Hubungi kami melalui info@ptpjb.com atau +62318283180
LOGO PJB

Our Contacts

Jl. Ketintang Baru No. 11 Surabaya

info@ptpjb.com

+6231 8283180

PT PJB Bersinergi dengan Kejaksaan

Menyadari bahwa dalam menjalankan amanah usaha ketenagalistrikan nasional dan ketaatan terhadap aspek legal menjadi pilar utama penyangga kesuksesan, PT PJB melakukan kerja sama di bidang hukum dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur yang dilaksanakan Selasa (28/7).

Kejaksaan Tinggi Jawa Timur selalu menjadi mitra yang handal bagi PJB. Seperti dalam melakukan pendampingan hukum dan memberikan pendapat hukum (legal opinion), sehingga PJB dapat melaksanakan penugasan dari PLN dan Pemerintah dengan baik. Hal ini pun selaras dengan salah satu fungsi Kejaksaan di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara yang diwujudkan melalui kegiatan pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum, dan tindakan hukum, serta peningkatan kompetensi teknis melalui lokakarya, workshop, seminar, dan sosialisasi.

Penandatanganan tersebut dihadiri langsung oleh PLT Direktur Utama PT PJB, Iwan Agung Firstantra, PLT Direktur SDM Karyawan Aji, dan PLT Direktur Pengembangan dan Niaga Iwan Purwana serta Dr. Mohamad DOfir,SH.,MH selaku Kepala Kejaksaan Tinggi didampingi jajarannya, menerima PT PJB dengan ramah.

Sebelumnya, PT PLN (Persero) Kantor Pusat telah mengadakan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Jamdatun dengan Direktur Utama PT PLN (Persero) pada Tahun 2018, yang kemudian ditindaklanjuti oleh seluruh PLN Wilayah dan Anak Perusahaan melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama dengan Kejaksaan Tinggi di seluruh Indonesia.

Sinergi ini adalah bukti nyata organisasi Kejaksaan Republik Indonesia, tidak hanya menjadi mitra kepercayaan PJB, namun juga mitra strategis kepercayaan PLN Grup. Semoga kerjasama antara PJB dan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur pada hari ini dapat ditindaklanjuti melalui program-program yang terencana serta dapat dijalankan juga hingga anak perusahaan dan perusahaan afiliasi PJB yang tergabung dalam PJB Grup.

Edukasi dan Inspirasi Melalui Kompetisi Kampung Berdaya 2020

Sebuah kompetisi untuk meningkatkan semangat dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat dilakukan Unit Pembangkitan (UP) Gresik bagi masyarakat desa binaan CSR nya. Kompetisi ini ditujukan bagi warga tiga desa peserta program corporate social responsibility (CSR) Pijar Berdaya UP Gresik. Lebih dari 2.500 orang berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan sejak 3 Februari hingga Juli 2020.

Ajang perlombaan yang dinamakan Kompetisi Kampung Berdaya 2020 dilakukan oleh UP Gresik bekerja sama dengan Yayasan Lohjinawi Surabaya. Ada dua kategori yang dilombakan, wilayah berkembang dan wilayah perintis. Kategori wilayah berkembang ditujukan bagi wilayah yang sudah sudah pernah mengikuti lomba pengelolaan lingkungan dan menjadi pemenang. Sedangkan wilayah perintis merupakan wilayah yang belum pernah mengikuti lomba pengelolaan lingkungan sebelumnya.

Penjurian dipercayakan pada tim juri yang semuanya merupakan praktisi lingkungan berpengalaman dari Surabaya dan Lamongan. Aspek penilaian diantaranya meliputi penghijauan, kebersihan, kesehatan, administrasi dan bank sampah. Dua tahap penjurian dan verifikasi lapangan telah dilakukan sebelum pandemi. Tiap tahap diakhiri dengan kegiatan Bedah Lingkungan untuk memberi koreksi dan masukan bagi masyarakat sebagai bagian dari perbaikan berkelanjutan.

Antusiasme masyarakat dalam mengikuti kompetisi ini terlihat sejak pendaftaran dibuka. Di luar dugaan lebih dari 2.500 orang ikut berpartisipasi. Pendaftar berasal dari 50 wilayah (41 wilayah perintis dan 9 wilayah berkembang) yang meliputi tiga Desa.

