Hubungi kami melalui info@ptpjb.com atau +62318283180
LOGO PJB

Our Contacts

Jl. Ketintang Baru No. 11 Surabaya

info@ptpjb.com

+6231 8283180

Menko Maritim dan Menteri PUPR Mengapresiasi BPWC

Sebagai entitas yang mengelola waduk di aliran sungai Citarum, PJB melalui BPWC berperan aktif dalam program Citarum Harum yang diluncurkan pemerintah setahun lalu. Aneka program digelar pada sektor 12 yang menjadi wilayah BPWC dalam program revitalisasi sungai Citarum tersebut. Kiprah BPWC dalam program Citarum Harum itu mendapatkan apresiasi dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Apresiasi diberikan saat kedua pejabat negara tersebut mengunjungi stand BPWC dalam Citarum Expo 2019 pada Selasa (19/2) di Gedong Budaya Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung.

Kedatangan Menko Kemaritiman dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ke stand BPWC didampingi oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Bupati Kabupaten Bandung H. Dadang M. Nasser serta sejumlah pejabat lainnya. Pada kesempatan ini mereka mendapatkan penjelasan terkait program-program BPWC dalam Citarum Harum. Selain itu dikenalkan juga produk-produk BPWC maupun hasil masyarakat binaan CSR , seperti pupuk cair dan kerajinan eceng gondok.

Dalam Pameran Citarum Expo 2019 yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, BPWC menampilkan program-program yang telah dilakukan pada Sektor 12 Waduk Cirata. Diantaranya penghijauan di green belt waduk Cirata, pembersihan dan pengelolaan gulma eceng gondok. Ditampilkan bagaimana upaya BPWC membersihkan gulma itu menggunakan mesin harvester dan pengelolaan eceng gondok menjadi pupuk kompos, pakan ikan, kerajinan serta biogas.

Selain itu disajikan juga program sanitasi, pengendalian sampah, serta penertiban kolam jaring apung (KJA). Program sanitasi berupa pembuatan kamar mandi dan wc komunal bagi desa-desa yang berbengaruh langsung terhadap waduk Cirata. Desa tersebut meliputi 5 desa di sektor Kabupaten Bandung Barat, 5 desa di Kabupaten Purwakarta, dan 15 desa di Kabupaten Canjur. Sedangkan program pengendalian sampah, berupa pembuatan TPS, penempatan alat pembakar sampah (Incenerator) di beberapa desa, dan pengadaan alat pengangkut sampah (motor sampah).

Program penertiban dan penataan KJA dilakukan bekerjasama dengan Satgas Penertiban sesuai dengan SK Gub. Jabar no. 523. Program ini berupa pembongkaran dan pengurangan KJA, serta alih profesi bagi masyarakat yang terdampak penertiban KJA. Program alih profesi bekerja sama dengan perusahaan pakan ikan serta Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dalam program ini dibuat percontohan budidaya ikan air tawar di darat dengan menggunakan metoda Bioflok.

Program Citarum Harum digelorakan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman untuk memulihkan sungai Citarum yang mengalami krisis akibat alih fungsi lahan di hulu dan berbagai limbah di kawasan tengah hingga hilir. Citarum Expo 2019 digelar sebagai rangkaian kegiatan dalam peringatan setahun program Citarum Harum. Pada event ini juga dilaksanakan Focus Group Discussion yang menghasilkan lima rencana besar. Diantaranya rehabititasi lahan kritis, pengolahan limbah domestik, pengolahan limbah industri, penataan sungai dan penegakkan hukum lingkungan.(azz)

Sosialisasi Kader PHBS

 

Sebagian besar wilayah Indonesia saat ini telah memasuki musim penghujan. Air yang tercurah memberikan berkah bagi masyarakat sekaligus beberapa potensi permasalahan yang harus diantisipasi. Diantaranya potensi banjir dan munculnya penyakit seperti tipes, gatal-gatal, hingga demam darah dengue (DBD).

Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) menjadi salah satu solusi untuk menghadapi potensi penyakit yang dipicu datangnya musim penghujan. Namun sayangnya, belum semua lapisan masyarakat mengetahui dan menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-harinya. Sosialisasi diperlukan agar PHBS menjadi kebiasaan yang melekat dalam keseharian masyarakat.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap PHBS, UP Muara melakukan sosialisasi PHBS bagi warga Desa Segarajaya dan Desa Pantaimakmur di Balai Nelayan PPI Paljaya, Bekasi. Sosialisasi bagi warga desa di lingkungan UP Muara Tawar itu digelar Rabu (13/2) bekerja sama dengan Puskesmas Kecamatan Tarumajaya. Sosialisasi diikuti oleh para kader baru PHBS, perangkat desa dan tokoh masyarakat terkait.

Sosialisasi dimaksudkan untuk meningatkan pengetahuan para kader terhadap upaya menciptakan kondisi lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Para kader PHBS akan menjadi ujung tombak dan penggerak kebersihan di masing-masing daerahnya. Dengan cara ini diharapkan pengetahuan dan ketrampilan terkait PHBS dapat menyebar dan menjadi pengetahuan kolektif di lingkup desa. Pada ujungnya terjadi perubahan kebiasaan hidup masyarakat menjadi lebih mengedepankan pola hidup bersih dan sehat.

Kegiatan Sosialisasi PHBS dilanjutkan dengan aksi nyata berupa pembentukan kader pengawas jentik (jumantik). Mereka bertanggung jawab dalam upaya pengontrolan perkembangbiakkan jentik nyamuk dan DBD di lingkungan masing-masing. Kader jumantik diharapkan memberi dampak signifikan dalam pencegahan penyakit DBD. Kegiatan mereka didukung penuh oleh bidan di desa masing-masing. Bidan desa terlibat dalam pengawasan dan memberikan masukan bagi pelaksanaan kegiatan jumantik di lapangan.(rhm)

Silaturahmi Pejabat Baru

 

Serangkaian kegiatan dilakukan Wasito, yang belum lama ini dilantik sebagai GM PT PJB UP Brantas. Ia menjadi orang nomer satu di UP Brantas menggantikan Ardi Nugroho yang ditugaskan sebagai Kabid Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan PT PJB. Pada Senin (18/2) lalu Wasito mengunjungi kantor Brimob Ampeldento Kota Malang untuk menghadiri Upacara Pembukaan Pelatihan Peningkatan Kemampuan SAR (Safe And Rescue) bagi personel Satbrimob Polda Jatim T.A. 2019.

Kunjungan dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dengan keluarga besar Brimob Ampeldento, termasuk dengan Wadansat, Danyon dan Kaden B Pelopor Brimob Ampeldento yang hadir pada kesempatan tersebut. Silaturahmi ini menunjukkan dukungan UP Brantas terhadap penguatan personil POLRI sebagai penjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat yang merupakan salah satu stakeholder perusahaan.

Silaturahmi yang dijalin oleh UP Brantas diharapkan dapat meningkatkan hubungan baik dengan pihak kepolisian sebagai mitra perusahaan dalam pengamanan wilayah di sekitar unit pembangkit yang merupakan Objek Vital Nasional. Selain itu, juga menjadi langkah pembuka sebelum Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat PJB UP Brantas dihelat pada 20 Februari 2019 mendatang. (cps)

 

 

Belajar dari Keberhasilan Saudara

 

Tim CSR dan PROPER PJB dari kantor pusat dan unit mengunjungi PLTDG Pesanggaran yang dikelola oleh PT Indonesia Power (IP) Unit Pembangkitan (UP) Bali pada Rabu (13/2) ini. Kunjungan dimaksudkan untuk melakukan studi banding terkait pelaksanaan program PROPER di unit tersebut.

