Hubungi kami melalui info@ptpjb.com atau +62318283180
LOGO PJB

Our Contacts

Jl. Ketintang Baru No. 11 Surabaya

info@ptpjb.com

+6231 8283180

Read More

PJB Berhasil Komersialisasikan Co-firing PLTU Pacitan

Peningkatan bauran energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia terus didorong melalui berbagai cara, mulai dari pengembangan proyek pembangkit EBT hingga inovasi untuk menggunakan biomassa sebagai bahan bakar ramah lingkungan. Salah satu yang aktif digaungkan oleh PT PJB adalah melalui pemanfaatan biomassa sebagai bahan bakar co-firing pada PLTU.

Setelah pada pertengahan tahun 2020 berhasil melakukan komersialisasi co-firing pertama di Indonesia untuk PLTU Paiton 1&2, PJB kembali melakukan komersialisasi co-firing untuk pembangkit yang dikelolanya. Kali ini giliran PLTU Pacitan 2×315 MW dan merupakan komersialisasi co-firing kedua untuk PLTU di Indonesia.

Go-live komersialisasi co-firing PLTU Pacitan dilakukan secara virtual pada Senin (7/12) pagi. Acara daring tersebut dihadiri oleh Direktur Mega Project PLN (Persero), Direkturat Bio Energi Kementerian ESDM, jajaran Direksi PJB, serta Manajemen UBJOM Pacitan.

Direktur Utama PT PJB Iwan Agung Firstantara menyatakan bahwa komersialisasi co-firing ke dua yang dilakukan pada PLTU Pacitan makin mempertebal komitmen PJB dalam mendukung program green booster PLN. Selain itu, PJB juga akan terus menggiatkan co-firing dan berbagai program EBT lainnya sebagai upaya bersama untuk mendukung tercapainya bauran EBT 23% pada tahun 2025.

Kehadiran PLTU Pacitan sebagai pembangkit kedua yang masuk dalam daftar komersialisasi mendapatkan apresiasi dari PLN. M Ikhsan Asaad selaku Direktur Mega Project PT PLN (Persero) menyatakan bahwa PJB memiliki kontribusi yang besar dalam pengimplementasian co-firing di Indonesia. Dari seluruh persebaran co-firing di Indonesia, PLTU yang dioperasikan oleh PJB mendominasi persebaran tersebut. Apa yang telah dilakukan PJB membuat PLN makin optimis terhadap peningkatan tren EBT di Indonesia.

Sementara itu, Direktorat Bioenergi Kementerian ESDM, Andriah Feby Misna, memaparkan dampak positif co-firing pada PLTU Pacitan. Co-firing akan mengurangi penggunaan batubara dalam porsi yang besar sehingga mengurangi emisi gas rumah kaca di Indonesia. Selain itu juga berdampak positif pada pengembangan ekonomi kerakyatan yang produktif.

Pengalaman dan keberhasilan PJB dalam pengembangan co-firing telah dibagikan dalam berbagai kesempatan, baik dalam study banding maupun seminar. Di hari yang sama dengan go live komersialisasi co-firing PLTU Pacitan, juga dilakukan sharing best practice dalam pengoptimalan PLTU melalui co-firing. Webinar bertajuk “Prospect and Challenges of Biomass Co-Firing in Coal Power Plant to Support Renewable Energy Mix” tersebut menghadirkan tiga narasumber yang kompeten di bidang energi kelistrikan. Mereka adalah Chairani Rahmatullah; General Manager PLN Pusat Enjiniring Ketenagalistrikan, Teguh Widjayanto; Kepala Satuan Teknologi dan Enjiniring PT PJB dan Tomio Kubota; Deputy Director Technical Advisory and Consulting Group Jcoal.

Read More

Aplikasi PJB Raih Penghargaan Bergengsi Internasional

Dua aplikasi buatan PT Pembangkitan Jawa – Bali (PJB) mendapatkan penghargaan Gold dan Bronze dalam 17th Annual International Business Awards® 2020. Penyerahan penghargaan yang merupakan bagian dari Stevie Awards tersebut dilakukan secara virtual pada Selasa (1/12).

Stevie® Awards merupakan penghargaan bisnis bergengsi di dunia yang diadakan sejak tahun 2002 untuk memberikan penghormatan dan pengakuan publik terhadap pencapaian dan kontribusi positif dari organisasi maupun pekerja profesional di seluruh dunia. Pemenangnya Stevie Award 2020 ditentukan dengan skor rata-rata lebih dari 250 eksekutif di seluruh dunia yang berpartisipasi dalam proses penjurian dari bulan Juli hingga awal September.

