Hubungi kami melalui info@ptpjb.com atau +62318283180
LOGO PJB

Our Contacts

Jl. Ketintang Baru No. 11 Surabaya

info@ptpjb.com

+6231 8283180

Category: Berita

Read More

Manfaatkan Lahan Tidak Terpakai dan Berdayakan Warga Sekitar, PJB Resmikan “Omah Bamboe” di Paiton

Bagi yang sudah pernah ke kompleks UP Paiton atau UBJOM Paiton 9 pasti pernah singgah ke Paiton Resort Hotel (Pareho). Setelah hadirnya Pareho 1 dan Pareho 2, sekarang ada wisata penginapan baru lagi di wilayah ini, yaitu Omah Bamboe yang resmi beroperasi sejak tanggal 1 Januari 2021 lalu. Mengusung konsep minimalis layaknya glamour camping dengan rumah-rumah kecil, Omah Bamboe hadir untuk memberikan pengalaman penginapan yang berbeda dari biasanya.

Selain menjadi wisata penginapan, Omah Bamboe yang terletak di area Pareho 2 sendiri dibangun sebagai bentuk pemanfaatan area yang tidak terpakai serta untuk pemberdayaan terhadap warga-warga sekitar. Untuk kedepannya Omah Bamboe akan memiliki 25-50 unit dengan harga yang terjangkau, yaitu sekitar Rp 150.000/malam. Omah Bamboe juga menawarkan pengalaman bagi pengunjung melalui muatan lokal seperti kuliner Nasi Karak Bhinor. Selain penginapan, terdapat juga café dengan nuansa alam yang bisa menjadi opsi bagi pengunjung.

Jika tertarik untuk berkunjung dan memiliki pengalaman seru di Omah Bamboe, bisa langsung melakukan pemesanan pada aplikasi Traveloka, Pegipegi, ataupun aplkasi agen perjalanan lainnya.

Read More

PJB Anak BUMN Terpopuler 2020

Masih di awal tahun 2021, PJB berhasil mendapat prestasi sebagai ‘Anak BUMN Terpopuler di Media Digital tahun 2020 versi Anugerah HUMAS Indonesia. Pencapaian ini merupakan hasil analisa dan rekapitulasi yang dilakukan oleh HUMAS Indonesia sejak bulan Januari hingga September 2020 lalu.

Analisa yang dilakukan oleh HUMAS Indonesia (bagian dari PR Indonesia Group) mencakupi +6800 media lokal, +900 media nasional dan +2000 media internasional sebagai sumbernya. Prestasi ini pun diberikan oleh PJB berdasarkan beberapa indikator, seperti ekspos di media, komunikasi dan interaksi yang dilakukan oleh Perusahaan, kinerja, hingga deretan prestasi yang pernah tercatat selama satu tahun silam.

Selain PJB, Pencapaian ini juga diraih oleh 10 Anak BUMN lainnya seperti GMF Aero Asia, Pertamina Drilling Services, hingga Telkomsel. Tentunya kepopuleran yang dimiliki PJB juga diiringi dengan beberapa terobosan berskala besar, seperti komersialisasi co-firing hingga pembangunan PLTS Terapung Cirata 145 MW.

Sebagai informasi, Anugerah HUMAS Indonesia adalah barometer pencapaian tertinggi kinerja humas bagi instansi Pemerintah di Kementerian, Pemerintah Daerah, BUMN hingga BUMD se-Indonesia.

Read More

Covid Talk PJB : Upaya Mitigasi PJB hadapi Pandemi

Acara Covid Talk PJB edisi ke empat ini bertajuk “Kenapa Saat Vaksin Tersedia, Tidak Langsung menghentikan Pandemi” dilaksanakan pada Jumat, 5 Februari 2021 melalui daring online Zoom.

Acara ini adalah salah satu upaya PJB dalam memitigasi penyebaran Covid 19 di lingkungan perusahaan dan lingkungan tempat tinggal seluruh karyawan dan keluarganya.

Saat ini pemerintah sedang menggalakan vaksinasi secara bertahap kepada masyarakat.
Vaksin ini diharapkan mendorong antibodi untuk melawan covid 19.

