Hubungi kami melalui info@ptpjb.com atau +62318283180
LOGO PJB

Our Contacts

Jl. Ketintang Baru No. 11 Surabaya

info@ptpjb.com

+6231 8283180

Walikota Jakarta Utara Mendukung CSR PJB

Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko A.P., M.Si mendukung penuh program binaan CSR yang dilakukan oleh  PT PJB UP Muara Karang. Ia menyatakan antara perusahaan dan pemerintah kota harus berkolaborasi untuk mengembangkan dan membangun usaha kecil. Hal ini akan menjadi kekuatan dalam menjaga lingkungan dan hubungan baik dengan
masyarakat khususnya di wilayah Kota Administrasi Jakarta Utara.

Pernyataan itu disampaikan oleh  walikota saat manajemen UP Muara Karang bersilaturahmi ke kantor Wali Kota Jakarta Utara pada  Jumat (18/10) siang. Silaturahmi  juga menjadi  ajang perkenalan dengan walikota yang baru menjabat tersebut.  UP Muara Karang  diwakili oleh Manajer Keuangan & Administrasi Kasnadi didampingi perwakilan masyarakat binaan CSR PJB UP Muara Karang.

Dalam kesempatan itu Kasnadi menyampaikan program-program CSR UP Muara Karang,  diantaranya mangrove, bank sampah, pelatihan jahit dan kerajinan kerang yang disambut positif serta antusias oleh wali kota.

Selain itu, dilakukan juga  koordinasi  rencana kegiatan penanaman 5.000 bibit mangrove  pada bulan November mendatang. Aksi lingkungan itu akan diselenggarakan  UP Muara Karang dan PLN UIP JBB   dengan menggandeng Komunitas Mangrove Muara Angke (KOMMA). Lokasi penanaman di kawasan Ecomarine Mangrove yang merupakan binaan CSR UP Muara Karang. (Ds)

PJB Tandatangani Kontrak Jasa O&M Dua PLTU di Sulawesi

PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran (UIKL) Sulawesi dan PJB pagi Jumat (18/10) menandatangani kontrak jasa Operasi dan Maintenance (O&M) PLTU Anggrek 2×25 MW dan PLTU Ampana 2×3 MW di Kantor PLN UP3 Gorontalo, Sulawesi. Kontrak ditandatangani oleh Suroso Isnandar selaku GM PT PLN UIKL Sulawesi dan Diektur Operasi 2 PT PJB Bpk Miftahul Jannah dengan disaksikan oleh Direktur Bisnis Regional Sulawesi PT PLN (Persero) Syamsul Huda.

Kontrak jasa ini merupakan kelanjutan dari perjanjian induk jasa O&M yang ditandatangi oleh PT PLN (Persero) Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi dan PT PJB pada 12 September 2018 silam. Perjanjian induk menjadi penanda dimulainya kegiatan jasa O&M pada kedua pembangkit yang saat itu sedang dalam tahap konstruksi dan akan memasuki tahap COD.

PLTU Anggrek merupakan bagian dari Fast Track Program -1 (FTP-1) yang sempat tertunda. Pembangunannya berhasil dilanjutkan kembali dengan pelaksana EPC PT Rekadaya Elektrika yang merupakan anak perusahaan PT PJB. Rekadaya Elektrika mengambil alih proyek tersebut sejak 2015 dan berhasil menyelesaikan dalam kurun waktu tiga tahun. First sinkron PLTU Anggrek unit 2 dilakukan pada 12 Desember 2018.

Hingga 30 September 2019, produksi PLTU Anggrek telah mencapai 58,33 juta kWh. Beroperasinya PLTU di Gorontalo ini menurunkan biaya pokok penyediaan (BPP) tenaga listrik di Sulawesi Utara dan Gorontalo sebesar Rp 46 per kWh. Penghematannya mencapai Rp 8,6 milyar per bulan. Saat ini beban puncak pada system kelistrikan Gorontalo mencapai 90 MW. Dengan kapasitas 2×25 MW, PLTU Anggrek dapat memenuhi 55% pasokan listrik di sistem tersebut.

