Hubungi kami melalui info@ptpjb.com atau +62318283180
LOGO PJB

Our Contacts

Jl. Ketintang Baru No. 11 Surabaya

info@ptpjb.com

+6231 8283180

RE-FORGE Sebagai Solusi Tata Kelola Pembangkit di Indonesia

Seiring berkembangnya dunia bisnis ketenagalistrikan, tuntutan dalam pengelolaan pembangkit juga semakin beragam, mulai dari peningkatan kinerja pembangkit hingga biaya pokok produksi yang lebih kompetitif. Berangkat dari hal inilah maka PJB menjawab tantangan tersebut melalui RE-FORGE (Reliable And Efficient Powerplant Management). Sebuah konsep kustomisasi pengelolaan pembangkit untuk unit pembangkit dengan kapasitas yang relatif kecil (<50 MW) yang menjadi bagian dari Standardisasi Produk 2.0. Konsep yang ditawarkan PJB ini menjadi yang pertama di Indonesia.

RE-FORGE merupakan konsep kustomisasi yang dilakukan agar model bisnis pengelolaan unit pembangkit menjadi lebih terpusat dan tidak ada redundansi proses. Tidak hanya pengelolaannya yang terpusat, namun analisa juga dilakukan secara terpusat oleh para expertise di bidang pembangkit sehingga analisa pun menjadi lebih akurat.

Untuk pengimplementasian RE-FORGE, PJB melaksanakan peresmian secara virtual untuk Go-Live RE-FORGE PLTU Tembilahan pada Jum’at (12/06) pagi. Go-live dihadiri oleh Wiluyo Kusdwiharto selaku Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PT PLN (Persero), Supriyadi selaku EVP Operasi Regional Sumatera PT PLN (Persero), Mukhtar selaku EVP Operasi Regional Kalimantan PT PLN (Persero), serta jajaran DireksI PJB.

Pilot project dari RE-FORGE ini akan menggunakan aplikasi Enterprise Asset Management yang bernama Maximo. Penggunaan aplikasi Maximo sendiri sudah terlaksana sebelumnya di berbagai Unit Bisnis Jasa Operational & Maintenance (UBJOM). PLTU Tembilahan akan menjadi unit yang pertama kali mengimplementasikan RE-FORGE dengan aplikasi Maximo.

“Implementasi RE-FORGE akan memberikan bantuan terhadap pembangkit-pembangkit berkapasitas kecil terutama dalam meningkatkan keandalannya,” ucap Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PT PLN (Persero), dalam sambutannya saat acara peresmian. Hal ini senada dengan rencana kedepan dimana PLTU Bangka, PLTU Belitung, PLTU Bolok, serta PLTU Ropa akan menjadi unit yang selanjutnya mengimplementasikan konsep RE-FORGE.

Kehadiran konsep kustomisasi RE-FORGE akan memberikan keunggulan bagi unit pembangkit PJB maupun pembangkit-pembangkit IPP lainnya. Selain mengefisiensikan proses bisnis yang kompleks, RE-FORGE juga dapat mengoptimalkan kapabilitas SDM, serta menyederhanakan pola komunikasi antara PJB, PJB Services (selaku anak perusahaan yang mengelola unit jasa operation & maintenance) dan unit pembangkit.

PJB Komersialisasikan Co-Firing Pada PLTU Besar

Setelah melakukan ujicoba co-firing di beberapa unit pembangkitnya, PJB akhirnya mengkomersialisasikan co-firing untuk PLTU Paiton 1-2. Dalam acara seremonial virtual yang dilakukan pada Rabu (10/06) siang, PJB telah resmi mengimplementasikan co-firing secara menyeluruh. Direktur Mega Project PT PLN (Persero), Muhammad Ikhsan Asaad, dan beberapa GM unit PLN lainnya menghadiri seremonial tersebut. Dengan komersialisasi co-firing ini, PJB makin memperkuat identitasnya sebagai perusahaan listrik yang terus mengedepankan EBT dan memperhatikan energi yang lebih ‘hijau’.

Co-firing yang dikomersialisasikan pada PLTU Paiton 1-2 ini diharapkan dapat memberikan pengaruh bagi PLTU di seluruh Indonesia untuk mengkonversikan PLTU-nya menjadi lebih ramah lingkungan. Co-firing dinilai sebagai alternatif untuk pengolahan biomassa tanpa harus mengandalkan PLT Sampah. Pengimplementasian co-firing pada PLTU Paiton 1-2 selain memberi dampak positif bagi lingkungan juga menjadi rujukan bagi akademisi terkait pengolahan biomassa sebagai alternative bahan bakar PLTU.

