Hubungi kami melalui info@ptpjb.com atau +62318283180
LOGO PJB

Our Contacts

Jl. Ketintang Baru No. 11 Surabaya

info@ptpjb.com

+6231 8283180

Bupati Malang Bersama Warga Ikut Merayakan HUT PJB di UP Brantas

Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, MM menghadiri acara HUT PT PJB ke-24 di Beautiful Brantas Training Center (B2TC), Desa Karangkates, Kabupaten Malang Jumat (4/10) pagi. Bupati bersama dengan hampir 1.000 masyarakat sekitar UP Brantas merasakan kemeriahan jalan sehat yang menjadi acara utama HUT tersebut.

Ada kejadian menarik dalam jalan sehat yang mengambil rute jalanan di sekitar Waduk PLTA Sutami ini. Bagaikan cerita dalam reality show tv, pemenang hadiah utama adalah seorang nenek renta yang mampu menghadirkan keharuan. Mbah Nipah, nenek tersebut penuh kesabaran aktif menyimak pengumunan dan menunggui tiap sesi undi kupon di depan panggung hiburan.

Keharuan merebak saat namanya diumumkan sebagai peraih hadiah utama. Rasa bahagia terpancar dari raut wajahnya kala naik ke atas panggung menerima hadiah sepeda yang diserahkan oleh Bupati Malang didampingi GM PT PJB UP Brantas.

Tak hanya Mbah Nipah, namun pembatik disabilitas, mitra binaan CSR UP Brantas, dan warga lainnya pun mendapat kebahagiaan yang sama. Mereka mendapatkan hadiah dan kebersamaan dalam acara khusus pada perayaan HUT PJB ke-24 ini.

Selamat ulang tahun ke-24, PJB! PJB 24! Extra Semangat! Extra Pencapaian!(ctr)

Kementerian Perindustrian Mengunjungi iCORE PJB

Direktur Industri Permesinan dan Alat Mesin Pertanian Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Ir Zakiyudin, MA mengunjungi iCORE PJB Kamis 3/10) sore. Kedatangannya untuk mengetahui secara langsung mekanisme kerja iCORE PJB, manfaat serta pengembangan ke depan. Rombongan mendapatkan penjelasan dari Kepala Satuan Teknologi PT PJB Teguh Widjajanto. Pertanyaan dan diskusi teknis mewarnai pemaparan tersebut.

Direktur Operasi 1 PT PJB Sugiyanto yang datang kemudian ikut melengkapi sharing dengan penjelasan terkait prospek bisnis jasa seperti yang dikembangkan PJB lewat Intelligent Centre of Optimization for Reliabilty & Efficiency (i-CORE) di dunia. Peluang ini akan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh PJB. Apalagi Menteri BUMN RI pernah berpesan agar PJB bisa mengelola jasa ini untuk seluruh ASEAN.

Ir Zakiyudin menyatakan sangat terkesan dengan apa yang telah dilakukan PJB melalui iCORE. Selain hal teknis terkait iCORE, dalam bincang santai di lantai 1 PJB tersebut, Ia juga menanyakan beberapa hal terkait perkembangan bisnis PJB, PJBS serta program sekolah advokasi PJB.

Kunjungan diakhiri dengan foto bersama di depan monitor iCORE PJB.

Ketika PJB Harus Membelokkan Kapal

Sejarah tak pernah benar-benar pergi, apa yang ada saat ini dibentuk oleh sejarah. Demikian juga dengan PT PJB. Perusahaan yang pada 3 Oktober 2019 ini merayakan ulang tahunnya yang ke 24 ini juga tak lepas dari sejarah. Para pendahulu PJB telah membangun dan mengokohkan pilar-pilar perusahaan hingga dapat tumbuh, berkembang dengan berbagai prestasi dan pencapaiannya saat ini.

Pada moment peringatan HUT PJB ke 24 di Kantor Pusat PJB Surabaya, Direktur Utama PT PJB Iwan Agung Firstantara mengajak karyawan berefleksi melihat perjalanan perusahaan di masa lalu, saat ini dan tantangan ke depan. Seluruh unit dan anak perusahaan PJB yang tersebar di berbagai wilayah nusantara mengikuti acara pada Kamis (3/10) ini melalui video conference.

Dirut menggugah kesadaran karyawan agar tidak terlena dengan segudang prestasi yang telah ditorehkan oleh PJB selama ini. PJB harus mampu beradaptasi dengan perubahan bisnis dan belajar dari kegagalan perusahaan-perusahaan besar dunia yang mati karena tak mampu beradaptasi.