Masyarakat berlomba menjadikan wilayahnya yang terbaik. Mereka memamerkan lingkungannya yang hijau asri, bank sampahnya yang terorganisir dengan pembukuan yang tertata rapi, sampai ke produk hasil inovasi masyarakat. Produk tersebut beragam mulai dari makanan, minuman, hingga souvenir daur ulang hasil kreativitas kader lingkungan.

Pemenang Best of The Best Wilayah Perintis diraih oleh Wilayah RT 02 RW 01 Desa Sidorukun. Sementara itu Wilayah RT 02 RW 01 Desa Kramatinggil didapuk sebagai Pemenang Best of The Best Wilayah Berkembang. Pemenang mendapatkan piala dan sertifikat penghargaan. Seluruh peserta kompetisi juga mendapatkan dana pengembangan program dengan jumlah total mencapai 80 juta rupiah.

Piala, sertifikat dan dana pengembangan program diserahkan secara simbolis oleh General Manager PT PJB UP Gresik, Ompang Reski Hasibuan kepada perwakilan pemenang pada Selasa pagi (21/7). Pemenang didampingi Kepala Desa masing-masing.

Pengumuman pemenang dilakukan sehari sebelum penyerahan hadiah pada Senin (20/7) secara daring melalui zoom meeting dan YouTube live streaming. Drs. Purnomo selaku Camat Gresik hadir dalam kesempatan ini. Meski tanpa hingar bingar suara musik dan teriakan histeris para peserta kompetisi namun acara tetap berkangsung meriah. Peserta menjadikan acara ini sebagai ajang bertukar rindu, dan berbagi suka cita. Awarding secara daring ditempuh untuk mengfhindari pengumpulan khalayak ramai sesuai protokol kesehatan dalam menghadapi pandemi COVID-19.

Program Pijar Berdaya merupakan salah satu program CSR pemberdayaan masyarakat yang dilakukan PT PJB UP Gresik di Desa Sidorukun, Desa Pulopancikan, dan Desa Kramatinggil, Kecamatan Gresik sejak tahun 2019. Pendampingan secara intens dilakukan dalam upaya penghijauan, penanaman tanaman obat hingga pengolahan hasil, peningkatan awareness masyarakat tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, hingga pengelolaan sampah.

Kompetisi Kampung Berdaya 2020 diharapkan dapat kemampuan masyarakat binaan dalam menginternalisasi kebiasaan-kebiasaan yang menunjang keberlanjutan. Mereka diharapkan dapat berinovasi dalam mengurangi dampak lingkungan akibat kegiatan sehari-hari. Kompetisi juga diharapkan menjadi sarana untuk mengedukasi dan memberikan inspirasi bagi upaya menjaga kelestarian dan mengelola lingkungan sekitar untuk meningkatkan kualitas hidup.

Awarding Kompetisi Kampung Berdaya juga menjadi pembuka dimulainya kembali aksi CSR PT PJB UP Gresik dalam memberdayakan masyarakat pada masa new normal.(ad)

REALECTRIC, UP Gresik Juara 1 PLN EAC

Mengusung tema ‘New Normal, New Optimism’, PLN Employee Assistance Centre (EAC) mengadakan kompetisi video kreatif agar para insan PLN Group bisa lebih semangat dalam menjalani aktivitasnya sehari-hari di masa new normal. Kompetisi yang diadakan kurang lebih satu bulan lamanya ini telah berhasil menjaring sekitar 160 peserta dari unit PLN Group di seluruh Indonesia.

PT PJB yang diwakili oleh UP Gresik dengan REALECTRIC nya berhasil menjadi Juara 1. UP Gresik menampilkan video cover lagu berjudul Kembali Bekerja yang dikemas secara kreatif. Selamat kepada PJB UP Gresik atas pencapaiannya di kompetisi PLN EAC. Semoga semangat teman-teman UP Gresik bisa menular ke kita semua dalam menyelesaikan pekerjaan sehari-hari ya!

PWPD, Silaturahmi dan Koordinasi Bisnis di Tengah Pandemi

silaturahmi rutin Direksi PJB dengan karyawan unit di seluruh Indonesia terus berjalan meski pandemi COVID-19 masih melanda negeri ini. Kegiatan yang dikenal sebagai Plant Walkdown and Performance Dialog (PWPD) itu dikemas dalam format baru. Bila dulu Direksi datang langsung ke unit, kali ini pertemuan dilakukan melalui rapat virtual. Pelaksanaannya pun dilakukan dengan menggabungkan beberapa unit sekaligus.

