Hubungi kami melalui info@ptpjb.com atau +62318283180
LOGO PJB

Our Contacts

Jl. Ketintang Baru No. 11 Surabaya

info@ptpjb.com

+6231 8283180

Category: Berita

PJB Saweu Sikula 2018

 

Banyak cara dilakukan masyarakat untuk memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh tiap tanggal 23 Juli. PT PJB UBJOM Arun juga punya cara positif dalam memaknai hari tersebut. Unit yang mengelola PLTMG Arun di Aceh itu mengadakan Program PJB Saweu Sikula. Kata saweu sikula diambil dari bahasa aceh yang artinya sapa sekolah.

PJB Saweu Sikula merupakan program capacity building yang dimaksudkan untuk memberikan semangat belajar, membaca, dan mencintai kebersihan serta lingkungan di kalangan anak-anak. Program dirancang untuk membantu pemerintah dalam misi mencerdaskan anak bangsa. Kegiatan CSR ini dilaksanakan di SD Negeri 5 Muara Dua Kota Lhokseumawe pada tanggal 23-24 Juli 2018. Para murid dilibatkan dalam aktivitas berupa kelas mengajar, sosialisasi pilah sampah, penanaman pohon dan pemberian sarana sudut baca (book corner).

Pembukaan program dilaksanakan dengan upacara bendera yang diikuti oleh seluruh murid dan para guru. Kepala Sekolah SD Negeri 5 Muara Dua Dewi Agustina SPd juga hadir dalam upacara itu. Adityo Baskoro Widagdo selaku Manager Administrasi UBJOM Arun menjadi pembina upacara dan sekaligus membuka acara PJB Saweu Sikula.

Dalam amanatnya, Adityo menyampaikan beberapa hal terkait PJB Saweu Sikula. “Dalam pembelajaran ini kita bukan hanya mengajarkan anak-anak tentang pentingnya menjaga lingkungan tetapi juga bagaimana cara dia menghargai sesama dengan tidak melakukan bullying, yang kita ketahui kerap kali terjadi bullying dilingkungan sekolah dasar,” paparnya.

Pada program Saweu Sikula UBJOM Arun juga memberikan bantuan sarana dan prasarana sekolah. Diantaranya pemberian alat tulis untuk para murid, sarana book corner, bibit pohon dan tong sampah untuk membantu melestarikan lingkungan sekolah. (riz)

ASIAN SBC, Ajang Berbagi Pengetahuan dan Teknologi

 

Topik-topik menarik dipresentasikan dalam ajang 7th ASIAN SBC USERS GROUP CONFERENCE & EXHIBITION 2018 di Surabaya dari Rabu (25/7) hingga Kamis (26/7) sore. Pada gelaran ini para ahli lintas negara membagikan praktek-praktek terbaik yang mereka lakukan di perusahaannya. Mereka juga membagikan pengetahuan terkait teknologi dalam PLTU batubara kalori rendah.

Tercatat sebanyak 29 materi dipresentasikan pada acara bertema “Keeping Lower CV Coal Plant safe, Reliable & Efficient, Boiler & Combustion, Coal Handling, Safety & Health/Fire” ini. Dua direksi PJB juga tampil membagikan pengalaman PJB dalam mengelola PLTU. Presentasi pertama terkait studi kasus implementasi program coal switching PLTU Paiton yang disampaikan oleh Direktur Operasi 1 PT PJB, Sugiyanto pada Rabu kemarin. Sedangkan presentasi kedua akan dibawakan oleh Direktur Operasi 2 PT PJB Miftahul Jannah siang. Miftah akan mengupas studi kasus terkait combustion tuning pada coal pulverizer boiler dengan batubara yang bervariasi.

 

 

Mengupas Tuntas Pemanfaatan Batubara Kalori Rendah

 

Para pemasok dan pengguna batubara kalori rendah, serta pabrikan pembuatan peralatan pembangkit berbahan bakar batubara kalori rendah selama dua hari (25-26 Juli 2018),berkumpul di Shangri-La Hotel Surabaya. Mereka yang tergabung dalam SBC User Group tersebut membahas berbagai permasalahan terkait dengan pemanfaatan batubara kalori rendah, dengan satu tujuan, yaitu demi kemajuan sektor ketenagalistrikan di kawasan Asia.