“Tren global saat ini 3D, Desentralisasi, Dekarbonisasi dan Digitalisasi. Dekarbonisasi itu arahnya renewable energy. Kita harus masuk lagi ke bisnis ini dalam skala yang lebih besar,” kata Iwan Agung. Lebih lanjut dikatakan bahwa PJB telah menginisiasi pengembangan energi terbarukan dengan membangun PLTS 1 MW di Cirata, pengembangan PLTS floating 145 MW, dan PLTA Batang Toru 510 MW. Selain juga itu akan memasukkan energi terbarukan dalam bahan bakar PLTU melalui penggunaan kayu.

Dengan kecenderungan harga yang makin kompetitif, energi terbarukan menjadi sesuatu yang tak dapat dibendung lagi. “Kita harus berpikir bagaimana membelokkan kapal besar PJB yang saat ini sebagian besar pembangkitnya menggunakan energi fosil, untuk mengarah pada slogan energi baru terbarukan adalah masa depan PJB,” pesan Dirut di akhir sambutannya.

Peringatan HUT PJB ke 24 dihadiri oleh para Direksi PJB dari tahun 1995 – 2019, Dekom, Direktur Bisnis Regional JBTBN PT PLN (Persero), GM PT PLN Pusertif, GM PT PLN yang ada di Surabaya, karyawan dan sejumlah undangan lainnya. EXTRA menjadi tema HUT PJB kali ini. Tema ini dimaksudkan untuk mengobarkan semangat seluruh insan PJB agar dapat memberikan kinerja yang extra dalam berkarya untuk meraih pencapaian yang extra. Dengan kata lain, EXTRA adalah EXTRA SEMANGAT dan EXTRA PENCAPAIAN.

Acara resepsi HUT PJB diisi dengan peluncuran lima aplikasi perusahaan meliputi aplikasi ICOFR (Internal Control Over Financial Reporting), aplikasi M-Presensi, aplikasi Mobile SPPD, aplikasi PJB E-Learning, serta aplikasi i-Diagnostic. Selain itu diberikan juga sejumlah penghargaan dan sajian hiburan berupa tarian LED, tari Dzahab Najwan, dan penampilan artis Marcell Siahaan.

“Selama ulang tahun PJB, semoga kapalmu terus berlayar menerangi dan memberi tenaga bagi bumi pertiwi”

UP Muara Tawar Mendapat Penghargaan Pengendalian Perubahan Iklim

UP Muara Tawar mendapatkan apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) atas kontribusi dan aksi mitigasinya dalam upaya menurunkan emisi gas ruang kaca. Penghargaan diserahkan oleh Menteri LHK Siti Nurbaya kepada GM PT PJB UP Muara Tawar Lavi Rumandioko pada Rabu (2/10) di Jakarta.

Optimalisasi Gas Receiving System Blok 5 pada PLTGU merupakan salah satu mitigasi yang dilakukan UP Muara Tawar dalam upayamenurunkan emisi gas ruang kaca. Optimasi dilakukan dengan mengintegrasikan seluruh pipa suplai bahan bakar gas Muara Tawar dan memodifikasi filter bahan bakar gas. Selain itu, dilakukan juga optimalisasi operasi Compressor GRS Blok 5 dan penggantian burnerserta seeting gas turbin.

Sejumlah manfaat didapatkan dari optimalisasi ini. Diantaranya kualitas bahan bakar gas menjadi lebih bersih, pembakaran gas turbin lebih sempurna, dan emisi gas buang pun menjadi lebih bersih.

Sedekah Air untuk Mengatasi Kekeringan

Genap lima bulan sudah hujan belum kembali menyapa kawasan Cirata, sejak terakhir kali turun pada pertengahan April lalu. Masyarakat mulai kesulitan mendapatkan akses air bersih karena banyak sumur yang mulai mengering.

Kondisi kekeringan ini tak lepas dari komposisi tanah di kawasan Cirata yang didominasi oleh pasir sehingga kurang mampu menangkap air saat terjadi hujan. Ketika musim kemarau tiba, kandungan air dalam tanah sangat minim, sehingga persediaan air tanah bagi masyarakat pun menjadi terbatas. Dampaknya sumur mengering dan warga pun kekurangan air.