Hingga awal semester II 2020, Direksi telah melakukan beberapa kali PWPD. Kegitan ini dilaksanakan untuk UP Muara Karang dan UPHB pada Kamis (11/6) siang. Selanjutnya PWPD untuk Unit PJB Wilayah Timur yang meliputi UP Brantas, UP Gresik dan UPHT diselenggarakan pada Kamis (25/6). Yang terbaru adalah PWPD pada Rabu (16/07) pagi dengan peserta UP Paiton, UJLJ dan unit pendukung lainnya seperti PJB Academy dan Unit Pengembangan Bisnis dan Pembangunan (UBANG).

Selain menjadi ajang silaturahmi dengan karyawan unit, PWPD di masa pandemi juga diisi dengan koordinasi terkait implementasi protokol kesehatan dan penerapan tata kerja baru dalam masa new normal. Unit melaporkan program-program yang dilakukan dalam melindungi karyawan dari paparan COVID-19. Juga program untuk mengoptimalkan kinerja untuk mendukung pengembangan bisnis PJB.

Sementara itu, Direksi PJB menyampaikan arahan dan paparan terkait langkah startegis PJB dalam upaya menjalankan bisnis di tengah pandemi. Diungkapkan beberapa skenario bisnis agar PJB tetap bisa mempertahankan predikatnya sebagai industry leader.

PWPD diwarnai dengan sesi dialog dan tanya jawab. Peserta diberikan kesempatan untuk bertanya langsung pada Direksi dalam suasana dialog yang penuh dengan keakraban. Tak jarang tawa dan canda pun mewarnai sesi ini. Meski jauh di mata, namun insan PJB selalu dekat di hati.

PJB Bagikan Langkah Keberhasilan Co-Firing

Masa pandemi COVID-19 ternyata tidak mengendurkan semangat belajar insan PLN Grup. Meski terpisah jarak, PLN dan IP melakukan kegiatan studi banding terkait keberhasilan PJB dalam pelaksanaan inovasi co-firing. Inovasi ini digadang bakal menjadi primadona energi baru terbarukan (EBT)-nya PLTU.

Studi banding dilakukan melalui virtual meeting pada Senin (14/7) mulai pukul 09.00 WIB. Pesertanya PLN Kit Sumatera Bagian Selatan (SBS), Indonesia Power (IP) dan PJB sebagai tuan rumah. Lebih dari 180 orang mengikuti acara ini. Turut hadir pula General Manager PLN Kit SBS, Rachmanoe Indarto, dan Bambang Anggono selaku Direktur Operasi 2 PT Indonesia Power. Hampir semua perwakilan dari Unit Indonesia Power mengikuti virtual meeting ini.

PJB membagikan pengalamannya dalam melakukan riset dan penerapan co-firing yang telah berhasil dijalankan pada 8 PLTU. Hingga akhir tahun 2020, PJB direncanakan akan mengimplementasikan co-firing pada 12 PLTU. Diskusi serta tanya jawab mewarnai sharing knowledge ini.

Riset biomassa telah dilakukan PJB sejak tahun 2017 dengan menggandeng beberapa lembaga riset nasional, perguruan tinggi dan OEM boiler manufacture. Pada September 2019 dilaksanakan uji coba co-firing tahap 1 pada PLTU Paiton 1-2. Hingga kini PJB telah melakukan uji coba co-firing pada 8 PLTU, meliputi Paiton, Rembang, Indramayu, Ketapang, Tenayan, Belitung, Anggrek, dan Kaltim Teluk. Hasil uji coba dan masa depan co-firing di Indonesia juga telah dibahas dalam ajang forum group discussion bersama dengan para ahli dari Kementerian ESDM.

Studi banding menjadi sarana bagi PJB dalam membagikan ilmu terkait co-firing kepada PLN Kit SBS dan Indonesia Power. Langkah sukses PJB diharapkan bisa diikuti dan membantu dalam implementasi co-firing di unit yang mereka miliki.

Hal ini senada dengan apa yang disampaikan oleh Plt Direktur Operasi 1 PT PJB, Sugiyanto dalam pembukaan acara. Ia memiliki impian co-firing dapat diimplementasikan di seluruh PLTU yang ada di Indonesia.

INFEST 2020 : INSPIRATOR FESTIVAL!

Halo Insan PJB Group,
Kamu memiliki kisah inspiratif dari keseharian kamu di unit atau bagaimana upaya kamu dalam menjalani new normal di aktivitas sehari-hari?