Kegiatan yang bertajuk 7th ASIAN USERS GROUP CONFRENCE & EXHIBITION 2018 itu dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jendral (Sesditjen) Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Agoes Triboesono, didampingi Direktur Pengadaan Strategis PT PLN (Persero) Supangkat Iwan Santoso, Direktur Utama PT Pembangkitan Jawa Bali, Iwan Agung Firstantara, dan Executive Director PRB Coal Users Group, Randy Rahm. Event tersebut merupakan even tahunan yang berlangsung sejak tahun 2012. 7th Annual ASIAN USERS GROUP CONFERENCE & EXHIBITION 2018 dimotori oleh PRB Coal Users Group, PT PLN (Persero) dan PT PJB. Pihak lain yang terlibat sebagai Founding Members adalah KOEN (Korea Energy), CLP China, EGCO Group, HK Electric Hongkong, Taiwan Power Company, dan Tenaga Nasional Berhad, Malaysia.

Direktur Pengadaan Strategis PT PLN (Persero) Supangkat Iwan Santoso, mengapresiasi atas terlaksananya ASIAN USERS GROUP CONFRENCE yang dinilai memberikan kontribusi positif bagi pengelolaan pembangkit di Indonesia, dan sangat membantu PT PLN (Persero) dalam mensukseskan Program 35.000 MW yang diamanahkan pemerintah kepada PT PLN (Persero). “Sebagian besar pembangkit dalam Program 35.000 MW adalah pembangkit yang menggunakan bahan bakar batubara kalori rendah. Forum ini bisa menjadi ajang bertukar pengalaman, bertukar informasi, serta bertukar pengetahuan dan teknologi, sehingga memberikan manfaat bagi kita semua, khususnya bagi PLN Group,” kata Supangkat Iwan Santoso.

Direktur Utama PJB, Iwan Agung Fisrtantara menambahkan, pemanfaatan batu bara kalori rendah merupakan fenomena baru di Indonesia, seiring dengan Program 35.000 MW. Hampir semua pembangkit dalam program tersebut memanfaatkan batu bara kalori rendah. PJB turut ambil bagian dengan mengoperasikan pembangkit berbahan bakar batubara kalori rendah di berbagai daerah di Indonesia, dengan total kapasitas 5.439 MW. Pembangkit itu terdiri dari berbagai kapasitas mulai dari pembangkit skala kecil berkapasitas 7 MW per unit hingga pembangkit skala besar dengan kapasitas 1.000 MW per unit.

“Banyak tantangan dalam mengoperasikan pembangkit berbahan bakar batu bara kalori rendah. Karenanya ASIAN USERS GROUP CONFERENCE menjadi sangat penting. Melalui forum ini kita bisa berbagi pengalaman serta sharing pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan kinerja pembangkir berbahan bakar batubara kalori rendah,” tutur Iwan Agung.

Selama dua hari, terdapat 25 sesi conference dengan mengangkat tema “Keeping Lower CV Coal Plant safe, Reliable & Efficient, Boiler & Combustion, Coal Handling, Safety & Health/Fire. Ini semua merupakan sharing knowledge bagi para peserta yang rata-rata merupakan pemilik tambang dan pengelola pembangkit listrik. PT PJB menampikan dua pembicara, yaitu:
• Sugiyanto, Direktur Operasi 1 PT PJB, memaparkan tentang Coal Switching Program Immplementation at 2 x 400 MW Paiton Power Plant Indonesia (Case Study).
• Miftahul Jannah, Direktur Operasi 2 PT PJB, memaparkan tentang Combustion Tuning on Coal Pulverizer Boiler with Coal Variety (Case Study).

Pada hari ketiga, 27 Juli 2018, para peserta 7th ASIAN SBC USERS’ GROUP CONFERENCE and EXHIBITION 2018 akan mengunjjungi PLTU Paiton 9, pembangkit milik PT PLN (Persero) yang dikelola PT PJB. PT PJB dalam mengelola PLTU Paiton 9 menerapkan standart NFPA 850 yang di-release oleh National Fire Protection Association. Standart ini berisikan panduan praktis yang direkomendasikan dalam pengelolaan aspek keselamatan kebakaran pada pembangkit dan gardu induk tegangan tinggi. Hal ini sangat penting mengingat batubara kalori rendah menimbulkan risiko kebakaran yang tinggi diakibatkan tipikal dari batubara yang cenderung membentuk debu batubara mudah terbakar (combustible dust). (*)

Kunjungan Kerja Dekom ke PLTU Tenayan

 

K3 punya peran penting dalam mendukung kinerja operasi pembangkit. Fungsi ini harus diterapkan secara konsisten agar proses bisnis tidak terganggu. Seluruh karyawan harus berkomitmen dan mentaati semua regulasi di bidang K3 dan pelestarian lingkungan. Demikian salah satu arahan penting yang disampaikan Dewan Komisaris (Dekom) PT PJB dalam kunjungan mereka ke PLTU Tenayan pada Kamis (19/7) lalu.