PJB UP Cirata bergerak membantu masyarakat sekitar yang tengah kekurangan air bersih melalui Program CSR Sedekah Air Bersih Cirata. Truk tanki berkapasitas 5000 liter dikirim untuk mendistribusikan air ke beberapa desa yang membutuhkan. Bantuan air terutama diberikan kepada desa-desa dengan tingkat kekeringan tertinggi seperti Desa Batu Tumpang, Kecamatan Tegalwaru. Selain ke pemukiman warga, air juga dikirim ke sekolah untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Distribusi air dilakukan secara rutin seminggu dua kali. Hingga kini lebih dari 800 warga telah merasakan manfaat program sedekah air ini.(ric)

Sungai Rindu, Menikmati Teduhnya Hutan Mangrove

UP Muara Tawar tak henti mengembangkan potensi wisata yang ada di daerah sekitar sebagai upaya untuk memberdayakan masyarakat.
Menyambut HUT PJB ke-24, pada Senin (30/9) UP Muara Tawar bersama dengan UBANG PJB meresmikan Ekowisata Sungai Rindu di Kampung Sembilangan, Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Bekasi. Peresmian melibatkan Muspika Babelan dan Ikatan Remaja Putra-Putri Sembilangan (IRTRA). Pada kesempatan itu juga dilakukan penanaman 1.000 pohon, pengobatan gratis, dan santunan anak yatim.

Ekowisata Sungai Rindu merupakan wisata pesisir terintegrasi antara Jembatan Cinta dan Sunge Jingkem. Pengunjung dapat mengakses lokasi ini dengan menggunakan perahu wisata dari Jembatan Cinta. Di Sungai Rindu pengunjung dapat menikmati teduhnya hutan mangrove sambil berswafoto di spot-spot kekinian. Bila lapar, mereka dapat bersantai menikmati hidangan yang disajikan warung-warung di sepanjang trek sungai.

Pengembangan ekowisata ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang fungsi hutan mangrove. Selain itu, juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar area Sungai Rindu.(awg)

Tantangan dan Peluang Bisnis Pembangkit di Mata Diaspora

Para diaspora atau senior leaders PJB yang melakukan tugas karya di lingkungan PLN Grup merupakan salah satu nara sumber dalam memberi masukan bagi kemajuan PJB. Mereka memiliki helicopter view yang luas dalam melihat PJB maupun bagaimana perkembangan di lingkungan PLN Group. Baik itu dari sisi regulasi hingga tren apa saja yang akan muncul di kemudian hari.

PJB kembali mengundang para dispora untuk berdiskusi mengenai tantangan dan peluang dalam proyek pembangkit serta industri ketenagalistrikan dalam rangkaian peringatan HUT nya yang ke 24. Acara berlangsung pada Jumat (27/9) di Cilegon, Banten. Diskusi dimulai dengan pembahasan mengenai proyek apa saja yang dapat mendukung kemajuan perusahaan. Selanjutnya dibahas strategi untuk menghadapi tantangan yang ada demi keberlangsungan Perusahaan.

Kunjungan ke PLTU Jawa 7 menjadi salah satu agenda kegiatan dengan diaspora. Pembangkit yang dikembangkan oleh salah satu anak perusahaan PJB ini menjadi salah satu topik bahasan dalam diskusi. PLTU Jawa 7 menjadi salah satu bukti nyata bagi PJB untuk terus beradaptasi dengan perkembangan industri ketenagalistrikan. Beberapa teknologi mutakhir bahkan yang baru pertama kali diaplikasikan di Indonesia ada dalam PLTU Jawa 7. Selain itu, pembangkit yang ditargetkan beroperasi komersial tahun ini tersebut, juga mengedepankan teknologi ramah lingkungan.

Kehadiran diaspora dapat memberikan angin segar serta perspektif baru bagi jajaran komisaris, direksi, hingga senior leaders PJB. Kegiatan ini diselenggarakan tiap tahun dan selalu ada hal baru yang dapat dijadikan sebagai pembelajaran. Tak hanya ilmu-ilmu serta informasi anyar yang didapat, kegiatan ini juga menjadi medium reuni bagi insan PJB dengan para diaspora. Pada dasarnya, kemanapun insan PJB berkarya, mereka tetap menjadi satu bagian dari keluarga besar PJB.

Empat Pembangkit PJB Berjaya Pada Subroto Award 2019

Tiga penghargaan Bidang Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) pada Kategori PLTU/GU dan satu penghargaan Bidang Efisiensi Energi diraih PJB dalam gelaran Subroto Award Tahun 2019. PLTU Paiton 1 & 2, PLTGU Muara Tawar, PLTU Ropa, dan UP Brantas mewakili PJB dalam apresiasi pada Jum’at (27/9) di Djakarta Theater tersebut.

Penghargaan disampaikan oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan didampingi Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar kepada Manajer Keuangan dan Administrasi UP Paiton Sugiyanto, General Manager UP Muara Tawar Lavi Rumandioko, Manajer Unit Jasa Luar Jawa PLTU Ropa Nurronny dan General Manajer UP Brantas Wasito.

PLTU Paiton 1 & 2, PLTGU Muara Tawar, PLTU Ropa memperoleh penghargaan bidang K2 atas pemenuhan standarisasi peralatan dan pemanfaatan tenaga listrik, pengamanan instalasi tenaga listrik, serta pengamanan pemanfaatan tenaga listrik. Sementara UP Brantas meraih juara untuk Manajemen Energi sub kategori Inovasi Khusus pada Industri dan Bangunan Gedung.