Aplikasi besutan PT PJB, yakni IZAT dan i Diagnostic, masing-masing mendapatkan penghargaan Gold dan Bronze dalam Information Technology Awards, Stevie Awards untuk kategori Best Technical Support Strategy and Implementation. Juri memberikan tiga catatan positif bagi aplikasi yang ditujukan untuk mempermudah pemantauan pelaksanaan K3 tersebut.

Pertama, aplikasi dinilai menjadi solusi hebat dan inovatif untuk memberikan informasi penting dan relevan dalam format yang tepat. Kedua, penggunaan teknologi yang sangat baik untuk memastikan keselamatan pekerja dan menghindari kecelakaan di tempat kerja. Dan yang ketiga, mampu mengubah desain dukungan yang ada menuju platform digital yang luar biasa.

Direktur Utama PT PJB Iwan Agung Firstantara menyambut gembira dua penghargaan yang diterima dalam International Business Awards® (IBA) 2020. Tahun ini merupakan keikutsertaan PJB yang ke dua dalam ajang tersebut. Di tahun 2019 PJB Mendapatkan penghargaan Bronze dalam kategori IT Team of The Year atas kesuksesan dalam mengintegrasikan SAP dan Maximo di lingkungan PLN.

“Terimakasih kepada para juri yang telah memberikan Gold untuk IZAT dan Bronze untuk i Diagnostic dan memilih keduanya sebagai Best Technical Support Strategy and Implementation. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan masyarakat internasional terhadap keberhasilan inovasi PJB di bidang teknologi informasi untuk memudahkan pekerjaan. IZAT dan i Diagnostic telah diterapkan di lingkungan PJB dan terbukti mempermudah pemantauan pelaksanaan K3,” papar Iwan Agung.

IZAT (Zero Accident Assistant Application) merupakan aplikasi yang digunakan untuk mengoptimalkan seluruh proses bisnis bidang K3 dalam bentuk pembuatan aplikasi pengelolaan perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan evaluasi proses bisnis K3.

Sedangkan i-Diagnostic (Implementation Object Detection based on Deep Learning to Avoid Accident in the Workplace) merupakan sebuah sistem yang mampu mengidentifikasi bahaya dan kondisi /tindakan tidak aman dan dapat memberikan notifikasi pelaporan sebagai deteksi dini.

Read More

Pelatihan Desa Berdaya

Mendengar kata cacing sebagian orang mungkin akan merasa jijik dan ingin menghindarinya. Yang terbayang adalah hewan lunak berlendir dan melata di tanah dengan bentuknya yang aneh. Namun dibalik hewan menjijikkan ini, ada peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Potensi bisnis tersebut sangat memungkinkan untuk dikembangkan di tengah situasi pandemi COVID-19 yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan masih belum jelas akhir ceritanya.

Melihat peluang ini, PT PJB UBJOM PLTU Tenayan melaksanakan Pelatihan Desa Berdaya berupa program Pelatihan Budidaya Cacing untuk warga Kelurahan Industri Tenayan. Pelatihan dilakukan pada Rabu (2/12) dan dikuti oleh 20 orang peserta . Tempatnya di pelataran kandang tempat budidaya cacing Kelompok Muda Jaya Organik, binaan CSR PT PJB PLTU Tenayan.

Pelatihan ini merupakan bagian dari Rencana Kerja Program CSR PT PJB PLTU Tenayan Tahun 2020, yakni Program Pelatihan Desa Berdaya. Tujan pelatihan menurut Manajer Administrasi PT PJB UBJOM PLTU Tenayan Adityo Baskoro Widagdo, ditujukan untuk menambah pengetahuan serta keterampilan warga Kelurahan Industri Tenayan. Selepas pelatihan mereka diharapkan bisa memanfaatkan ilmu yang didapatkan untuk memulai berbisnis cacing.

“Selama pelatihan, kami akan melihat sekaligus menilai siapa warga yang benar benar fokus dan berpotensi. Jika suatu waktu kami membuka kesempatan untuk menambah anggota kelompok binaan CSR kami, tentunya dari sebahagian peserta pelatihan ini akan menjadi rekomandasi bagi kami” kata Adityo.