Penandatanganan kontrak jasa yang dilakukan hari ini merupakan wujud kepercayaan PLN pada kemampuan PJB di bidang O&M. Hal ini akan menambah kepercayaan dan portofolio PJB di bidang EPC dan Jasa O&M pembangkit tenaga listrik. Acara yang dilakukan bertepatan dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi PLN Regional Sulawesi itu dihadiri oleh sejumlah pejabat di lingkungan PLN. Dantaranya seluruh EVP, VP dan GM di PLN Regional Sulawesi, serta seluruh SRM PLN UIKL dan UIW Sulawesi. Dari PJB Grup hadir juga Direktur O & M PT PJBS Nur Hidayat dan Kepala Divisi OSK 2 PT PJB Sidik Wiyono.

PJB meraih Juara III Best Implementator Culture Leap dan Juara III Best Promotor Culture Leap

PJB meraih Juara III Best Implementator Culture Leap dan Juara III Best Promotor Culture Leap dalam ajang Culture Leap Promotion PLN Tahun 2019 yang diadakan oleh Divisi Change Management Office PLN pada 15-16 Oktober 2019 bertempat di Auditorium PLN Kantor Pusat. Acara ini merupakan kegiatan festival budaya tahunan yang diadakan oleh PLN untuk mengetahui dan menunjukkan program-program budaya Unit & Anak Perusahaan PLN Group, dengan harapan dapat saling menginspirasi upaya-upaya perbaikan budaya yang dapat meningkatkan engagement karyawan.

Juara III Best Implementator Culture Leap 2019 diperoleh PJB melalui program budaya unggul Let’s Do More! (Let’s Do The Meeting On Time, Productive, Effective!) berdasarkan rangkaian tahap evaluasi dan penilaian, mulai dari desain program, eksekusi, hingga dampak.

Sementara Juara III Best Promotor Culture Leap 2019 diperoleh oleh perwakilan Transformation Agent PJB yakni Febriani Adelia Sabita dan Tri Astuti Rini, yang bersaing dengan seluruh perwakilan promotor culture leap program dari seluruh Unit dan Anak Perusahaan PLN.

Selain dihadiri oleh seluruh Unit dan Anak Perusahaan PLN Group, acara Culture Leap Promotion PLN 2019 ini juga dihadiri oleh peserta Hapua Working Group 5 oleh lima utilities yaitu TNB, EDL, EGAT, MEA, dan NPC, serta peserta benchmark dari BUMN dan instansi swasta lainnya.

UBJOM Kaltim Teluk Melakukan MoU dengan Pemkot Balikpapan

Balikpapan, (14/10) bertempat di Auditorium Pemerintah Kota Balikapapan, PT PJB UBJOM Kaltim Teluk melakukan nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kota Balikpapan. Penandatangan MoU ini langsung di hadiri oleh General Manager PT PJB UBJOM Kaltim Teluk yakni Bapak Maryono dan Walikota Balikpapan oleh Bapak H. M. Rizal Effendi, SE dan juga Sekretaris Daerah serta Kepala Dinas BPBD Kota Balikpapan.

        Penandatangan MoU ini merupakan langkah PT PJB UBJOM Kaltim Teluk dalam Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Kebakaran di lingkup PLTU Teluk Balikpapan. Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Kebakaran merupakan kunci keberhasilan dalam penanganan keadaaan darurat secara efektif. Berdasarkan data statistik kejadian kebakaran, gedung perkantoran (bangunan umum) termasuk rentan terhadap bahaya kebakaran. Bangunan Gedung Perkantoran yang selama ini relatif dianggap aman, sebenarnya dihadapkan berbagai potensi bahaya seperti kebakaran, gempa, banjir, dan lain-lain. Potensi bahaya ini dianggap kecil oleh sebagian besar pemilik, pengelola, maupun penghuni bangunan gedung perkantoran, karena kegiatannya hanya perkantoran, sehingga perencanaan dan persiapan untuk menghadapi keadaan darurat relatif diabaikan. Namun, jika terjadi keadaan darurat semua penghuni bangunan gedung perkantoran mengalami kepanikan dan tidak dapat merespon atau menanggapi dengan cepat karena kurang atau bahkan tidak memahami apa yang harus dilakukan.