Yuk bagikan kisah inspiratif tersebut di INFEST 2020 : INSPIRATOR FESTIVAL!. INFEST 2020 merupakan wadah yang disediakan oleh PLN kepada seluruh unit dan anak usahanya untuk mendukung program transformasi PLN. Untuk berpartisipasi di INFEST 2020, kamu bisa melakukan registrasi melalui //bit.ly/REGInFest2020 dan mengirimkan konten inspiratif melalui email : infest.corpu@gmail.com dengan judul email :InFest_NID Kamu. Paling lambat tanggal 22 Juli 2020 ya!

Harapannya, kisah ini tidak hanya menginspirasi pihak internal namun juga eksternal. Selain mendapatkan hadiah-hadiah menarik, Insan PJB yang terpilih akan diberikan kesempatan untuk membagikan kisahnya melalui platform digital yang dimiliki oleh PLN Group.

Yuk segera daftar INFEST 2020 karena kisah inspiratifmu adalah inspirasi bagi semuanya!

Informasi lebih lanjut, langsung kontak ke Contact Person PJB:
Siti – 08563071872
Alonzo – 085714511188

Co-Firing UBJOM Kaltim Teluk Perkokoh Keandalan PJB di Bidang EBT

Dunia saat ini berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 29% pada tahun 2030. Di Indonesia komitmen ini diwujudkan dalam target bauran energi nasional untuk EBT sebesar 23% pada tahun 2025. Pencapaian target tersebut salah tercermin melalui rencana PLN dalam RUPTL nya.

PJB berkomitmen mendukung upaya pemerintah bersama PLN untuk meningkatkan bauran energi baru terbarukan (EBT). Salah satunya melalui inovasi co-firing PLTU batu bara. Inovasi ini merupakan teknologi substitusi batubara dengan bahan bakar energi terbarukan pada rasio tertentu dengan tetap memperhatikan kualitas bahan bakar sesuai kebutuhan.

Serangkaian uji coba co-firing telah dilakukan PJB di sejumlah unit PLTU yang dikelolanya. Salah satunya uji co-firing dengan cangkang sawit (PKS/Palm Kernel Shell) pada tanggal 24-25 Juni 2020 di PLTU Teluk Balikpapan.

Kebutuhan batu bara harian di PLTU Teluk Balikpapan dengan kapasitas 2 x 110 MW mencapai sekitar 3120 ton. Dalam setahun kebutuhannya mencapai 755.000 ton. Cangkang sawit memiliki nilai kalor yang cukup sebagai bahan bakar pendamping di CFB Boiler PLTU Teluk Balikpapan yang mencapai AR 4300 – 4500 Kcal/kg atau setara dengan batubara low rank. Uji co-firing cangkang sawit di PLTU ini dilakukan dengan komposisi blending 5% dari total pengunaan batubara. Sebesar 30 ton cangkang sawit dibakar bersama batu bara dengan durasi hingga 8 jam.

Co-firing dengan cangkang sawit dapat menurunkan hasil emisi SO2, NOx dan CO2, serta meningkatkan efisiensi pembangkit dengan indikasi penurunan coal flow, serta secara umum hasil pemantauan parameter operasi terpantau aman dan normal.

Sejak tahun 2017, PJB telah melakukan riset biomassa dengan menggandeng beberapa Lembaga riset nasional, perguruan tinggi dan OEM Boiler manufacture dalam studi biomassa. Pengujian co-firing mulai dilaksanakan pada September 2019. Saat ini, PJB telah melakukan uji coba Co-Firing di 8 PLTU (Paiton, Rembang, Indramayu, Ketapang, Tenayan, Belitung, Anggrek, Kaltim Teluk). Rekam jejak keberhasilan inilah keberhasilan inilah yang membuat PJB dikenal sebagai yang terdepan dalam bidang co-firing PLTU.

Call for Paper – PJB CONNECT 2020

Kamu yakin cuma mau karya tulismu diam membeku di komputer, sementara ada kesempatan besar untuk karya tulismu bisa disimak oleh orang-orang dari penjuru dunia?

ribuan ahli dari sektor pembangkitan tenaga listrik penasaran dengan karya tulismu. Untuk itu, PJB yang saat ini memasuki silver age atau usia ke 25 tahun mengundang kalian semua untuk berpartisipasi dalam PJB Connect 2020!
PJB Connect 2020 akan mengajak kamu untuk berpartisipasi dalam Konferensi Internasional Tahunan dan seminar dengan ribuan profesional audience dan expert dari berbagai bidang bisnis.