Adityo berharap pelatihan dapat mengubah pola pikir masyarakat tentang cacing. Selain itu peserta juga bisa mendapatkan ilmu, semangat dan manfaat yang telah dirasakan oleh kelompok binaan CSR PT PJB PLTU Tenayan Muda Jaya Organik.

“Semoga ke depan, lebih banyak lagi warga di kelurahan Industri Tenayan mengikuti jejak sukses Muda Jaya Organik. Mohon doanya agar PLTU Tenayan terus beroperasi dengan lancar sehingga kami dapat mengadakan program CSR yang lebih banyak lagi dan Insya Allah membawa banyak manfaat bagi lingkungan sekitar,” pungkas Adityo.

Pelatihan dibuka oleh Sekretaris Dinas Pertanian& Perikanan Kota Pekanbaru drh.M. Firdaus, MSi dengan ditandai pengalungan tanda peserta oleh Sekdis dan Camat Tenayan Raya Indah Vidya Astuti kepada perwakilan peserta. Dilakukan juga penyerahan perlengkapan pelatihan oleh Manajer Administrasi UBJOM Tenayan kepada perwakilan peserta. Selaian Sekdis dan Camat, pembukaan pelatihan juga dihadiri oleh Lurah Industri Tenayan MS. Chandra, Danposramil Kecamatan Tenayan Raya serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Industri Tenayan.

Materi pelatihan diawali dengan oleh presentasi yang memukau dari Fahrul Azis, narasumber yang merupakan ketua kelompok Muda Jaya Organik. Banyak ilmu dibagikan oleh Azis yang telah memulai lebih dulu bisnis cacing di kampungnya. Ia memaparkan pengetahuan dasar tentang cacing, hingga lini bisnis yang bisa dijangkau hewan menjijikkan ini. Tidak hanya sekedar presentasi saja, peserta juga dibekali dengan praktik dan demostrasi secara langsung. Hal ini dimaksudkan agar para peserta lebih mudah memahami materi pelatihan.

Selama pelatihan, seluruh peserta dihimbau agar selalu mematuhi protokol kesehatan dan tidak lupa menerapkan 3 M: Menggunakan masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak.(jun)

Read More

Co-firing PJB Raih Asian Power Award

PT PJB kembali mengharumkan nama Indonesia pada gelaran Internasional. Kali ini melalui Co-Firing, inovasi terdepan Energi Baru Terbarukan (EBT) pada Unit Pembangkit batubara yang sudah ada,. PT PJB meraih medali perunggu untuk kategori “Biomass Power Project of the Year” pada Asian Power Award 2020.

Melalui Co-Firing PJB berkomitmen untuk berperan aktif dalam dalam meningkatkan pencapaian target bauran energi nasional dan pencegahan penambahan CO2 diatmosfer dengan melakukan pembangunan pembangkit EBT serta pemanfaatan EBT pada pembangkit yang sudah ada yaitu dengan melakukan cofiring.

Co-Firing PJB sendiri telah dimulai dengan melakukan riset sejak juli 2019 dan telah melakukan pengetesan pada PLTU Paiton 2x400MW (PC Boiler) pada September 2019. Hingga saat ini, PJB telah melakukan uji coba co-firing di lebih dari 10 unit pembangkit dengan cakupan biomassa yang sangat beragam, mulai dari cangkang sawit hingga serbuk kayu.
Pada Asian Power Award, melalui seleksi yang ketat, serta diawasi langsung oleh 5 juri dari berbagai perusahaan multinasional dari berbagai negara, PJB berhasil menggaet piala perunggu pada kategori Biomass Power Project of the Year setelah bersaing dengan ratusan paper berkualitas lainnya. Hal ini menjadikan bukti nyata diakuinya Co-Firing; upaya untuk meng-EBT-kan unit pembangkit batubara; pada kancah internasional.

Asian Power Award adalah awarding yang dikelola oleh majalah Asian Power, sebuah majalah dengan cakupan Asia Pasifik yang mendedikasikan dirinya untuk berkiprah pada bidang energi listrik.
Penghargaan ini merupakan salah satu penghargaan tertinggi bagi industri ketenagalistrikan di Asia dan PJB secara konsisten mendapatkan gelar dari penghargaan ini sejak keikutsertaannya di tahun 2017.