PLTDG Pesanggaran merupakan pembangkit pertama PT IP yang berhasil mendapatkan PROPER emas. Tahun 2018 pembangkit tersebut bersama UP Paiton menjadi penyumbang PROPER emas bagi pencapaian PROPER di lingkungan keluarga besar PLN.

Sukses story dan berbagai keunggulan dalam pelaksanaan PROPER pada PLTDG Pesanggaran menjadi hal yang dipelajari selama studi banding. Pengetahuan ini diharapkan dapat menambah wawasan untuk meningkatkan pelaksanaan program PROPER PJB.

GM PT Indonesia Power UP Bali I GAN Wardiara Yasa menyambut baik kedatangan PJB. Ia berharap agar hasil studi banding dapat memberikan hasil maksimal bagi kedua pihak, dan juga bagi PLN pada umumnya. Lebih lanjut I GAN juga mengungkapkan bahwa mempertahankan PROPER emas akan lebih susah dari pada saat merebutnya. “Kami akan belajar juga ke UP Paiton yang sudah terbukti dapat mempertahankan PROPER emas. Kami akan banyak belajar terkait upaya apa untuk mempertahankan PROPER emas,” tuturnya.

Studi banding diisi dengan presentasi pelaksanaan PROPER di PLTDG Pesanggaran oleh I Made Sumanta. Tempat Olah Sampah Sendiri (TOSS) merupakan salah satu program unggulannya. Melalui program ini sampah dipilah dan diolah menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat. Sampah yang masih bernilai ekonomis seperti botol, kardus, kaleng dan lainnya dijual kepada pengepul. Sedang sampah lainnya diolah menjadi pelet sebagai bahan bakar kompor dan akan dipakai untuk bahan bakar PLTD gasifier serta PLTU. Selain TOSS program unggulan lainnya diantaranya program ekowisata lembu putih Taro, ekowisata tukik Saba Sari, dan pemberdayaan masyarakat melalui pembuatan banten.

Acara studi banding diakhiri dengan kunjungan ke Kelompok Usaha TOSS Werdi Guna di Desa Gunaksa, Klungkung, Bali. Di tempat ini peserta melihat secara langsung proses pemilahan dan pengolahan sampah menjadi pelet. Peserta terlihat antusias menyimak dan melontarkan aneka pertanyaan kepada warga binaan maupun perwakilan dari PT IP yang mendampingi selama kunjungan lapangan.

Kunjungan Kerja DPR RI Ke PLTU Tenayan

 

PLTU Tenayan kedatangan tamu kehormatan dari Lembaga Tinggi Negara yakni Komisi VII DPR RI (bidang energi, riset teknologi, dan lingkungan Hidup) dalam rangka kunjungan kerja spesifik panitia kerja (panja) limbah dan lingkungan masa persidangan III (tahun sidang 2018-2019) pada Selasa 12/2. Rombongan dipimpin oleh Ketua Tim Panja Limbah dan Lingkungan Komisi VII DPR RI Muhammad Nazir. Turut hadir dalam kunjungan tersebut Dirjen Migas Kementrian ESDM Djoko Siswanto, Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Hendra Iswahyudi, Direktur Pengendalian Pencemaran Air KLHK Lukmi Purwandari, Direktur PPSA Gakkum Sugeng Priyanto, Direktur Pencegahan Dampak Lingkungan dan Wilayah Sektor Eric Bimantoro, Direktur Penilaian Kinerja Pengeloalaan Limbah Non B3 Sinta Saptarina Soemiarno, Asisten Tindak Pidana Lhusu Kejakasaan Tinggi Riau Subekhan SH MH, Kasubdit Tipiter Polda Riau Kompol Andio S.IK SH MH dan Pimpinan PT Pertamina (Persero) Wilayah Kota Pekanbaru.