PJB berambisi untuk selalu dapat menghadirkan listrik yang andal dan juga energi yang bersih bagi Indonesia. Selain mendukung target bauran EBT di Indonesia yang harus mencapai 23% pada tahun 2025, program co-firing pada PLTU juga menjadi bentuk dukungan PJB terhadap program ‘Green Booster’ PLN. Dalam program co-firing, PJB telah melakukan uji coba pada beberapa jenis biomassa mulai dari wood pellet hingga cangkang sawit. Untuk komersialisasi co-firing pada PLTU Paiton, digunakan biomassa berupa saw dust atau serbuk kayu.

Budi Daya Lele untuk Ketahanan Pangan

Budi daya ikan lele menjadi salah satu solusi bagi ketahanan pangan masyarakat di Balikpapan di tengah pandemik COVID-19 saat ini. PT PJB UBJOM KALTIM TELUK dan PT PLN UPDK Balikpapan bersinergi dengan KODIM 0905/BPP dalam upaya mendukung ketahanan pangan tersebut.

Sejumlah bantuan telah diberikan khususnya bagi masyarakat yang terkena dampak secara ekonomi. Pada Jumat (29/5) telah diberikan sejumlah bantuan berupa 2000 bibit ikan lele, 120 kg pakan ikan, timbangan, alat press plastik, dan plastik. Bibit ikan lele itu merupakan bibit yang dihasilkan oleh binaan CSR PT PJB UBJOM Kaltim Teluk.

Bantuan ini merupakan stimulus awal bagi masyarakat agar dapat “bertahan” di tengah pandemi COVID-19 ini. Selain itu, melalui bantuan tersebut diharapkan dapat menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Hari ini, Kamis (4/5) CSR PT PJB UBJOM Kaltim Teluk Bersama dengan PLN Peduli UPDK Balikpapan menyampaikan 50 Set ember Budidaya Ikan Lele kepada Kodim 0905/BPP. Bantuan itu selanjutnya akan dibagikan kepada masyarakat Balikpapan dengan disertai edukasi terkait budidaya ikan lele.

Upaya menciptakan ketahanan pangan ditujukan untuk menjamin ketersediaan konsumsi pangan yang cukup, aman, bermutu dengan gizi seimbang, baik pada tingkat nasional, daerah hingga rumah tangga secara mandiri. Masyarakat diharapkan tetap produktif selama masa pandemi ini dan mendukung pemerintah dalam mengimplementasikan Era “New Normal”.

Edukasi ketahanan pangan diikuti oleh perwakilan dari tiga wilayah Koramil di seluruh area Balikpapan. Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat hadir dalam kesempatan tersebut. Diantaranya Dandim (Kolonel Arm I Wayan Gusti Agung Putu Sujarwana ), Danramil 01 (Kapten Inf Sujud), Danramil 02 (Mayor Inf Masrukhan), dan Danramil 03 (Mayor Inf Riduwan). Sementara dari PJB hadir General Manager PT PJB UBJOM Kaltim Teluk (Kurniawan Dwi Hananto), Manajer Administrasi PT PJB UBJOM Kaltim Teluk (Raden Sultani Indragunawan), dan Supervisor Sekretariat dan Umum PT PJB UBJOM Kaltim Teluk (Septiadi Wantoro). Sedangkan pejabat serta tokoh masyarakat lainnya adalah Kepala Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan Balikpapan (Heria Prisni), Camat Balikpapan Barat (Muhammad Arif Fadhilah), Lurah Sungai Nangka (Sanrang), dan Ketua Kelompok Binaan CSR Lele UBJOM Kaltim Teluk (Natalius). (mnc)

Bersinergi Melawan Corona di Tenayan

PLTU Tenayan kembali bersinergi dengan Tim Gugus Tugas COVID-19 Pemerintah Kota Pekanbaru dalam melaksanakan kegiatan pencegahan penyebaran COVID-19 di Kecamatan Tenayan Raya. Dalam kegiatan berupa sosialisasi, penyemprotan disinfektan, serta rapid test massal ini PT PJB UBJOM PLTU Tenayan secara khusus menurunkan Tim Task Force Pemadam Kebakaran guna melaksanakan Kegiatan penyemprotan disinfektan dengan skala besar.

Kegiatan diselenggarakan pada Sabtu (30/5) dan dibuka dengan Apel Gabungan yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Riau Brigjen TNI (Purn) H. Edi Natar Nasution, S.IP. Dalam apel disampaikan pentingnya sinergi antara Pemda, TNI, POLRI, dan segenap stakeholder termasuk perusahaan yang ada di Pekanbaru dalam memutus rantai penyebaran virus corona baru (COVID-19). Mereka harus untuk saling mendukung dalam mengerahkan seluruh sumberdaya guna memutus rantai penyebaran virus yang telah menjadi musuh masyarakat Pekanbaru sejak empat bulan terakhir ini.

“Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberi semangat kepada masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dan mengikuti protokol yang telah dibuat oleh pemerintah terkait pencegahan virus corona” ujar Brigjen TNI (Purn) H. Edi Natar Nasution, S.IP. dalam sambutannya. Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Riau menyerahkan bantuan alat pelindung diri bagi para relawan dan masyarakat. Bantuan disampaikan oleh Wakil Gubernur didampingi Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi dan Sekda Kota Pekanbaru M Noer.

Penyemprotan desinfektan dan rapid test massal dilakukan di dua wilayah, yaitu di halaman Kantor Camat Tenayan Raya dan halaman Rusunawa Bambu Kuning. Ayat Cahyadi dan Sekda Noer menyempatkan diri untuk mencoba alat penyemprotan disinfektan melalui Mobil Pemadam Kebakaran PLTU Tenayan dengan dipandu oleh Tim Task Force Pemadam Kebakaran PLTU Tenayan. Dalam kegiatan ini Tim PLTU Tenayan melakukan penyemprotan disinfektan pada titik-titik yang telah ditentukan Tim Gugus Tugas di area Rusunawa Bambu Kuning.

Pada akhir kunjungan, rombongan Pemerintah Kota Pekanbaru melakukan foto bersama dengan tim yang bertugas. Mereka juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh PT PJB UBJOM PLTU Tenayan dalam sinergi memerangi COVID-19 di Kota Pekanbaru khususnya di Kecamatan Tenayan Raya.(jun)

PLTU Tenayan Menerima Penghargaan CSR dari Walikota Pekanbaru

Walikota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap program CSR yang telah dilakukan secara kontinyu oleh PLTU Tenayan sejak tahun 2015. Sertifikat penghargaan disampaikan oleh Walikota Pekanbaru DR. H. Firdaus ST MT kepada General Manager PT PJB UBJOM PLTU Tenayan Arief Wicaksono pada Jumat, (15/5) di Mall Pelayanan Publik Tenayan, Riau.

Program-program CSR yang dilakukan oleh UBJOM Tenayan dinilai memberikan kontribusi bagi pembangun berkelanjutan guna mewujudkan Kota Pekanbaru yang madani. Selain berkomitmen menjaga pasokan listrik, unit PJB yang mengelola PLTU 2×110 MW itu juga telah kontribusi nyata dalam menjalankan program CSR untuk kesejahteraan masyarakat di sekitar pembangkit.

Pada saat pandemi Covid-19, program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan PLTU Tenayan makin terasa manfaatnya. Di tengah lesunya perekonomian akibat wabah, masyarakat binaan CSR PT PJB UBJOM PLTU Tenayan mampu menunjukan kemandiriannya dalam penyediaan bahan pangan bagi anggota kelompoknya. Ketahanan pangan tersebut antara lain dicapai melalui program ternak lele, ternak kambing serta pemberiaan bibit cabai dan terong secara masal untuk kawasan urban di Pekanbaru bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan Pekanbaru.

Selama masa darurat Covid-19, PLTU Tenayan juga bersinergi dengan berbagai pihak untuk melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan dampak Covid 19. Diantaranya melalui program pembagian 800 Paket Sembako bagi warga terdampak, bantuan APD (Baju Hazmat, Masker Medis & Kain) bagi Puskesmas Ring 1 PLTU Tenayan (Puskesmas Rejosari & Tenayan Raya), bantuan masker, serta penyemprotan disinfektan di fasilitas umum Kelurahan Industri Tenayan.

Acara pemberian penghargaan dilakukan sesuai dengan protokol pencegahan Covid-19. Sejumlah pejabat dari Pemda maupun PLTU Tenayan hadir dalam kesempatan ini. Diantaranya Manajer Administrasi PT PJB UBJOM PLTU Tenayan Adityo Baskoro Widagdo SE, SPV Sekretariat & Umum PT PJB UBJOM PLTU Tenayan Dimas Satriyo Hutomo SH, Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Drs. H. Mohd M. Noer, MBS, SH, M.Si, MH, Asisten 1 Bidang Pemerintah & Kesejahteraan Masyarakat Kota Pekanbaru Azwan, Asisten 2 Bidang Perekonomian & Pembangunan Kota Pekanbaru Ir. Hj. El Syabrina, M.P, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru DR. Mutia Eliza, MM, Camat Tenayan Raya Indah Vydia Astuti, dan juga Kepala Puskesmas Rejosari & Tenayan Raya. (Jun)

Selamat kepada para Pemenang PJB Challenge 2020

Pandemi covid-19 bukan jadi hambatan bagi Insan PJB, justru menjadi tantangan tersendiri untuk terus berkreasi. Selain andal di bidang pekerjaan masing-masing, para Insan PJB ternyata juga mumpuni dalam urusan kreasi konten hingga tarik suara. Hal ini dibuktikan melalui acara PJB Challenge 2020.