PLTS Atap PJB mendukung program Green Energy di Bali

Guna mewujudkan visinya untuk menjadi perusahaan terdepan dan terpercaya dalam bisnis energi berkelanjutan di Asia Tenggara, PT Pembangkitan Jawa – Bali (PJB) gencar melakukan terobosan di bidang energi baru dan terbarukan (EBT). Disamping mempelopori co-firing sebagai upaya untuk menghijaukan PLTU, PJB juga mengembangkan sejumlah pembangkit EBT seperti PLTS Terapung Cirata dan PLTA Batang Toru. Selain itu, anak perusahaan PT PLN (Persero) ini juga terlibat aktif dalam mendukung green energy bagi SPBKLU di Bali.
Dukungan terciptanya Green Energy di Bali adalah melalui salah satu produk layanan PJB yaitu PLTS Atap yang diimplemetasikan pada Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) milik PT PLN (Persero) UID Bali di area PLN UP3 Bali Selatan yang terletak di Kota Denpasar, Bali. SPBKLU tersebut diresmikan oleh Gubernur Bali Wayan Koster pada Kamis (26/11) di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha Denpasar.

Keterlibatan PJB sebagai anak perusahaan PT PLN (Persero) dalam membangun PLTS pada SPBKLU merupakan salah satu upaya untuk mendukung salah satu aspirasi utama transformasi PLN di tahun 2024 yaitu Green. Dimana pada tahun 2024 PLN bertekad untuk memimpin transisi energi Indonesia melalui peningkatan EBT secara pesat dan efisien.
Direktur Utama PT PJB, Iwan Agung Firstantara menegaskan komitmen PJB sebagai Sustainable Energy Company untuk menjadikan EBT sebagai energi masa depan PJB. “Ke depan PJB akan banyak membangun pembangkit EBT dan juga menyediakan energy storage untuk mendukung pembangkit EBT. Selain mengembangkan pembangkit, PJB juga melayani jasa pendukung EBT lainnya. PLTS Atap ini adalah salah satu bentuk layanan PT PJB di bidang green and clean energy,” kata Iwan Agung.

Pembangunan PLTS pada SPBKLU diawali audiensi PLN dan PJB dengan Gubernur Bali pada Juli 2020, dimana proyek ini diharapkan mendukung Program Bali Energi Bersih yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Bali.

Proyek PLTS Atap berkapasitas 15.840 wp atau setara dengan 15.8kwp yang pembangunannya telah dilaksanakan mulai 22 Oktober hingga 1 November 2020 diharapkan dapat menjadi percontohan bagi instansi-instansi lain dalam penggunaan energi bersih melalui PLTS Atap. (*)

PJB Resmi Membuka Kuliah Perdana Kampus Merdeka

Menindaklanjuti Kerjasama PJB Dengan UGM pada Program Kampus Merdeka sesuai arahan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, pada Senin (23/11) PJB melakukan Launching Kuliah Perdana secara virtual. Lauching kuliah perdana ini dibuka dengan laporan Ketua Pelaksana Program oleh General Manager PJB Academy, Denik Putri Perdani.

Pada paparannya, beliau menjelaskan terkait kontribusi PJB dalam program Kampus Merdeka. Program ini memiliki delapan kegiatan pembelajaran, dimana PJB berkontribusi pada poin ‘Magang/Praktik Kerja’ di industri. Dimulai dari bulan November 2020 hingga bulan Mei 2021, 18 orang mahasiswa UGM akan melaksanakan magang dengan 9 proyek yang telah dipetakan dan tersebar di 4 unit, mulai dari UP Paiton hingga UBJOM Indramayu.

Program Kampus Merdeka yang dilakukan oleh PJB turut disambut baik oleh UGM selaku pihak akademik yang bekerjasama. Pada paparan yang diberikan oleh Ir. Muhammad Waziz Wildan, M.Sc., Ph.D selaku Dekan Fakultas Teknik UGM, program Kampus Merdeka menjadi medium bagi UGM untuk dapat memenuhi capaian pembelajaran program studi yang telah ditetapkan.
Iwan Agung Firstantara selaku Direktur Utama PT PJB, turut menyatakan semangatnya melalui sambutan yang diberikan. “Program Kampus Merdeka yang dijalankan oleh Unit PJB Academy ini adalah salah satu bentuk dukungan PJB terhadap akselerasi inovasi di bidang pendidikan melalui beberapa kegiatan pembelajaran.” pungkasnya.