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Direktur Bisnis Regional Sumatera PT PLN (Persero) Wiluyo Kusdwiharto, Direktur Operasi PT PJB Sugiyanto, jajaran petinggi PT PLN(Persero) dan Karyawan PT PJB UBJ O&M PLTU Tenayan. Tidak ketinggalan Bujang Dan Dara Kota Pekanbaru ikut meyambut rombongan dari Lembaga Legislatif tersebut. Sebagai bentuk salam penghormatan dan melestarikan budaya melayu dilakukan pemasangan ikat Kepala Berupa “Tanjak” khas Provinsi Riau oleh Direktur Bisnis Regional Sumatera PT PLN(Persero) Wiluyo Kusdwiharto kepada Muhammad Nazir di depan pintu lobby Admin Buliding PLTU Tenayan. Selanjutnya rombongan menuju ruang rapat Turbin Lantai 1 PLTU Tenayan. Selama rapat dilakukan diskusi dan pembahasan terkait Pengeloaan Limbah FABA yang ada Di PLTU Tenayan dan pembahasan EBT (Energi Baru Terbarukan).Di akhir acara dilakukan penukaran  cinderamata dari PT PJB UBJ O&M PLTU Tenayan kepada Komisi VII DPRI.

Sebelum kegiatan kunjungan tersebut, Dirops PT PJB melakukan pengecekan kesiapan operasional dan pengelolaan limbah PLTU Tenayan, memastikan bahwa dalam penanganan dan pengelolaan  limbah di PLTU Tenayan, PT PJB telah mematuhi dan memenuhi segala peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan pengelolaan limbah. Komitmen PT PJB dalam menjalankan operasional PLTU Tenayan yang ramah lingkungan menjadi point penting dalam hal kunjungan kerja spesifik panja limbah dan lingkungan tersebut. Go green go safety go reliability and efesiensi.

Selamat Hari Pers National 2019

 

Pers memegang peranan penting dalam era demokrasi sekarang ini. Pers sebagai instrumen pengawasan masyarakat terhadap pemerintah, juga sebagai kontrol sosial dalam mengawal proses bisnis suatu perusahaan. Peran ini tak lepas dari fungsi pers yang termaktub dalam pasal 33 UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers, sebagai media Informasi, Pendidikan, Hiburan, serta kontrol Sosial.

Memperingati Hari Pers Nasional yang jatuh pada tanggal 9 Februari 2019, Manajemen dan Tim Humas UBJOM Tenayan melakukan media visit Ke Riau Pos di Gedung Graha Pena Pekanbaru. PH General Manager PT PJB UBJOM PLTU Tenayan Anggoro Hari Novianto dan sejumlah Supervisor berkesempatan hadir dalam lingkungan ke kantor surat kabar terbesar di Riau ini.

Kedatangan Tim UBJOM Tenayan disambut hangat oleh Dewan Redaksi Riau Pos DR. Jarir, Pimpinan Redaksi Riau Pos Hafiz, Manajer Umum Lastri, dan rekan-rekan wartawan Riau Pos. Sambutan dan perkenalan dari masing masing pimpinan perusahaan mengawali acara kunjungan. Kemudian dipaparkan profil perusahaan dan sharing terkait proses pemberitaan dan pencetakan koran Riau Pos.

Diskusi dan perbincangan hangat mewarnai kunjungan. Anggoro menyampaikan pentingnya peran pers dalam kehidupan bermasyarakat. Pers dapat membantu mewujudkan citra positif sebuah perusahaan. Pers dinilai memiliki pengaruh besar dalam menaikkan citra perusahaan. Anggoro juga mengapresiasi Riau Pos sebagai bagian dari pers yang memiliki tingkat trust yang tinggi selama ini. Informasi dan berita yang disajikan kredibel, berimbang, independent, serta inovatif di tengah persaingan dengan kemunculan media informasi cetak dan digital lainnya.