PJB Challenge diadakan sebagai wadah berkreasi bagi insan PJB selama masa pandemi, baik bagi mereka yang WFH ataupun tetap WFO. Sesuai dengan pernyataan Iwan Agung Firstantara, Direktur Utama PT PJB, Pandemi Covid-19 ini adalah titik dimana kita harus menjadi insan yang lebih kreatif lagi dalam menjalani hidup, karena pada dasarnya bukan keadaanlah yang mengendalikan tindakan seseorang namun seseorang lah yang dapat mengendalikan tindakannya di setiap keadaan.

Kompetisi yang dibagi kedalam dua kategori; Video Pencegahan Covid-19 hingga video cover lagu-lagu penyemangat ini berhasil digelar selama kurang lebih 2 minggu lamanya. Pemenang diumumkan pada Kamis (14/05) lalu. Sejumlah ekspert seperti Eddy Hasbi (Kompas), Andi Muhyiddin (Liputan 6), dan Erick Irsan (Juri Precaster Indonesian Idol), menjadi juri dalam ajang ini.

Juara dari masing-masing kategori telah terpilih. Pengumuman pemenang pun dilaksanakan secara virtual, yaitu melalui Zoom Meeting dan YouTube Streaming yang dapat diakses oleh ribuan karyawan PJB Group maupun pihak eksternal.

Selamat kepada para pemenang, terus berkarya dan berkreasi!

#PJBChallenge #PJBLawanCorona #SingingCompetition #PublicServiceAnnouncement #covid19

PJB Jalankan Strategi Ramah Lingkungan untuk Halau Ribuan Ubur-ubur

Di saat kita semua dihimbau untuk #DiRumahAja, ternyata ribuan ubur-ubur asyik berkumpul di sekitar area UP Paiton 1-2 dan UBJOM Paiton 9, nih. Lho, kok bisa? Hadirnya ubur-ubur ini dikarenakan terbawa arus dan fenomena ini merupakan yang kedua kalinya setelah tahun 2016 silam.
Namun kalian gak usah khawatir, sebagai perusahaan yang peduli lingkungan, PJB telah mengerahkan tim terbaiknya untuk menangani kasus ini selama 24 jam dan dengan strategi jitu yang ramah lingkungan. Mau tahu bagaimana tim PJB bekerja keras untuk menangani fenomena ini?
Serba-Serbi Ubur-ubur Paiton
Setelah kemarin kita membahas strategi ramah lingkungan yang dilakukan oleh Tim PJB untuk menghalau ubur-ubur, sekarang kita kenalan lebih dekat dengan ubur-ubur yang lagi asyik bermain di area sekitar UP Paiton, yuk.
Ubur-ubur yang berada di area sekitar unit ini merupakan jenis Blubber Jellyfish alias ubur-ubur Jelly. Jenis ini memang tersebar di area Indo-Pacific, terutama wilayah perairan Australia.
Ubur-ubur jenis ini sangat aktif berenang dan mudah terbawa arus air, maka ubur-ubur ini terbilang umum untuk muncul di perairan /teluk yang dekat dengan kehidupan manusia.
Tapi kamu jangan takut kalau laut di sekitarmu tiba-tiba dipenuhi dengan ubur-ubur ini. Karena pada dasarnya jenis blubber tidak berbahaya bagi manusia. Meskipun tentakelnya menyengat, tentakel blubber hanya berisiko tinggi pada ikan kecil ataupun plankton.
Eh kamu tahu gak sih kalau jenis blubber juga bisa dimakan? Salah satunya ditunjukkan dari beragam masakan Tiongkok ataupun Jepang yang menggunakan ubur-ubur ini sebagai bahan dasarnya.

PJB Paiton Bantu Pemerintah Kabupaten Probolinggo Tanggulangi COVID-19

Sebagai wujud gotong royong dalam penanggulangan wabah Covid-19, PT Pembangkitan Jawa-Bali melalui unit usahanya di Paiton menyerahkan bantuan kepada Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Kabupaten Probolinggo. Bantuan diserahkan loleh General Manager PT PJB UBJOM Paiton, Agus Prastyo Utomo kepada Ir. Anggit Hermanuadi, M.Si selaku ketua pada Kamis (23/4) di Kantor BPBD Kabupaten Probolinggo.