Pembicara Utama, dr Agus Ali Fauzi, PDG, Pall. Med (ECU) menyampaikan, “Dengan adanya vaksin tidak serta merta meninggalkan protokol kesehatan yang sudah berjalan. PJBer diharapkan tetap istiqomah menggunakan masker, rajin mencuci tangan, serta menjauhi keramaian.

Sebab imunitas pada tubuh manusia tidak bisa diprediksi, belum tentu orang yang kuat imunnya juga kuat. Akan lebih baik walaupun sudah mendapatkan vaksin, tetap menjaga protokol 3M”.

PJB Talk kali ini dihadiri oleh karyawan PJB dan keluarga di seluruh unit kerja PJB.

Peduli Lingkungan dengan Biopori dan Ecobrick

Kegiatan peduli lingkungan bisa dilakukan oleh siapa saja dari lingkungan tempatnya tinggal. Ada beberapa kegiatan sederhana yang punya dampak besar bagi lingkungan sekitar. Diantaranya kegiatan pembuatan lubang biopori dan pembuatan ecobrick atau bata ramah lingkungan. Meskipun demikian, belum semua orang memahami manfaat dan cara pembuatannya.

PT PJB UBJOM PLTU Pacitan melalui kegiatan CSR nya berupaya mengenalkan serta mengajak masyarakat untuk berperan membuat biopori dan ecobrick di lingkungannya masing-masing. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi yang  dilakukan bekerja sama dengan PIKK UBJOM PLTU Pacitan dan kelompok Guritan (Gugah Resik Pacitan).

Sosialisasi dilakukan dengan sasaran masyarakat serta  sekolah yang ada di sekitar PLTU Pacitan. Pekan ini kegiatan tersebut dilakukan di sekolah Adiwiyata SMK N 1 Sudimoro-Pacitan. Sekitar 40 siswa mengikuti kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (3/2) dengan didampingi dua orang guru. Materi pengenalan biopori disajikan oleh Tim dari bagian lingkungan PT PJB UBJOM PLTU Pacitan. Sedangkan pembuatan ecobrick dipaparkan oleh trainer dari Guritan.

Tim lingkungan PLTU Pacitan  menjelaskan manfaat pembuatan lubang biopori di sekolah yang dapat mengurangi banjir dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Biopori merupakan lubang silindris yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah sebagai metode resapan air yang ditujukan untuk mengatasi genangan air dengan cara meningkatkan daya resapan air pada tanah.

Apa itu ecobrick, manfaat dan cara pembuatannya diulas oleh trainer dari kelompok Guritan. Pembuatan ecobrick dapat membantu menjaga lingkungan sekolah tetap bersih dan sehat dengan mencegah plastik  menumpuk, dibakar atau dibuang. Setelah pandemi berakhir, ecobrick dapat dimanfaatkan untuk mempercantik lingkungan sekolah baik di  taman maupun  ruang hijau  lainnya.

Ecobrick merupakan solusi sederhana dengan menggunakan teknologi sederhana untuk mengatasi masalah plastik. Tanpa menggunakan mesin, keterampilan khusus ataupun modal, pembuatan ecobrick memungkinkan bagi tiap individu  untuk mengambil tanggung jawab pribadi atas plastik yang konsumsinya agar tidak keluar dari sistem industri dan mencemari lingkungan. Bata ramah lingkungan yang dihasilkan juga bisa  dimanfaatkan untuk membuat mebel modular, ruang kebun, dinding dan bahkan bangunan berskala penuh.

Ecobrick dibuat dengan memasukkan dan memadatkan sampah plastik ke dalam botol.  Selain plastik bisa juga dibuat dengan material lain yang tidak bisa terurai secara alami  seperti  stereofom, kabel,  baterai kecil, dan sebagainya.

Ecobrick adalah cara yang mudah bagi individu, masyarakat dan perusahaan untuk meningkatkan kesadaran ekologi dan memulai bertransisi dari dunia plastik menuju keharmonisan yang lebih hijau dengan siklus bumi.      