PJB sebagai anak usaha BUMN pertama yang melaksanakan Kuliah Perdana ini juga mendapatkan apresiasi dari Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D selaku Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Beliau menyampaikan apresiasinya terhadap kesigapan PJB dalam mewujudkan program-program dari Kementerian tersebut. Terlepas dari pelaksanaan program Kampus Merdeka, harapannya setelah program ini PJB dapat terus bersinergi dengan Kementerian melalui beragam program lainnya, serta memperluas jaringan perusahaan dengan instansi pendidikan lainnya.

Read More

Peluncuran Budaya AKHLAK di PJB

IRecco has received inquiries seeking clarification of job offers received in unsolicited fashion. These job offers appear to come from organisations falsely pretending to recruit on behalf, or by people…

CSR Hidroponik, Sinergi PLTU Dukung Program Pemda Pulang Pisau

Untuk ke sekian kalinya PLTU Pulang Pisau kembali menyalurkan bantuan ke masyarakat dengan melaksanakan peresmian dan panen perdana CSR Hidroponik di Desa Mintin, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau. PLTU berkomitmen mendukung program kawasan ketahanan pangan di kabupaten Pulpis yang telah di cetuskan oleh Presiden Republik Indonesia.

Acara ini merupakan sinergi dua instansi PLTU yaitu antara PLN UPDK (Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan) Palangkaraya selaku Asset Manajer dan PT PJB UBJOM Pulang Pisau selaku Asset Operator, yang belum pernah terjadi sebelumnya. Komunikasi dan hubungan kerja yang baik, melahirkan sinergi CSR Hidroponik yang lebih produktif dan komprehensif bagi masyarakat sekitar PLTU berupa alat produksi, pelatihan, manajemen dan evaluasi yang langsung di bimbing oleh dinas pertanian.

Manajer PLN UPDK, Dani Esa, mengatakan, pihaknya sangat bersyukur bisa melaksanakan kegiatan peresmian program CSR dari PJB UBJOM PLTU Pulang Pisau. Hidroponik ini merupakan yang terbesar yang ada kabupaten Pulang Pisau. Melalui PT. PJB UBJOM pihaknya akan terus mengembangkan program ini. “Kami akan dorong dan dukung terus hidroponik sayuran ini, baik dari pembinaannya, pendampingan praktisi sampai pemasaran hasil  sehingga program ini dapat berkelanjutan.” ucapnya.

Dirinya berharap, CSR hidroponik ini bisa menjadi percontohan dan motivasi bagi masyarakat untuk mengembangkannya secara mandiri sekaligus membantu meringankan beban masyarakat serta mengurangi angka pengangguran terlebih disaat pandemi Corona  seperti sekarang ini.

Hal serupa diungkapkan Andi Setyawan selaku General Manager PT PJB UBJ O&M Pulpis. Dia mengungkapkan, sebelum melakukan pengembangan hidroponik di desa Mintin pihaknya terlebih dahulu melakukan percobaan di area PLTU. “Masyarakat Pulpis dan Kapuas yang ingin belajar membuat hidroponik bisa belajar di sini. Tanaman hidroponik ini sangat sehat dan ramah lingkungan karena tidak menggunakan pestisida. Selain mendapatkan aspek ekonomi, kegiatan seperti ini juga dapat meningkatkan gotong royong dan kebersamaan sebagai perekat antara masyarakat dengan PLTU Pulpis,” harap dia.

Kepala Desa Mintin, Arbandi Libo berharap dengan adanya program CSR itu bisa menjadi mata pencaharian baru bagi warganya. Tanaman hidroponik ini sangat singkat sudah bisa dipanen.  Ke depan, semoga bisa dikembangkan untuk tanaman lokal. Kami warga desa Mintin mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan CSR yang telah disalurkan  PLTU Pulpis,” ucap Arbandi.

Sinergi CSR ini dirasa sangat efektif dan produktif sebagai salah satu terobosan dalam mengembangkan perberdayaan masyarakat yang terbukti dapat segera dirasakan manfaatnya. (RPw)

Perkuat Budaya Perusahaan, PJB Luncurkan ‘AKHLAK’

Setelah sebelumnya diluncurkan oleh Kementerian BUMN dan PT PLN (Persero), PJB meluncurkan ‘AKHLAK’ sebagai budaya perusahaan terbarunya. Menggantikan IPJB, AKHLAK merupakan ratifikasi budaya korporat atau core values yang dianut oleh seluruh anak usaha PLN Group yang masih terhitung sebagai bagian dari keluarga besar BUMN. AKHLAK sendiri adalah singkatan dari AMANAH, KOMPETEN, HARMONIS, LOYAL, ADAPTIF, dan KOLABORATIF.

