwakili oleh Sukarno selaku Manajer Keuangan & Administrasi UBJOM Rembang. Ia memaparkan implementasi CSR di unitnya yang meliputi tata kelola pelaksanaan CSR serta program-program pemberdayaan masyarakat (empowerment) dan peningkatan kapasitas (capacity building). Program tersebut bertujuan untuk mendukung pembangunan masyarakat di ring-1 PLTU Rembang. Selain itu, implementasi program-program CSR oleh UBJOM Rembang juga selaras dan mendukung program nawacita presiden RI, SDG’s dan ISO 26000.

Banyak program CSR yang telah diimplementasikan oleh UBJOM Rembang. Diantaranya Sharing Knowledge Produksi Listrik untuk bidang pendidikan. Sedangkan pada bidang ekonomi, program yang dijalankan meliputi pelatihan pembuatan kue dan makanan tradisional, pelatihan pembuatan terasi dan kerupuk, program bank sampah, dan pelatihan batik tulis. Sementara di bidang lingkungan hidup, programnya meliputi pemanfaatan kotoran hewan (biogas), dan penghijauan daerah pesisir.

Semoga capaian ini dapat memotivasi pelaku CSR PJB untuk berbuat lebih baik serta memberikan nilai positif bagi lingkungan sekitar. (ros)

23 Tahun PJB, Advance to Maximize

 

Perjalanan bisnis PJB telah memasuki usia ke 23 tahun. Banyak sudah tahapan dan proses yang dilalui bersama dengan rangkaian prestasi serta inovasi di dalamnya. Dari perusahaan yang hnya memasok listrik di Sistem Jawa – Bali pada awalnya, kini PJB Grup telah berkembang menjadi perusahaan penyedia solusi lengkap di bidang pembangkitan energi listrik. Jangkauan bisnisnya pun kini telah meluas hingga beberapa pelosok tanah air.

Apa yang telah dicapai saat ini janganlah membuat PJB menjadi terlena dan terjebak dalam comfort zone. Dirut PJB Iwan Agung Firstantara berharap agar insan PJB meninggalkan comfort zone karena masih banyak peluang untuk meningkatkan capaian perusahaan. “Lakukan benchmark ke perusahaan yang lebih baik dan terbaik dunia. Tingkatkan networking, tampilkan PJB di kalangan yang lebih luas untuk mendorong bisnis ekselen,” kata Dirut dalam perayaan HUT PJB di Surabaya Rabu (3/10) pagi.

Kehadiran PJB bukan sekedar membangkitkan listrik, namun dapat memberikan value added yang mampu mendorong munculnya harapan-harapan baru. Menjadi Pembangkit Harapan sebagaimana tagline peringatan HUT PJB tahun 2018. “Kehadiran PJB senantiasa berupaya mewujudkan harapan customer dan masyarakat terkait dengan kinerja, inovasi, kreativitas, kepedulian sosial dan lingkungan dalam operasional perusahaan,” papar Iwan Agung.

Peringatan HUT PJB diisi dengan serangkaian acara dari jalan sehat, lomba foto dan video, pameran kelistrikan, pertemuan dengan senior PJB,hingga sejumlah aksi sosial. PJB telah melakukan roadshow ke pondok pesantren di Lamongan dan pemberian santunan anak yatim dengan total bantuan lebih dari Rp 581 juta. Selain itu juga memberikan bantuan mobil utnuk kebersihan masjid.

Puncak peringatan HUT PJB pada tanggal 3 Oktober 2018 diisi dengan pemotongan tumpeng, peluncuran beberapa aplikasi, penyerahan sejumlah hadiah dan apresiasi, peluncuran program Aksutik, pelepasan purna tugas dan sejumlah hiburan. Pada kesempatan itu juga dilakukan penggalangan dana bantuan bagi korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah.

PJB Kirim Relawan ke Palu

 

Ketersediaan listrik merupakan kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi dalam upaya penanganan bencana gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah. PJB mengirimkan tim relawan pemulihan listrik ke daerah tersebut. Mereka akan bergabung dengan tim PLN, bekerja bahu membahu menangani kerusakan dan memulihkan kembali aliran listrik pada sistem kelistrikan Sulawesi Tengah pasca bencana.

Para relawan dilepas oleh Direksi PJB di kantor pusat Surabaya pada Senin (1/10) malam. Mereka ditugaskan mulai 1 Oktober 2018 dengan pelaksanaan tugas berada di bawah koordinasi Kepala Satuan Teknologi Enjiniring, Teguh Widjajanto. Pelepasan ditandai dengan penyematan rompi serta topi kepada Teguh.

Tiga belas relawan yang dikirim PJB ke Palu berasal dari kantor pusat dan unit PJB lainnya. Mereka diantaranya terdiri dari : Teguh Widjajanto, Jendro Utomo, Riza Fahmi Andriyanto, Ferdina Mahardika, Musafa Reza Maulana, Wega Payota Putra, Danial Pelupessy, Bernandez Noverson Lupy, Ryan Farieztya, Franky Khaloleos Koraag, dan beberapa relawan dari UPHT.

Selamat bertugas, semoga Allah memberikan kemudahan dan kelancaran. Bakti kalian adalah bagian dari perjuangan membuat Palu dan Donggala dapat bangkit dan tersenyum kembali!

#pjb #pembangkitharapan #23tahunpjb #advancetomaximize

 

 

Back Berbagi Senyum, Berbagi Berkah

 

Membuka hari baru di bulan Oktober LAZIS PJB mengadakan doa bersama dan santunan bagi anak yatim. Sebanyak 200 anak yatim yang berasal dari sekitar kantor PJB Ketintang dan beberapa wilayah di Surabaya hadir dalam acara ini. Mereka terdiri dari berbagai kelompok umur dan bersekolah di sejumlah lembaga pendidikan. Keceriaan dan keluguan tingkah mereka selama acara mampu mendatangkan kebahagiaan dan keharuan bagi karyawan PJB yang hadir dalam kesempaan tersebut.