Membuat ecobrick plastik sekali pakai selama pandemi CoVid-19 menjadi upaya untuk mengurangi kegiatan siswa keluar rumah sehingga bisa mencegah penularan virus SARS-CoV-2. Kegiatan ini diharapkan juga bisa menggugah kesadaran generasi muda untuk lebih peduli dan mencintai lingkungan sekitar.(*)

Read More

Wakil Gubernur Jawa Timur Dukung PJB dalam Electrifying Lifestyle

Memasuki era kendaraan listrik, Pemerintah semakin gencar kampanyekan penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di dalam negeri. Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mencoba langsung mobil listrik milik PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) dan kesiapan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN di PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Embong Wungu, Senin (25/1).   Rute berawal dari Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan menuju PLN ULP Embong Wungu di Jalan Dr. Soetomo untuk melakukan pengisian daya kendaraan listrik sekaligus meninjau kesiapan SPKLU. Turut serta dalam uji coba ini Direktur SDM & Administrasi PT PJB, Karyawan Aji dan General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Nyoman S. Astawa. Komitmen penuh PLN dalam program ini ditunjukkan dengan penyediaan pasokan listrik dan berbagai infrastruktur kelistrikan pendukung KLBB di Indonesia melalui SPKLU.   PT PJB sendiri sedang membangun dan dalam tahap finishing SPKLU yang terletak di kantor pusat PT PJB, Jalan Ketintang Baru no 11. Sebelumnya, PT PJB telah mendung infrastruktur ini dengan memasang PLTS Atap yang terpasang di SPKLU.   Melalui SPKLU, PT PJB menunjukan konsistensinya dalam mendukung bauran green energy. Ini ditunjukan melalui salah satu produk layanan PJB yaitu PLTS Atap yang diimplementasikan pada SPBKLU milik PT PLN (Persero) UID Bali di area PLN UP3 Bali Selatan yang terletak di Kota Denpasar, Bali.   Proyek PLTS Atap berkapasitas 15.840 wp atau setara dengan 15.8kwp yang pembangunannya telah dilaksanakan mulai 22 Oktober hingga 1 November 2020 diharapkan dapat mendukung program Bali Energi Bersih yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Bali.

Read More

Waspadai Cluster Keluarga

Penularan Covid-19 di lingkungan keluarga (cluster keluarga) menjadi salah satu hal yang harus diwaspadai dalam pencegahan penyebaran penyakit tersebut. Informasi yang beredar di media saat ini cluster keluarga menempati porsi terbesar dalam penularan Covid-19. Berdasarkan hasil tracing Tim Covid-19 Surabaya, dari total 150 kasus Covid-19 selama 10-17 Januari 2021, 28 persen di antaranya merupakan cluster keluarga. Bahkan di DKI Jakarta penularan dari cluster keluarga tercatat lebih dari 40% kasus.

Fenomena ini dijadikan bahasan dalam Covid Talk PJB pada Jumat (22/1) yang menghadirkan Juru Bicara Satuan Penanganan Covid-19, Dokter Reisa Broto Asmoro sebagai narasumbernya. Acara berlangsung secara daring diikuti oleh Direksi , Komisaris, dan karyawan PJB beserta kelurganya. Covid Talk PJB merupakan bagian dari sosialisasi berkelanjutan yang ditujukan untuk memberikan pengetahuan dan meningkatkan kesadaran bagi karyawan dalam upaya pencegahn penularan Covid-19 di lingkungan PJB.

Testimoni dari Samsuri, karyawan PJB penyintas Covid-19 menjadi pembuka acara. Suami tenaga medis ini menceritakan bagaimana pengalamannya bersama anak dan istri dari terkena positif Covid-19 hingga sembuh. Samsuri menyampaikan pentingnya menumbuhkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap penyakit tersebut. Kesabaran dan saling support dalam keluarga menjadi salah satu kunci untuk meraih kesembuhan serta menjaga Kesehatan.