“Atas nama Bupati dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dalam menanggulangi wabah ini,” kata pria yang biasa dipanggil Anggit ini

PJB menyerahkan bantuan peralatan bagi tenaga medis berupa baju hazmat, face shield, sarung tangan, sepatu boot, dan kaca mata masing-masing lebih dari 200 unit. Selain itu, PJB juga menyertakan 5700 masker medis dan 210 masker N95 dalam paket tersebut. Perusahaan juga membagikan masker kain sejumlah 2500 untuk petugas dan masyarakat di check point COVID-19 yang dikelola oleh Satgas.

“Yang kami berikan hari ini merupakan gabungan dari program CSR PT PJB UP Paiton dan UBJOM Paiton serta donasi karyawan melalui Serikat Pekerja PT PJB DPU Paiton,” terang Agus.

Bantuan tersebut didistribusikan ke 11 Puskesmas, 4 Rumah Sakit, PMI, dan KODIM Probolinggo. Anggit mengatakan pihaknya merasa terbantu karena PJB berinisiaif untuk membagikan bantuan tersebut secara mandiri.

“Alhamdulillah sekali jadi nggak numpuk di Satgas. Meringankan beban kami juga,” katanya dengan gaya bercanda

Sebagai mitra Pemerintah, PJB berkomitmen untuk mendukung upaya penanggulangan wabah yang telah merenggut ratusan nyawa tersebut. Selain memberikan bantuan, perusahaan juga melakukan tindakan preventif pencegahan di area kerja. PJB menerapkan prosedur pengecekan suhu pekerja, sterilisasi kendaraan dan barang, serta karantina bagi pekerja yang datang dari luar kota. Selain itu, pemantauan kesehatan pekerja secara berkala tak luput menjadi perhatian.

“Kami ingin berperan aktif membantu Pemerintah dan memastikan pekerja dalam kondisi baik. Apalagi, listrik adalah kebutuhan primer saat ini,” kata Agus menutup pertemuan.

APD untuk Tenaga Medis di Bandung dan Purwakarta

Bantuan berupa alat pelindung diri (APD) diberikan PJB bersama PJBI dalam upaya mencegah penyebaran wabah Covid-19. Kolaborasi melalui Program CSR tersebut diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Purwakarta. Pemerintah daerah tersebut nantinya yang akan mendistribusikan bantuan kepada rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 di wilayah itu.

Penyerahan bantuan disampaikan oleh Catur Budi Prasetiyono selaku Manajer Keuangan dan Administrasi BPWC bersama Agung Purnomo dari PJBI pada Rabu (22/4) kepada Bupati Bandung Barat, AA Umbara. Sebelumnya, pada Selasa (21/4) juga telah diserahkan bantuan kepada Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika.

Bantuan terdiri dari 300 APD Hazmat, 5000 masker bedah medis, 3000 sarung tangan medis serta cairan hand sanitizer sebanyak 160 liter. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban tenaga medis serta memperlancar proses penanganan Covid-19.

Bersinergi Menekan Laju Covid-19



Berbagai kegiatan telah dilakukan oleh PJB sebagai bentuk dukungan dalam upaya menekan laju pandemi Covid-19. Salah satunya dengan memberikan donasi bagi tenaga kesehatan. Bersama dengan pengembang PLTU Jawa 8, PJB selaku pemegang saham turut berkontribusi dalam pemberian donasi sebesar Rp 10 miliar yang diserahkan langsung melalui Yayasan BUMN Hadir Untuk Negeri.

Donasi  mendapatkan apresiasi dari Menteri BUMN Erick Thohir  yang melihat kegiatan itu sebagai pemantik semangat bagi BUMN untuk saling bahu-membahu memberikan bantuan di masa pandemi. Bantuan dari PJB dan perusahaan pengembang PLTU Jawa 8 nantinya akan dialokasikan untuk keperluan operasional dan kelengkapan tenaga medis di RS Darurat Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran serta sejumlah RS BUMN lainnya di Indonesia.

Selain donasi, sebelumnya PJB melalui unit-unitnya juga telah memberikan bantuan berupa hand sanitizer bagi  masyarakat sekitar unit, penyemprotan disinfektan dan pemberian  ribuan alat pelindung diri (APD)  bagi  tenaga medis mulai dari masker, baju hazmat, sarung tangan hingga peralatan lainnya.