          Sebagaimana setiap akibat pasti punya dampak, maka kondisi darurat sebagai sebuah akibat juga mempunyai dampak. Tentunya penanganan keadaan darurat tidak bisa hanya sebatas pada penanganan pada ketika dan sudah terjadi dan hanya bersifat sementara, tetapi harus menyentuh substansi dan akar masalahnya. Oleh karena itu, kondisi darurat harus dipahami sebagai salah satu proses berkesinambungan dalam keseluruhan pengelolaan resiko bahaya itu sendiri.

          Bapak Rizal Effendi menuturkan, Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Kebakaran di gedung perkantoran merupakan salah satu upaya pengembangan program Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) perkantoran. Dalam implementasi manajemen kesiapsiagaan tanggap darurat secara secara berkesinambungan maka diperlukan sekali tahapan perencanaan, pengorganisasian termasuk pengisian staf, koordinasi, pelaksanaan dan pengendalian. Selain itu, masih diperlukan sarana pendukung lainnya seperti komunikasi, sarana/prasarana dan transportasi darurat. Dukungan Top Manajemen tidka kalah penting, baik berupa komitmen, personil, dana, dan partisipasi, yang mana secara keseluruhan merupakan kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan kesiapan manajemen darurat. Selain itu, untuk terselenggaranya kegiatan ini maka diperlukan juga dukungan semua pihak yang terlibat, baik para personil pengelola gedung, penghuni maupun pihak terkait lainnya dalam upaya pengembangan kegiatan K3 perkantoran di masa mendatang.

PJB Memiliki Laboratorium Kalibrasi Kelistrikan

Saat ini PJB telah memiliki laboratorium kalibrasi kelistrikan di PJB UPHB (Unit Pelayanan Pemeliharaan Wilayah Barat) Jakarta. Laboratorium tersebut menjadi satu diantara dua laboratorium kalibrasi yang ada di PLN Grup. Fasilitas ini telah mendapatkan akreditasi dari KAN (Komite Akreditasi Nasional) pada tanggal 2 September 2019 dengan nomer LK-284-IDN. Selain itu, personil di dalamnya pun sudah tersertifikasi berdasarkan ISO IEC 17025 : 2017. Merka bekerja dengan menjalankan prosedur sesuai SOP yang ada di Laboratorium.

Keinginan untuk mendirikan laboratorium kalibrasi kelistrikan PJB telah digagas sejak tahun 2017. Cita-cita itupun terwujud pada Rabu (9/10) ketika Direktur Utama PT PJB Iwan Agung Firstantara menandatangani prasasti peresmian Laboratorium Kalibrasi UPHB (U-LAB). Peresmian dilakukan dengan acara sederhana yang dihadiri juga oleh Direktur SDM PT PJB Suharto, dan Direktur Operasi 2 PT PJB Miftahul Jannah. Dirut PJB mengungkapkan bahwa keberadaan Laboratorium kalibrasi PT PJB menjadi salah satu kado indah di hari ulang tahun PJB ke -24.

Laboratorium kalibrasi PT PJB UPHB ditujukan untuk meningkatkan efisiensi biaya kalibrasi alat di PJB Grup. Laboratorium dengan didesain milenial ini menerima jasa kalibrasi perlatan kelistrikan seperti Digital Multimeter, Multifunction Calibrator dan Clamp Meter. Layanan yang diberikan berupa jasa kalibrasi peralatan kelistrikan dengan lingkup tegangan, arus dan resistansi. Ke depan, layanan akan ditambah dengan ruang lingkup seperti pressure dan temperature.

EXTRA SEMANGAT 24 Tahun PJB..!!

