Hubungi kami melalui info@ptpjb.com atau +62318283180
LOGO PJB

Our Contacts

Jl. Ketintang Baru No. 11 Surabaya

info@ptpjb.com

+6231 8283180

Read More

Helping Companies in Their Green Transition

IRecco has received inquiries seeking clarification of job offers received in unsolicited fashion. These job offers appear to come from organisations falsely pretending to recruit on behalf, or by people…

Balikpapan CSR Award 2019

Program CSR UJKT Mengajar menjadi juara dalam Balikpapan CSR Award Tahun 2019 pada Kamis (6/12) malam di Balikpapan, Kalimantan Timur. Acara ini diadakan oleh Pemerintah Kota Balikpapan bersama Forum CSR Balikpapan yang sekarang dikenal dengan nama Forum Pelaksana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan Kota Balikpapan.

Selain UJKT Mengajar yang menjadi juara pada bidang pendidikan, sejumlah Program CSR PT PJB UBJOM Kaltim Teluk juga masuk dalam sejumlah nominasi penghargaan seperti Pelatihan Kader Posyandu dan Pembuatan Kelambu Air.

Pemerintah Kota Balikpapan kini menigkatkan sinergi dengan perusahaan dan organisasi dalam upaya pengembangan program CSR di kotanya. Seluruh perusahaan diharapkan berkontribusi untuk membangun kota melalui program CSR, baik yang sederhana maupun berkelanjutan. (mnc)

Menapak Tilas Pembangunan PLTA Cirata

Meski telah berumur lebih dari 30 tahun, PLTA Cirata tetap menjadi andalan bagi sistem kelistrikan Jawa – Bali. PLTA berkapasitas 1008 MW ini bisa segera menyalurkan listrik saat sistem membutuhkan pasokan dalam waktu singkat. Keistimewaan ini tak lepas dari peran PLTA Cirata yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan peaker pada sistem ketenagalistrikan Indonesia.

Keandalan PLTA Cirata tak lepas dari peran para pendahulu saat pembangunan hingga para karyawan PJB yang saat ini diamanahi untuk mengelola pembangkit tersebut. Nasri Sebayang, salah satu pelaku pembangunan PLTA Cirata Rabu (3/12) mengunjungi pembangkit yang pernah dibangunnya itu. Kedatangan matan direktur PLN tersebut didampingi oleh rekan-rekan dari PT Tamaris Hydro yang ingin mempelajari sistem kelistrikan dan sipil PLTA Cirata.

Sharing knowledge mengenai pembangunan, proses bisnis dan sistem kelistrikan PLTA Cirata menjadi agenda pertama kunjungan. Tanya jawab pada sesi ini mengalir dengan banyak ilmu yang dapat dipetik sebagai pembelajaran serta inovasi kedepan.

Selepas itu, para tamu melakukan site visit ke Power House PLTA Cirata. Di sini mereka diajak berkeliling ke area Power house lantai 1 dan Control Room Power House 1. Setelah puas melihat PLTA Cirata di masa kini, rombongan melanjutkan kunjungan ke Dam Control Center. Mereka menyaksikan perjalanan sejarah pembangunan PLTA Cirata yang disajikan pada galeri di Gedung tersebut. Kujungan diakhiri dengan makan siang sambil menikmati keindahan pemandangan waduk Cirata. (zrp)

Panen Perdana Pertanian Organik

Pertanian menjadi salah satu sasaran program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh unit-unit PJB. Salah satunya melalui pengembangan pertanian organik. PT PJB UBJOM PLTU Indramayu telah menggulirkan program CSR percontohan komposter dan pertanian organik bagi warga sekitar pembangkit. Panen perdana padi hasil program ini dilakukan Rabu (4/12) di Desa Sumuradem, Kecamatan Sukra, Indramayu.

Panen perdana dihadiri oleh MUSPIKA (Danramil Anjatan, Camat Sukra & Kapolsek Patrol), Kepala Desa Sumuradem, serta kelompok Subur Tani Mandiri. Kepala Desa Sumuradem H.Tasmarih dan Camat Sukra Drs. H. Achmad Mansyur M.Si. dalam sambutannya mendukung program pertanian organik yang dilakukan oleh kelompok tani Subur Tani Mandiri dengan dukungan CSR UBJOM Indramayu.