Diluncurkan pada Senin (09/11) pagi secara virtual di Kantor Pusat PJB Surabaya, acara Launching Core Values ‘AKHLAK’ diisi dengan paparan dari leader-leader di lingkungan PLN Group, mulai dari Syofvi F Roekman selaku Direktur Human Capital Management PT PLN (Persero), Sriyono D Siswoyo selaku Komisaris Utama PT PJB, serta Alex Denni selaku Deputi Bidang SDM dan TI Kementerian BUMN.

Sebelum diluncurkan secara resmi sebagai budaya PJB, Iwan Agung Firstantara selaku Direktur Utama PT PJB juga memberikan Corporate Culture Inspirational Speech. Pada paparannya, beliau menyatakan bahwa ratifikasi AKHLAK di seluruh lingkungan BUMN bertujuan untuk mempersiapkan mobile talent di BUMN dan juga menyadari seluruh insan BUMN untuk terus bersama-sama memajukan Indonesia dengan keselarasan budaya.

Simbolisasi peluncuran AKHLAK ditandai dengan visualisasi dari seluruh jajaran Direksi PT PJB dalam merepresentasikan masing-masing huruf dari AKHLAK. Peluncuran juga dilanjutkan dengan pemutaran film pendek yang berjudul “Kami PJB, Ber-AKHLAK Untuk Menjadi Yang Terbaik”. Untuk semakin memperjelas arah budaya perusahaan yang baru, Karyawan Aji selaku Direktur SDM & Administrasi PT PJB juga memberikan pemaparan terkait ‘Stronger Behavior & New Look For The New Horizon’, dimana pada paparannya menjelaskan terhadap beberapa hal seperti seruan baru PJB dan juga jadwal seragam kantor yang baru.

Pada dasarnya AKHLAK yang telah melebur menjadi bagian dari para insan PJB bukan hanya sekedar nilai-nilai atau simbolisasi semata, namun juga menjadi jiwa bagi setiap insan PJB untuk terus berkarya dan memajukan Indonesia di setiap aktivitasnya baik di dunia kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Be Stronger With AKHLAK, Conquer The New Horizon!

UBJOM Indramayu Juarai CSR PLN Awards 2020

Program Plentong Reborn besutan UBJOM Indramayu berhasil meraih gelar juara pada acara CSR PLN Awards 2020. Penganugerahan yang diberikan secara virtual pada Selasa (04/11) siang, menjadi salah satu program pada Rangkaian Festival PLN Peduli 2020 dan sekaligus memperingati Hari Listrik Nasional ke-75. Pada penghargaan ini, program Plentong Reborn mendapatkan juara ke-3 pada Kategori Pemberdayaan Masyarakat.

Program Pantai Plentong adalah program pemberdayaan masyarakat melalui yang terletak di Desa Ujung Gebang, Kecamatan Sukra, Kab. indramayu. Hingga saat ini program pantai plentong sudah berhasil melakukan rehabilitasi pantai dengan menanam mangrove dan tanaman keras sepanjang 4000 meter. Di sisi ekonomi mampu memberikan manfaat ekonomi secara akumulatif 1.64 Milyar dan menyerap lebih dari 160 orang pegawai.

Pada penyelenggaraannya, PLN CSR Award 2020 diikut oleh seluruh unit PLN se-Indonesia beserta anak perusahaannya. Di tahun ini pun, terdapat 62 program yang masuk ke dalam seleksi dan menjaring 12 finalis yang terbagi ke dalam 4 kategori (Kategori Pendukung Kinerja PLN, Kategori Lingkungan, Kategori Pemberdayaan Masyarakat, dan Kategori Local Hero). Pemilihan program CSR dilakukan secara selektif oleh juri-juri dari beragam latar belakang, seperti Kementerian BUMN, Universitas Trisakti, Universitas Gadjah Mada, dan PLN.
Selamat kepada UBJOM Indramayu atas prestasinya, semoga pencapaian ini dapat memberikan inspirasi bagi program CSR di unit-unit PJB lainnya.