Dalam paparannya Dokter Reisa menyampaikan berbagai hal terkait Covid-19 serta perkembangan terbarunya termasuk vaksinasi. Ia menekankan kembali pentingnya untuk selalu menjaga protokol Kesehatan dan jangan sampai lengah. Dijelaskan juga apa yang harus dilakukan saat keluarga tertular Covid-19.
“Upaya paling sederhanya yang bisa kita lakukan sebagai bentuk ikhtiar adalah 3M. Mencuci tangan, menggunakan masker, dan menghindari kerumunan. Jika hal sederhana ini dapat ditanamkan pada kesadaran setiap keluarga karyawan PT PJB, akan bisa menekan laju penularan Covid-19 di kalangan PJB,” pesannya.

Dokter Reisa juga mengapresiasi terbitnya PJB Aman, dokumen digital yang mewadahi segala informasi tentang A-Z nya Covid -19 dan telah didistribusikan kepada ribuan karyawan PT PJB. Menurutnya, PJB Aman ini sangat penting untuk menjaga karyawan PT PJB mendapatkan informasi yang valid.

Read More

Pandemi tak Surutkan Langkah PJB Wujudkan Zero Accident

Januari merupakan bulan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) Nasional. PJB merefleksikan Bulan K3 Nasional 2021 melalui semangat untuk bersama menghadapi tantangan pandemi COVID-19 dengan cara memperkokoh safety culture atau budaya keselamatan kerja. Pentingnya budaya tersebut dibahas dalam webinar Process Safety Management dengan narasumber Ir. Lukmanul Hakim Presiden Director Leb Solution Indonesia.  

Webinar menjadi salah satu agenda dalam Pembukaan Bulan K3 PT PJB Tahun 2021 yang diselenggarakan pada Rahu (13/1) dengan peserta seluruh Unit PJB. Acara dihadiri juga oleh Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Ir. Wanhar, serta Executive Vice President HSSE PT PLN Persero, Komang Paramita.  

Lukmanul Hakim menjelaskan bahwa safety culture berkaitan dengan perilaku, kepercayaan, persepsi serta nilai yang disepakati secara bersama yang berkenaan dengan keselamatan kerja. Safety culture ini diterapkan untuk mencapai derajat performansi K3 yang dipahami dan dijadikan prioritas utama dalam suatu organisasi.  

Leadership menjadi aspek paling penting dalam penerapan safety culture. Safety leadership adalah landasan utama untuk membangun budaya keselamatan & ketahanan. Makna leadership dalam hal ini bukan saja orang-orang yang memiliki jabatan atau posisi tertentu. Namun menyangkut kemampuan untuk mengerahkan dan menggerakkan seluruh bawahannya untuk mencapai target terciptanya budaya keselamatan kerja dalam organisasi.  

“Mereka bisa memunculkan sense menjaga kesehatan dan keselatamatan kerja sehingga dapat memengaruhi rekan kerja dan orang terdekat agar lebih peduli terhadap pentingnya menjaga budaya K3 dalam pekerajaan sehari hari. Hal ini sangat penting untuk mewujudkan zero accident dalam suatu perusahaan,” tutur Lukmanul Hakim.  

Bulan K3 PT PJB Tahun 2021 dilaksanakan mulai tanggal 13 Januari 2021 hingga 18 Februari 2021. Setidaknya ada enam kegiatan yang akan mewarnai kegiatan rutin tahunan tersebut. Diantaranya Lomba Emergency Response Preparedness; Lomba Tata Graha 5S; Apresiasi Implementasi Izat; Lomba Video Kreatif; Lomba Safety Creative Paper; serta Lomba Safety Quiz. Berbeda dengan sebelumnya, seluruh kegiatan lomba tahun ini dilakukan secara daring atau virtual untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Read More

Semakin Mantap Dalam Go-To-Market, PJB Luncurkan PJB Access

PT PJB mengikuti jejak langkah induk perusahaannya, PT PLN dalam meluncurkan layanan digital yang dapat diakses melalui telepon seluler. Jika sebelumnya PT PLN (Persero) telah meluncurkan New PLN Mobile, kini PT PJB secara resmi telah meluncurkan layanan PJB Access, sebuah platform digital Business to Business (B2B) yang menawarkan layanan-layanan terbaik PJB baik bagi industri ketenagalistrikan , energi, dan utilitas lainnya serta industri skala kecil hingga besar.