Sementara itu, Manajer KAD PT PJB UBJOM PLTU Indramayu berharap agar petani lain dapat mengikuti pemakaian pupuk organik selama proses penanaman. Ia juga berharap agar Program CSR yang dilakukan dapat membantu meningkatkan hasil panen petani.

Dalam acara panen perdana, UBJOM PLTU Indramayu juga menyerahkan kendaraan roda tiga bagi kelompok tani. Bantuan ini diharapkan dapat membantu petani dalam mengangkut hasil pertanian, pupuk, maupun keperluan pertanian lainnya.(adk)

Penghijauan Bantaran Sungai Siak

Seribu pohon ditanam untuk menambah keasrian  bantaran Sungai Siak di Kecamatan Tenayan Raya dan Kecamatan Rumbai Pesisir, Riau.  Aksi ini diinisiasi oleh PT PLN Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau berkolaborasi dengan PT PJB UBJOM Tenayan pada  Hari Menanam Pohpon Nasional 2019.

Penanaman pohon pada Kamis (28/11) itu  dipusatkan di areal Taman Bunga Okura yang berada di belakang PLTU Tenayan Riau. Bibit  yang ditanam berupa  pohon buah meliputi mangga, kelengkeng, dan  durian. Selain itu, ditanam juga 200  bibit mangrove spesial sumbangan dari PLN. Mangrove ini bisa hidup di air tawar dan diharapkan dapat melindungi tepian Sungai Siak dari abrasi akibat  gelombang arus sungai.

Selain di Tenayan,  penanaman pohon  juga dilakukan PLN serentak di seluruh Indonesia dengan jumlah total 21.000  bibit.   GM PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau Daru Tri Tjahjono,  berharap agar pohon yang ditanam dapat memberikan dampak ekonomi di masa serta mengurangi abrasi di masa mendatang.

Sementara Wakil Walikota Pekanbaru H. Ayat Cahyadi, S.Si berpesan  agar masyarakat menjaga bibit yang telah  ditanam. “Menanaman pohon bermanfaat bagi kita, menghasilkan oksigen yang dibutuhkan manusia. Dalam satu bulan ini mari kita galakan menanam pohon,” pesan Wakil Walikota.

Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat berpartisipasi dalam acara tanam pohon  yang  merupakan salah satu wujud komitmen PLN dan UBJOM Tenayan dalam  pelestarian lingkungan hidup. Diantaranya Wakil Walikota Pekanbaru,  GM PT PLN Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau,  dan  GM PT PJB UBJOM Tenayan Agus Prastyo Utomo. Hadir pula pejabat dari PLN UI P3BS, PLN   UIP Sumbagteng, Dinas LHK Kota Pekanbaru, Muspika Kecamatan Rumbai Pesisir, serta tokoh adat dan masyarakat setempat.

Taman Bunga Okura terletak di  Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai pesisir. Kesejukan pemandangan   tepi Sungai Siak serta indahnya warna – warni bunga menjadi daya tarik   taman di belakang PLTU Tenayan ini. Okura  dipilih sebagai lokasi penanaman pohon untuk menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa  PLN Grup selalu konsen dalam usaha pelestarian lingkungan.(jun)

Machinery Breakdown Pada Generator PLTA Lodoyo

PLTA Lodoyo atau dikenal juga dengan PLTA Serut oleh masyarakat lokal terletak di Desa Gogodeso Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar. Letaknya berbatasan langsung dengan pemukiman penduduk dan berdekatan dengan berbagai objek wisata. Posisi ini membuat lalu lintas aktifitas di sekitar PLTA yang beroperasi sejak tahun 1984 itu terpantau padat terutama pada jam – jam sibuk dan hari libur.

Kepadatan aktivitas masyarakat di sekitar PLTA Lodoyo menimbulkan beragam potensi kerawanan gangguan baik dari eksternal maupun internal. Berbagai upaya dilakukan untuk meminimalisir potensi bahaya tersebut. Mulai dari peningkatan pengamanan, pelaksanaan prosedur hingga pemutakhiran teknologi peralatan.

Manajemen UP Brantas juga telah membuat perencanaan untuk memastikan bahwa proses bisnis akan tetap berjalan saat terjadi keadaan darurat. Perencanaan tersebut dikenal dengan istilah business continuity planning (BCP) yang disimulasikan secara periodik untuk melatih kesigapan personil di dalamnya.