Kalimat semangat yang diiringi semburan confetti menjadi penanda dimulainya jalan sehat di UP Muara Karang pada Jumat (11/10) pagi. Kegiatan bertema EXT24 ini merupakan salah satu rangkaian dalam memperingati HUT PJB Ke-24. Lebih dari 800 peserta mengikuti acara tersebut.

Jalan sehat dimulai jam delapan pagi diikuti oleh manajemen dan karyawan PJB UP Muara Karang, UPHB, PJB Academy Kampus Muara Karang, dan karyawan purna tugas. Selain itu juga diikuti okeh para stakeholder dan masyarakat sekitar. Diantaranya Koramil Penjaringan, Polsek Penjaringan Jakarta Utara, Kecamatan Penjaringan, Kelurahan Pluit dan masyarakat sekitar.

Selain Muara Karang, jalan sehat juga menjadi agenda peringatan HUT PJB yang digelar di unit-unit PJB lainnya. Waktu pelaksanaannya disesuaikan dengan penjadwalan yang ada di unit tersebut. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi yang terjalin di internal PJB maupun antara PJB dengan masyarakat sekitar.(dit)

Bangga Banget! PJB berhasil meraih Juara Umum dalam PEO 2019

Millenials PT PJB kembali menunjukkan keunggulannya dengan menjadi juara umum di PLN English Olympiad 2019. Kejuaraan yang dilaksanakan pada 7-11 Oktober 2019 ini diselenggarakan di PLN Pusdiklat Ragunan, Jakarta Selatan. Dalam ajang ini, PT PJB diwakili oleh Lavenia Lauri Gricella (UBANG), Gallih Bagus Wicaksono (UPHT), dan Fanyningrum Budi (Rekadaya Elektrika). Ketiganya meraih first runner up kategori Speech Competition, first runner up kategori Stand Up Comedy, dan keberhasilan tersebut membawa PT PJB menjadi Juara Umum PLN English Olympiad 2019.

Penghargaan diserahkan langsung oleh General Manajer PLN Pusdiklat, Badrul Mustafa, dan Manajer Pengembangan Keahlian PT PLN (Persero), Diah Karima. Ajang tahunan ini menantang para karyawan-karyawati PLN Group untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam berbahasa Inggris. Kompetisi terdiri dari Speech Competition, Stand Up Comedy Competiton, Debate Competition, Spelling Bee, dan Battle of The Brain. Tak kurang dari 50 tim dari seluruh penjuru Indonesia berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

Perlombaan yang diadakan tiap tahun ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi karyawan-karyawati PT PLN dan juga anak perusahaan. PT PJB yang bervisi untuk menjadi World Class Company sangat mendukung para insan PJB dalam mengembangkan kemampuan yang kompetitif untuk mendukung pencapaian perusahaan. Pencapaian dalam ajang ini merupakan salah satu bukti dari keseriusan perusahaan dalam mengembangkan keahlian para talenta PJB. Semoga pencapaian ini menjadi pembakar semangat bagi para karyawan/ti untuk terus berkarya, mengabdi, dan beridabah bersama PJB.

Smart Enterpreneur School (SMESH) 21 Kaltim Teluk

Untuk mendukung kemajuan pendidikan khususnya di Kota Balikpapan, PT PJB UBJOM Kaltim Teluk telah membentuk program berkelanjutan bernama SMESH 21. Smart Enterpreneur School (SMESH) 21 menyasar SMPN21 dan SDN 021 Balikpapan sebagai pusat pembelajaran.