Grand Launching ini, dihadiri langsung oleh Wakil Direkur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo beserta management dan General Manager PT PLN (Persero), serta direktur anak perusahaan PT PLN. Acara ini juga mengundang perusahaan – perusahaan pelaku bisnis ketenagalistrikan.

Darmawan mengungkapkan, “Dengan diluncurkannya PJB Access, dapat dengan mudah mendekatkan customer kepada PJB. Cukup dengan sekali klik, maka layanan yang ditawarkan PT PJB dapat dengan mudah diketahui dan dipesan oleh calon pelanggan. PJB Access menjadi platform terdepan dalam mempersingkat proses yang berbelit menjadi sangat ringkas, sehingga semua layanan yang ditawarkan PT PJB dapat dengan mudah dilihat, dikenali, dan dipesan hanya melalui perangkat seluler pelanggan”.

Tahun 2021 akan menjadi momentum PJB dalam menjadi perusahaan yang lebih tangkas dan responsive terhadap pasar ketenagalistrikan maupun industry utilitas lainnya.

PJB Access sendiri menawarkan 5 (lima) layanan unggulan dari PJB antara lain EAM (Enterprise Asset Management), iCore (Digital Power Plant), Maintenance Repair & Overhaul (MRO), Strategic Partnership dan Green Energy. Serta, untuk mendukung kompetensi keilmuan, PJB juga menyediaakan Learn sebagai layanan supporting yang bisa di dapatkan secara bundling dari 5 layanan unggulan lainnya.

Read More

Gerakan Menanam Pohon dan Biopori untuk Konservasi Air di Pacitan

Sebagai bentuk dukungan perusahaan dalam menjaga cadangan air di Kabupaten Pacitan, PT PJB UBJOM PLTU Pacitan mengadakan kegiatan penanaman 3500 pohon dan pembuatan biopori di kawasan Kecamatan Sudimoro & Ngadirojo. Kegiatan CSR pada Kamis (7/1) tersebut menggandeng Pemerintah Kabupaten Pacitan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pacitan.  

Sejumlah pejabat daerah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon yang dipusatkan di areal Pantai Ngikeran itu. Diantaranya Bupati Pacitan, H. Indartato; Wakil Bupati, Drs. Yudhi Sumbogo, MM; Sekretaris Daerah Pacitan, DR Ir Heru Wiwoho, Sp MSi; Kapolres Pacitan, AKBP Wiwit Ari Wibisono; Komandan Distrik Militer Pacitan, Letkol Kav Ibnu Khazim; Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pacitan, Joni Maryono; Camat Ngadirojo dan Sudimoro; serta tiga kepala desa ring satu PLTU Pacitan.

Tak ketinggalan hadir juga perwakilan dari sekolah Adiwiyata. Bupati Pacitan memberikan apresiasi berupa piagam penghargaan kepada PJB atas kepeduliannya terhadap masyarakat untuk kelangsungan konservasi air di Kabupaten Pacitan. Gerakan yang dilakukan UBJOM Pacitan diharapkan dapat diluaskan hingga ke daerah – daerah diluar ring satu.   Acara tanam pohon dan pembuatan biopori dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Rangkaian kegiatan dijalankan secara singkat dan para peserta diharuskan mengenakan masker. Selain sambutan, acara diisi dengan pembagian alat bor biopori mesin maupun manual, pemberian sertifikat penghargaan bagi sekolah Adiwiyata, pembagian tanaman, serta acara inti penanaman pohon dan pembuatan biopori.  

Pelibatan sekolah Adiwiyata dalam gerakan tanam pohon dan pembuatan biopori dimaksudkan untuk mengedukasi pelajar sejak dini agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Pengetahuan serta pengalaman yang didapatkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat tertanam dalam diri mereka dan akan diwujudkan pada aktivitas-aktivitas pelestarian lingkungan ke depan. Gerakan menanam pohon dan pembuatan biopori merupakan bentuk perhatian dan aksi nyata yang dilakukan bersama dalam menjaga lingkungan.