Pada Rabu (27/11) dilakukan simulasi BCP di PLTA Lodoyo dengan mengusung tema Machinery Breakdown pada Generator PLTA Lodoyo. Simulasi ditujukan untuk mengantisipasi dan menentukan langkah bilamana terjadi gangguan yang disebabkan oleh kerusakan generator. Acara ini melibatkan para stakeholder dPLTA berkapasitas terpasang 4,6 MW tersebut. General Manajer UP Brantas, Wasito menyampaikan bahwa setiap personel selain harus mampu mengenali indikasi terjadinya bahaya, juga harus dapat memberikan respon penanggulangannya yang baik saat masa emergency, critical maupun recoverynya.(hsn)

Mengagumi Keindahan Alam Cirata Bersama Direksi

Ada yang berbeda dalam plant walkdown performance dialogue (PWPD) Direksi PJB ke Cirata kali ini. Manajemen bersama karyawan mengawalinya dengan gowes bersama menikmati keindahan alam Cirata.

Gowes diawali dari Kantor Switchyard PT PJB UP Cirata dan berakhir di Dam Control Center BPWC. Jarak 8 km tidak menyurutkan semangat para peserta. Direktur Pengembangan dan Niaga PT PJB Henky Heru Basudewo, Kepala Divisi Business Solution PT PJB Retno Handayani, GM UP Cirata Muhammad Munir, dan Kepala BPWC Wawan Darmawan terlihat penuh semangat mengayuh pedal meski jalanan tak mendatar.

Gowes pada Rabu (27/11) pagi diakhiri dengan acara santai di tepi bendungan Cirata. Makanan dan minuman khas Jawa Barat disajikan menemani para peserta menikmati suguhan indah alam Cirata. Direktur Niaga terlihat menikmati suasana sambil mengobrol dengan karyawan. Seusai lelah terlepas, peserta kemudian menikmati sarapan pagi sambil berbincang santai seputar capaian dan arah pengembangan bisnis PJB.

Beberapa ide baru muncul dalam perbincangan tersebut, diantaranya pengembangan wisata edukasi di Cirata, Café DCC serta Power House dengan keindahan lukisan pada dindingnya. Gagasan tersebut diharapkan dapat segera terealisasi agar PLTA Cirata dan PJB makin dikenal oleh khalayak umum.

Dalam kesempatan itu manajemen memberikan apresiasi kepada 5 karyawan UP Cirata dan BPWC sebagai bentuk penghargaan atas kinerjanya selama mengabdi di PJB. (zrp)

Pelatihan Pengolahan Biji Melinjo

Pemuda dan ibu-ibu di Desa Ciharasas mengikuti pelatihan pengolahan biji melinjo menjadi produk emping. Mereka sangat  antusias mengikuti pelatihan pada 26-27 November di aula Desa Ciharas, Bandung Barat.

Pelatihan diselenggarakan oleh PT PJB BPWC bekerja sama Pemerintahan Desa Ciharasas serta Karang Taruna  desa tersebut.


Kepala Desa Ciharasas berharap agar pelatihan dapat melahirkan usaha baru pengolahan biji melinjo di desanya.  Usaha ini  bisa menjadi lahan pekerjaan bagi pemuda sehingga tidak hanya bergantung pada pekerjaan di perusahaan. Ia menambahkan bahwa pelatihan akan ditindaklanjuti dengan membuat kelompok UMKM di setiap Rukun Warga  di Desa Ciharasas.(azz)

Lestarikan Bumi Sejahterakan Masyarakat

Pramuka utusan  Kwartir daerah dari berbagai wilayah di Indonesia mengadakan acara  Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti (PERTIKAWAN) tingkat Nasional tahun 2019 di Sub Perkemahan Eco Wisata Waduk Cirata, Bandung Barat. Berbagai kegiatan dilakukan selama dua hari perkemahan di kawasan yang dikelola oleh PT PJB Badan Pengelola Waduk Cirata  (BPWC)  tersebut.

PERTIKAWAN diselenggarakan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada  22-23 November 2019. Kegiatan yang diikuti 191 orang  ini dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap pengelolaan lingkungan hidup dan ecopreneurship. Mereka diharapkan dapat  menjadi Pramuka yang berperan sebagai agen perubahan dan penyebar gerakan eco-lifestyle, sekaligus kader penggerak pencapaian SDGs.