“Untuk bisa bersaing dan bertahan hingga saat ini, kita harus mampu bertransformasi menjadi media yang kreatif dan inovatif. Itulah yang dilakukan Riau Pos untuk bisa survive hingga saat ini,” ujar Hafiz. Berita tidak hanya disajikan dalam koran semata. Riau Post juga mengunggahnya melalui kanal youtube, sosial media, dan website. Meski begitu koran tetap menjadi favorit karena ciri khas penyajian informasi maupun berita yang mendalam, runtut, dan sistematis. Inilah mengapa surat kabar harian cetak masih tetap eksis di tengah persaingan dengan media digital lainnya.

Di penghujung acara manajemen dan tim humas UBJOM Tenayan memberikan surprise berupa kue tart ucapan Selamat Hari Pers Nasional 2019 kepada manajemen dan wartawan Riau Pos. UBJOM Tenayan berharap dalam peringatan Hari Pers Nasional ini, semoga eksistensi dan kebebasan pers di Indonesia bisa terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain itu juga dapat menjadi mitra perusahaan dalam mengabarkan informasi perusahaan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Semoga di masa mendatang hubungan baik antara PT PJB UBJOM Tenayan dengan Riau Pos dapat terus ditingkatkan sebagai wujud joint collaboration yang kompak satu sama lain.(jun)

Selamat Hari Pers National 2019!

Evakuasi High Angle Rescue PLTU Rembang

 

CCR monitor… CCR Masuk… Saya Sutarso melaporkan ada kebakaran di area Coal Feeder 10 A… Saya menyatakan bahwa PLTU Rembang berada dalam kondisi darurat 1…

Beberapa potongan percakapan di atas adalah sebagian dari dialog dalam lomba simulasi tanggap darurat di PT PJB UBJOM PLTU Rembang. Tahun ini kebakaran pada coal feeder 10 A menjadi skenario yang ditampilkan oleh unit PJB di Jawa Tengah itu. Kebakaran dipicu percikan api dari pengelasan yang dilakukan pekerja di dekat tumpukan debu batubara. Material yang ada di bawah belt feeder itu terbakar dan membakar seluruh ruangan coal feeder sehingga menyebabkan ledakan.

Ledakan membuat dua korban mengalami luka bakar dan dislokasi. Karena lokasi evakuasi korban sangat berbahaya tim rescue memutuskan untuk melakukan evakuasi dengan menggunakan metode High angle rescue. Respon cepat ditunjukkan oleh Tim Kesiapsiagaan Penanggulangan Keadaan Darurat sehinngga api dapat dipadamkan, lokasi aman serta korban dapat diselamatkan.(okky)

 

 

Mengenalkan Batik Ramah Lingkungan dari Bekasi

 

Mempelajari budaya yang dimiliki bangsa ini memang tiada habisnya. Indonesia memiliki beragam budaya yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Salah satu budaya yang ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non-bendawi adalah Batik.

PT PJB UP Muara Tawar turut serta dalam pelestarian budaya bangsa ini, melalui Program Pengembangan Batik Betawi di Bekasi. Program ini memberdayakan kelompok ibu-ibu agar dapat melestarikan Batik Betawi dan mensejahterakan mereka. Selain melestarikan budaya, PJB juga mengembangkan batik ramah lingkungan, yaitu batik yang menggunakan pewarna alami, sehingga dapat meminimalisir dampak lingkungan dari proses produksi batik.

Dalam bersinergi bersama Pemerintah Jawa Barat untuk melestarikan Batik, PJB bersama mitra binaan ikut dalam Festival Legenda Batik Nusantara yang dilaksanakan di Bandung. PJB bersama Mitra Binaan memperkenalkan Batik Betawi ramah lingkungan, serta beberapa produk kerajinan batik. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat.

Acara dibuka oleh Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil. Puluhan pengrajin batik di nusantara berpartisipasi dalam ajang dan di antaranya merupakan binaan dari Pemerintah Daerah. Festival Legenda Batik Nusantara berlangsung selama 5 hari sejak tanggal 30 Januari 2019 hingga 3 Februari 2019 di Graha Manggala Siliwangi Bandung.(awg)