Sasaran utamanya untuk meningkatkan penyerapan air sebagai langkah antisipasi dalam mengatasi kekeringan. Kegiatan yang dilakukan tidak hanya berhenti sekedar menanam pohon dan membuat lubang biopori semata. Setelah itu juga akan dilakukan proses pemantauan untuk menjaga agar pohon-pohon yang telah ditanam dapat tumbuh dengan baik. Masyarakat akan dilibatkan dalam kegiatan ini.  

Dengan terlibat secara langsung dalam acara penanaman pohon dan pembuatan biopori, masyarakat diajari tentang manfaat dan bagaimana cara yang benar dalam melakukan kedua aktivitas tersebut. Pengetahuan ini diharapkan bisa dipraktekkan di lingkungan sekitar tempat tinggalnya, sehingga kelestarian lingkungan akan terus terjaga.(ant)

Read More

PJB Berhasil Komersialisasikan Co-firing PLTU Pacitan

Peningkatan bauran energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia terus didorong melalui berbagai cara, mulai dari pengembangan proyek pembangkit EBT hingga inovasi untuk menggunakan biomassa sebagai bahan bakar ramah lingkungan. Salah satu yang aktif digaungkan oleh PT PJB adalah melalui pemanfaatan biomassa sebagai bahan bakar co-firing pada PLTU.

Setelah pada pertengahan tahun 2020 berhasil melakukan komersialisasi co-firing pertama di Indonesia untuk PLTU Paiton 1&2, PJB kembali melakukan komersialisasi co-firing untuk pembangkit yang dikelolanya. Kali ini giliran PLTU Pacitan 2×315 MW dan merupakan komersialisasi co-firing kedua untuk PLTU di Indonesia.

Go-live komersialisasi co-firing PLTU Pacitan dilakukan secara virtual pada Senin (7/12) pagi. Acara daring tersebut dihadiri oleh Direktur Mega Project PLN (Persero), Direkturat Bio Energi Kementerian ESDM, jajaran Direksi PJB, serta Manajemen UBJOM Pacitan.

Direktur Utama PT PJB Iwan Agung Firstantara menyatakan bahwa komersialisasi co-firing ke dua yang dilakukan pada PLTU Pacitan makin mempertebal komitmen PJB dalam mendukung program green booster PLN. Selain itu, PJB juga akan terus menggiatkan co-firing dan berbagai program EBT lainnya sebagai upaya bersama untuk mendukung tercapainya bauran EBT 23% pada tahun 2025.

Kehadiran PLTU Pacitan sebagai pembangkit kedua yang masuk dalam daftar komersialisasi mendapatkan apresiasi dari PLN. M Ikhsan Asaad selaku Direktur Mega Project PT PLN (Persero) menyatakan bahwa PJB memiliki kontribusi yang besar dalam pengimplementasian co-firing di Indonesia. Dari seluruh persebaran co-firing di Indonesia, PLTU yang dioperasikan oleh PJB mendominasi persebaran tersebut. Apa yang telah dilakukan PJB membuat PLN makin optimis terhadap peningkatan tren EBT di Indonesia.

Sementara itu, Direktorat Bioenergi Kementerian ESDM, Andriah Feby Misna, memaparkan dampak positif co-firing pada PLTU Pacitan. Co-firing akan mengurangi penggunaan batubara dalam porsi yang besar sehingga mengurangi emisi gas rumah kaca di Indonesia. Selain itu juga berdampak positif pada pengembangan ekonomi kerakyatan yang produktif.

Pengalaman dan keberhasilan PJB dalam pengembangan co-firing telah dibagikan dalam berbagai kesempatan, baik dalam study banding maupun seminar. Di hari yang sama dengan go live komersialisasi co-firing PLTU Pacitan, juga dilakukan sharing best practice dalam pengoptimalan PLTU melalui co-firing. Webinar bertajuk “Prospect and Challenges of Biomass Co-Firing in Coal Power Plant to Support Renewable Energy Mix” tersebut menghadirkan tiga narasumber yang kompeten di bidang energi kelistrikan. Mereka adalah Chairani Rahmatullah; General Manager PLN Pusat Enjiniring Ketenagalistrikan, Teguh Widjayanto; Kepala Satuan Teknologi dan Enjiniring PT PJB dan Tomio Kubota; Deputy Director Technical Advisory and Consulting Group Jcoal.