Upacara serah terima peserta dari Main Camp Cibubur ke Sub Camp Waduk Cirata  menjadi pembuka PERTIKAWAN.  Dalam momen pembukaan Kepala BPWC Wawan Darmawan memaparkan  peran BPWC dalam pelestarian Waduk Cirata serta hal lain yang dapat dipelajari oleh peserta selama berada di BPWC.

Pada kegiatan Temu Tokoh, Direktur Utama PT PJB Iwan Agung Firstantara menyampaikan kesesuaian  tema PERTIKAWAN 2019 dengan apa yang dikerjakan oleh PJB, khususnya BPWC dalam upaya  pelestarian lingkungan sekitar. Ia berharap agar  kecintaan terhadap lingkungan dapat tertanam dalam diri para  peserta Pertikawan, yang nantinya akan menjadi agent of change dalam mensejahterakan masyarakat.

Sementara Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK, R. M Karliansyah berpesan agar para peserta dapat memanfaatkan PERTIKAWAN  untuk banyak belajar dari alam dan   memberi contoh kepada masyarakat sekitar untuk menjaga lingkungan.

Para peserta berkesempatan mengunjungi PLTS Cirata 1 MW, Agroforestry, dan Dam Control Center yang berisi museum sejarah pembangunan bendungan Cirata, visual peralatan operasi serta pemeliharaan bendungan dan PLTA.

Dalam kunjungan ke PLTA, peserta  berkeliling ke  Power House PLTA Cirata yang berada di bawah tanah. Mereka mendapatkan penjelasan berbagai hal terkait pembangkit  berkapasitas 8×126 MW tersebut. Diantaranya kapasitas produksi energi listrik  per tahun yang rata-rata  mencapai 1.428 GWh. Juga bagaimana proses penyaluran  energi listrik  melalui jaringan transmisi tegangan ekstra tinggi 500 kV ke sistem interkoneksi Jawa-Madura-Bali. Disampaikan juga listrik produksi PLTA Cirata  setara dengan 428 ton bahan bakar minyak untuk pembangkit thermal.

Di hari kedua, dilakukan Giat Bakti berupa  penanaman 1000 bibit kopi di Eco Tourism Cirata yang berada di sekitar Dam Right Bank Waduk Cirata. Kemudian dilanjutkan dengan Giat Edukasi dan lesson learn perakitan teknologi sollar cell. Pada kesempatan itu dipaparkan juga teknologi bioflok dalam  budidaya ikan sebagai salah satu program alih usaha keramba jaring apung  di Waduk Cirata. Yang tak kalah menarik, para peserta juga diajak membuat   kerajinan eceng gondok oleh  mitra binaan CSR PT PJB BPWC.

PERTIKAWAN 2019  mengambil tema   Lestarikan Bumi Sejahterakan Masyarakat. Melalui kegiatan ini para peserta  diharapkan dapat secara aktif mengenal dan mengembangkan potensi yang dalam dirinya. Sehingga mereka dapat menjadi generasi yang berperan aktif dalam melestarikan bumi dan seisinya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sehat dan Melek Perusahaan Bersama Direksi

Bersepeda menikmati suasana PLTU dan persawahan yang ada di sekitarnya menjadi pembuka kegiatan PWPD di UBJOM Indramayu. Sejuknya pagi berpadu dengan keakraban antar manajemen dan karyawan mewarnai sepanjang acara Jumat Fun Bike tersebut.

Plan Walk Down Performance Dialogue (PWPD) Semester 2 tahun  2019 UBJOM Indramayu diselenggarakan pada
Jumat (22/11). Acara dihadiri oleh   Direktur Keuangan PT PJB -Tjutju Kurnia S,  Direktur Keuangan PT PJB Sevices – Rudi Hartanto, serta Kepala Satuan dan Perencanaan Transformasi Korporat PT PJB – Yama Bellatrixiana.

Dalam sesi pertemuan antara manajemen dengan karyawan, Direktur Keuangan PT PJB memaparkan materi seputar capaian dan  arah pengembangan bisnis PJB. Dialog santai  penuh kekeluargaan terjalin selama acara. Dalam kesempatan ini dipilih 5 karyawan terbaik dari tingkat staf hingga manajer.

Pasca kegiatan dialog, segenap jajaran manajemen UBJOM PLTU Indramayu mendampingi direksi berkunjung ke area site unggulan pembangkit ini antara lain i-Safe Station, Ruang i-Show, dan CCR main Unit.  PWPD kemudian ditutup dengan makan siang di i-Food Station.