PJB membutuhkan kehadiran anak yatim agar dapat mendekatkan diri kepada sang pencipta. Santunan yang rutin diadakan oleh PJB merupakan wujud syukur perusahaan atas segala nikmat yang telah diterima.

Dirut PJB Iwan Agung Firstantara menegaskan pentingnya kehadiran anak yatim bagi PJB. “Orang yang mengurusi dan mananggung anak yatim kedudukannya dekat dengan Rasulullah. Mereka dihargai sangat tinggi oleh Allah SWT dan Rasulnya. Kita membutuhkan anak yatim karena ingin dekat dengan Rasulullah. Kita harus mengubah mindset kita. Bukan anak yatim yang membutuhkan kita, namun kitalah yang membutuhkan mereka.”

Acara santunan anak yatim diisi dengan tausiah dan doa bersama pada akhir acara. Dalam tausiahnya ustazd memaparkan kedudukan sedekah dalam Al Quran yang selalu disandingkan dengan perintah menegakkan sholat. Ustazd mengingatkan para hadirin agar jangan pernah meninggalkan sholat. Ibadah ini merupakan amalan yang pertama kali akan dihisab pada yaumul akhir kelak. “Jangan tinggalkan sholat dan lakukan sodakoh agar hidup bahagia,” pesannya di akhir tausiah.

#pjb #pembangkitharapan

Mobil untuk Kebersihan Masjid

 

Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh (LAZIS) PJB memberikan bantuan satu unit mobil untuk keperluan bersih-bersih masjid kepada LMI (Lembaga Manajemen Infaq) Surabaya. Penyerahan mobil dilakukan Dirut PJB didampingi Direksi dans enior leader PJB di halaman kantor pusat PJB pada Senin (1/10) seusai upacara Hari Kesaktian Pancasila.

Kehadiran mobil kebersihan masjid merupakan bentuk kepedulian PJB untuk membantu menciptakan suasana rumah ibadah yang bersih dan nyaman bagi para jamaah. Dirut PJB Iwan Agung Firstantara berharap agar mobil dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan mendatangkan berkah kebaikan.

Penandatanganan MoU antara Ketua LAZIS PJB Miftahul Huda dan Agung dari LMI dilakukan sebelum penyerahan mobil. Nota kesepahaman ini mengatur kerja sama dalam pemanfaatan mobil kebersihan masjid. Termasuk pengaturan biaya operasional.

#pjb #pembangkitharapan

Pancasila Landasan Kerja Mencapai Prestasi Bangsa

 

Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila diadakan Senin (1/10) pagi tadi di kantor pusat dan unit PJB. Suasana khidmat mengiringi upacara yang diikuti oleh jajaran direksi, manajemen, purna karya serta karyawan itu.

Penetapan tanggal 1 Oktober sebagai peringatan Hari Kesaktian Pancasila diputuskan berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 153/tahun 1967. Keputusan ini tak lepas dari keberhasilan rakyat Indonesia menumpas pengkhianatan G30S/PKI yang ingin mengganti Pancasila dengan ideologi lain.

Peringatan menjadi wujud komitmen anak bangsa untuk tetap teguh menjadikan Pancasila sebagai satu-satunya ideologi di seluruh NKRI. Pancasila menjadi landasan seluruh gerak langkah dalam bekerja untuk menggapai prestasi dan kejayaan bangsa.

Empat Pembangkit PJB Berjaya dalam Penghargaan Subroto 2018 September

 

Empat pembangkit PJB menerima apresiasi dalam Malam Penganugerahan Penghargaan Subroto 2018 yang digelar di Jakarta pada Jumat (28/7) malam ini. Tiga penghargaan diraih di bidang Keselamatan Ketengalistrikan (K2) dan satu lainnya di bidang Efisiensi Energi.

Pada Bidang K2, PLTU Paiton 1 & 2 menjadi yang terbaik dalam kategori PLTU Kualifikasi Besar untuk Sistem Grid Code Jamali. Sedangkan PLTGU Muara Karang menjadi jawara pada kategori PLTG/GU Kualifikasi Besar untuk Sistem Grid Code Jamali. Sementara itu PLTU Indramayu dinobatkan sebagai The Most Improve Effort Electricity Safety Power Plant.

Penghargaan Bidang K2 diberikan kepada badan usaha ketenagalistrikan atas pemenuhan standarisasi peralatan dan pemanfaatan tenaga listrik, pengamanan instalasi tenaga listrik, serta pengamanan pemanfaatan tenaga listrik.

Pada Bidang Efisiensi Energi UP Gresik berhasil meraih juara 2 untuk kategori Manajemen Energi pada Industri Besar. Juara pertama kategori ini diraih oleh Pupuk Kaltim, dan juara tiga ditempati oleh PT Indonesia Power Unit Pelabuhan Ratu.

Penghargaan Subroto merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kepada para stakeholder yang memiliki prestasi luar biasa dalam memajukan sektor ESDM. Tahun 2018 merupakan tahun kedua penyelenggaraan penghargaan yang diambil dari nama Prof Subroto selaku Menteri Pertambangan dan Energi Periode 1978-1988 itu.

Ada lima bidang yang diapresiasi dalam Penghargaan Subroto 2018, meliputi: Wartawan Energi, Keselamatan Ketenagalistrikan, Efisiensi Energi, Keselamatan Minyak dan Gas Bumi, Pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batubara, Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lindungan Lingkungan Panas Bumi.(her)

#pembangkitharapan