Pada 2020 ini, PJB Connect berkolaborasidengan ICIMECE 2020 yang diselenggarakan oleh Universitas Sebelas Maret (UNS) untuk mereview dan mempublikasikan karya tulis terbaik.

Karya Tulismu kami tunggu paling lambat 31 Juli 2020.
Info lebih lanjut langsung klik : //pjbconnect.com/callforpaper/

CP : Brevi +62 812-1470-4141

Terus Dukung Green Booster PLN, PJB Cetak Angka Pemanfaatan Co-firing Terbesar di Indonesia

Komitmen PJB dalam akselarasi pemanfaatan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) semakin nyata, pada hari Sabtu (11/07/2020), melalui UP Paiton 1 dan 2 , PJB mencatatkan pemanfaatan saw dust tertinggi dalam program co-firing sejak go live di bulan Juni, sebanyak 1,050.42 ton. Hal ini merupakan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan terbesar khususnya di Indonesia.

Direktur Utama PT Pembangkitan Jawa-Bali, Iwan Agung Firstantara sangat mengapresiasi pencapaian ini dan berharap pencapaian tersebut dapat ditingkatkan dan di implementasikan di unit-unit PJB lainnya.
Metode co-firing di UP Paiton 1 dan 2 yang menggunakan saw dust sebagai bahan campuran batu bara sebagai bahan bakar di PLTU menurut General Manager UP Paiton, Mustofa Abdullah, telah berhasil menurunkan kadar emisi SO2 dari 523 mg/Nm3 menjadi 456 mg/Nm3, dan terjadi perbaikan pada gas buang NOx sebelumnya nya 344 mg/Nm3 menjadi 330 mg/Nm3. Selain berhasil menurunkan kadar gas buang, pencapaian ini juga berdampak penghematan pada biaya bahan bakar, penggunaan saw dust 5% lebih hemat dibandingkan penggunaan batu bara.

Bersama dengan PLN, PJB berambisi untuk selalu dapat menghadirkan listrik yang andal dan juga energi yang bersih bagi Indonesia. Selain mendukung target bauran EBT di Indonesia yang harus mencapai 23% pada tahun 2025, program co-firing pada PLTU juga merupakan bentuk dukungan PJB terhadap initiatives strategies ‘Green Booster’ PLN.

Dalam program co-firing, PJB telah melakukan uji coba pada beberapa jenis biomassa mulai dari wood pellet hingga cangkang sawit. Untuk komersialisasi co-firing pada PLTU Paiton, digunakan biomassa berupa saw dust atau serbuk kayu.

PJB Catatkan Pemanfaatan EBT Terbesar

Komitmen PJB dalam akselarasi pemanfaatan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) semakin nyata. Pada hari Sabtu (11/07/2020), melalui UP Paiton 1 dan 2 , PJB mencatatkan pemanfaatan saw dust tertinggi dalam program co-firing sejak go live di bulan Juni, yaitu sebanyak 1,050.42 ton. Hal ini merupakan pemanfaatan EBT terbesar khususnya di Indonesia.

Direktur Utama PT Pembangkitan Jawa-Bali, Iwan Agung Firstantara sangat mengapresiasi pencapaian ini. Ia berharap agar pencapaian tersebut dapat ditingkatkan dan di implementasikan di unit-unit PJB lainnya.

Metode co-firing menggunakan saw dust sebagai bahan campuran bahan bakar batu bara pada PLTU Paiton, menurut General Manager UP Paiton, Mustofa Abdillah, telah berhasil menurunkan kadar gas buang. Emisi SO2 dari 523 mg/Nm3 menjadi 456 mg/Nm3, dan terjadi perbaikan pada gas buang NOx sebelumnya nya 344 mg/Nm3 menjadi 330 mg/Nm3. Selain menurunkan kadar gas buang, terjadi juga penghematan biaya bahan bakar. Pemakaian saw dust 5% lebih hemat dibandingkan penggunaan batu bara.

Bersama dengan PLN, PJB berambisi untuk selalu dapat menghadirkan listrik yang andal dan juga energi yang bersih bagi Indonesia. Selain mendukung target bauran EBT di Indonesia yang harus mencapai 23% pada tahun 2025, program co-firing pada PLTU juga merupakan bentuk dukungan PJB terhadap initiatives strategies ‘Green Booster’ PLN.

Dalam program co-firing, PJB telah melakukan uji coba pada beberapa jenis biomassa mulai dari wood pellet hingga cangkang sawit. Untuk komersialisasi co-firing pada PLTU Paiton, digunakan biomassa berupa saw dust atau serbuk kayu.