“Apa yang didapatkan dalam Penghargaan Subroto ini adalah sebagai bukti komitmen PJB untuk senantiasa concern dalam aspek keselamatan ketenagalistrikan, serta terus berinovasi di bidang manajemen energi” kata Direktur Utama PT PJB, Iwan Agung Firstantara.

Subroto Award merupakan apresiasi tertinggi yang diberikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kepada para stakeholder dalam kontribusinya mendukung program sektor ESDM. Ada lima kategori yang diberikan dalam penghargaan tersebut. Yakni meliputi; Wartawan Energi, Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) dan Efisiensi Energi, Keselamatan Minyak dan Gas Bumi, Pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batubara, serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lindungan Lingkungan Panas Bumi.

Tahun 2019 merupakan tahun ketiga penyelenggaraan penghargaan yang diambil dari nama Prof Subroto selaku Menteri Pertambangan dan Energi Periode 1978-1988 itu.

Kepemimpinan di Era Disrupsi

Pada era yang penuh dengan disrupsi dibutuhkan keterampilan serta kecermatan khusus bagi pemimpin agar dapat melihat peluang untuk mengembangkan perusahaan. Industri ketenagalistrikan pun tak lepas dari disrupsi. Prof. Rhenald Kasali diundang dalam seminar khusus bagi jajaran Direksi dan seluruh Senior Leaders PJB. Ia menjadi mentor yang memberikan perspektif baru agar para petinggi PJB dapat mengembangkan pola kepemimpinannya.

Seminar dilaksanakan pada Kamis (26/9) di UP Muara Karang dengan mengambil tema “Marketing Effective in Disruption Era for Electricity Industry”. Prof, Rhenald Kasali menjelaskan bahwa kepemimpinan tidak hanya berdasarkan pada apa yang perlu dilakukan di masa depan, namun melakukan suatu hal yang visioner di masa sekarang. Ia menyatakan banyak terjadi miskonsepsi dalam pola kepemimpinan di perusahaan BUMN, ketika mengambil keputusan. Keputusan yang seharusnya dilakukan di masa lalu namun baru dilakukan ketika masanya sudah lewat. Berbeda dengan beberapa perusahaan startup, mereka telah melakukan banyak terobosan visioner sehingga perkembangan bisnisnya pun menjadi lebih cepat.

Selain memperhatikan pola kepemimpinan ketika mengambil keputusan, para pemimpin juga dianjurkan untuk lebih peka terhadap hal-hal kecil yang berpotensi menjadi ancaman di masa depan. Direksi dan senior leaders pun menanggapinya dengan memetakan faktor-faktor mana saja yang berpotensi menjadi ancaman dan peluang bagi PJB.

Seminar diharapkan menjadi momen bagi peserta untuk terus mengembangkan pola kepemimpinan mereka. Juga mengasah kejelian dalam melihat ancaman tak kasat mata sehingga dapat mendorong perusahaan untuk maju dan meraih peluang-peluang emas yang ada di kemudian hari.

PJB Bagikan Best Practice Pelaporan Keuangan

Praktek-praktek terbaik tentang bagaimana PJB menyusun dan menyajikan laporan keuangannya disajikan dalam Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL) yang diadakan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur. Materi disampaikan oleh Kepala Divisi Akuntansi PT PJB yang juga merupakan Ketua Bidang Hubungan Korporat IAI Wilayah Jawa Timur, Drs. M. Husni Noor, MM., Ak., CA pada Rabu (25/9) siang di Gapura Surya Nusantara, Perak Utara, Surabaya.

Husni memaparkan posisi PJB dalam korporasi PLN Grup, maupun posisi PJB sebagai Grup. Selanjutmua ia mengulas berbagai hal terkait beberapa jenis laporan yang harus dibuat, kebijakan akuntansi, hingga penggunaan aplikasi dalam pelaporan tersebut.

Selain PJB, dalam PPL yang mengupas pengelolaan dan penyajian laporan keuangan holding company itu, tampil juga pemateri dari PT Pelindo Marine Service dan Universitas Airlangga. Dr. Sc. (Acc.) Damai Nasution, SE., M.Si., Ak., CA dari Universitas Airlangga membahas dari sisi PSAK 16, PSAK 65, dan PSAK 66. Sementara itu Direktur Keuangan, SDM, dan Umum PT. Pelindo Marine Service (PMS), Sapto Wasono Soebagio, SE., MM., Ak., CA menguraikan pengelolaan keuangan holding company di lingkungan PMS.