Program ini memiliki beberapa kegiatan, diantaranya :
1. Penyambungan Jaringan Internet di SMP N 021 Balikpapan dan SD N 021 Balikpapan untuk mempersiapkan sekolah tersebut dalam menghadapi UNBK.
2. UJKT Mengajar berupa bimbingan belajar tambahan bagi siswa SD dan SMP 021 Balikpapan yang dilaksanakan secara rutin selama 5 bulan berturut-turut. Pengajarnya karyawan PT PJB UBJOM Kaltim Teluk.
3. Beasiswa Berprestasi bagi siswa SD dan SMP 21 Balikpapan tiap semester untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.
4. Pemberdayaan keterampilan wirausaha bagi guru dan karyawan SMPN 21 Balikpapan. Program yang menghasilkan produk Keripik Spandusa ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah dan membantu perekonomian guru dan masyarakat. Saat ini tim SMPN 21 juga telah mempunyai produk unggulan yang berupa keripik pisang, keripik cumi-cumi, dan keripik sukun.

Selanjutnya, program SMESH 21 akan bekerjasama dengan komunitas Balikpapan untuk meningkatkan motivasi belajar dan pengembangan diri siswa. Selain itu, CSR PT PJB UBJOM Kaltim Teluk akan fokus dalam mendorong inovasi produk dan pemasaran Keripik Spandusa.

Reuni Para Pembuat Sejarah PJB

Canda tawa dan kehangatan mengalir indah dalam jamuan makan di lobby depan Kantor Pusat PJB Surabaya di malam menjelang peringatan ulang tahun PJB ke 24. Hingga malam melarut, para pesertanya masih asyik berbincang dan berfoto bersama mengabadikan suasana dalam file digital HP maupun kamera. Mereka seolah tak mau kehilangan kesempatan langka dapat berkumpul kembali setelah bilangan tahun memisahkan selepas berkarya di PJB. Bahkan ada yang lebih dari sepuluh tahun baru merasakan kembali suasana Ketintang tempat kantor PJB.

Itulah suasana gala dinner sekaligus menjadi ajang reuni bagi para jajaran Direksi PJB dari masa ke masa. Direksi PJB dari tahun 1995 hingga tahun 2019 hadir bersama para ibu. Mereka bersantap malam, bertukar cerita dan menyumbangkan lagu dalam suasana baru lobby PJB yang baru selesai direnovasi. Sebelumnya, para Direksi PJB tersebut menyempatkan diri mengunjungi iCORE PJB dan berbincang terkait perkembangan PJB.

Terima kasih para Direksi PJB 1995 – 219. Karena arahan mereka lah PJB dapat tumbuh, berkembang dengan segala pencapaiannya saat ini.

Muda Happy, Tua Makin Happy

Berinvestasi merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan karyawan untuk menyiapkan dana bagi berbagai macam kebutuhan di masa depan. Meskipun demikian, investasi juga memerlukan pengetahuan, perencanaan dan penyesuaian dengan tujuan finansial yang dikehendaki. Jenis investasi untuk tujuan finansial jangka pendek bisa jadi akan sangat berbeda dengan investasi jangka Panjang. Hal ini diuraikan oleh Ligwina Hananto dari QM Financial dalam seminar finansial pada Rabu (2/10) di Kantor Pusat PJB, Surabaya.

Ligwina memaparkan bagaimana cara membuat perencanaan pendanaan dan elemen yang ada di dalamnya. Perencanaan harus dibuat dengan jelas terkait tujuan, jangka waktu dan jumlah nominalnya. Kejelasan ini untuk menentukan jenis investasi dan menghitung jumlah nominal yang harus disisihkan dari penghasilan tiap bulan untuk mendukung pendanaan. Tujuan finansial harus menjadi fokus dalam perencanaan ini. “Jangan setia pada produk, setialah pada tujuan finansial,” pesannya.

Seminar dibuka oleh Direktur Keuangan PT PJB Tjutju Kurnia Sutjiningsih dan dihadiri oleh karyawan PJB Kantor Pusat serta perwakilan unit yang ada di Surabaya. Direktur Keuangan berharap agar seminar yang dihadiri oleh lintas generasi ini bisa membuka wawasan sehingga karyawan dapat mengelola finansial dengan baik. Acara berlangsung dalam suasana santai penuh gelak tawa oleh joke-joke yang dibawakan Ligwina dari pengalaman hidupnya.