Dekom juga memotivasi karyawan agar terus memberikan karya terbaiknya meskipun menghadapi keterbatasan. Karyawan yang dikirim ke PLTU Tenayan adalah orang-orang terpilih. Masalah jangan dijadikan penghambat, namun hendaknya dijadikan pelajaran dan kesempatan untuk bisa berbuat lebih baik dan berprestasi. Dekom mengapresiasi jajaran supervisor dan manajemen PLTU Tenayan yang saat ini diisi oleh para insan muda PJB. Meski tergolong muda, namun mereka telah cukup matang dalam memberikan kepemimimpinan pada bidangnya masing-masing.

Selain rapat dan diskusi bersama karyawan, kunjungan Dekom juga diisi dengan peninjauan sejumlah lokasi. Diantaranya area Jetty PLTU Tenayan, area CCR (Central Control Room) PLTU Tenayan, PTW Room, dan Tenayan Safety Centre. Anggota Dekom juga menyempatkan untuk mengunjungi Binaan CSR UBJOM Tenayan beruapa ternak lele, pertanian hidroponik, dan sarana kesehatan serta olahraga bagi masyarakat Ring 1.

Dekom mengapresiasi pengelolaan CSR UBJOM Tenayan dan berharap agar pengelolaan Aspek Community Development dapat terus dikembangkan serta ditingkatkan. Hal ini dimaksudkan agar kesejahteraan tidak hanya pada Unit Pembangkit saja, namun juga menyebar bagi warga sekitar PLTU Tenayan. Dengan begitu PJB akan semakin harum dan semakin besar, sesuai dengan slogannya PJB, Great, Great, Great !!!(jun, gen)

Paper PJB Sampai Austria

 

Paper karyawan PJB berhasil lolos seleksi dan dipresentasikan pada gelaran International Commision On Large DAM (ICOLD) 2018 di Vienna, Austria Juli ini. Karya berjudul Construction And Monitoring Of Power House Caverns In Cirata Hidro Power itu menjadi salah satu materi pada Hydro Engineering Symposium yang dihadiri akademisi dan praktisi lintas negara.

Paper ditulis dan dipresentasikan oleh Pangestu Dwipa Airlangga, karyawan bagian pemeliharaan bendungan Badan Pengelola Waduk Cirata (BPWC). Dalam karyanya Pangestu memaparkan materi terkait kontruksi dan monitoring Power House bawah tanah PLTA Cirata.

ICOLD 2018 diselenggarakan pada tanggal 1 hingga 6 Juli dan dihadiri oleh 100 negara yang menjadi anggotanya. ICOLD merupakan organisasi Internasional non-pemerintah yang menyediakan forum untuk pertukaran pengetahuan dan pengalaman dalam rekayasa dan pengelolaan bendungan. Organisasi ini didedikasikan bagi pengembangan ilmu teknik bendungan, serta pengembangan dan pengelolaan sumber air dan hidropower dengan bijaksana dan berkelanjutan.

Salah satu kegiatan ICOLD adalah Hydro Engineering Symposium. Forum ini merupakan peluang bagi para akademisi serta praktisi untuk meningkatkan kemampuan profesionalisme di bidang pembangunan dan pengelolaan bendungan besar.

Keberhasilan karya tulis Pangestu hingga ke Vienna melalui beberapa tahapan. Dimulai dari tahap seleksi abstract pada November 2017 dan tahap seleksi Paper pada Februari 2018. Akhirnya pada bulan April 2018 dinyatakan lolos untuk mengikuti Hydro Engineering Symposium yang merupakan acara tahunan ICOLD.

Semoga keberhasilan Pangestu memacu karyawan lain untuk aktif mengirimkan karya-karyanya pada kancah internasional. Sehingga ilmu yang dimiliki dapat berkembang sekaligus mengharumkan nama PJB di tingkat international.(azz)

Home Aplikasi Tentang PJB Unit PJB Keluar Back Produk CSR Cirata Diapresiasi Menteri LHK

 

Kreatifitas masyarakat binaan CSR PT PJB dalam mengolah sampah dan eceng gondok mendapat pujian dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. Pujian ini disampaikan Ibu Menteri saat berkunjung ke stan pameran PJB dalam acara Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2018 di Jakarta Convention Center. Beliau tertarik dengan kerajinan kursi dari drum bekas yang dipamerkan oleh UP Cirata dan BPWC.

Kunjungan Menteri LHK ke stan PJB didampingi oleh Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Rosa Vivien Ratnawati SH., M.Sc. dan M.R Karliansyah selaku Dirjen Pengendalian Pencemaran, dan Kerusakan Lingkungan. Mereka disambut Kepala Divisi LK3-1 PT PJB Moh Anis dan sejumlah karyawan PJB yang tengah bertugas.

Stan pameran PJB menampilkan tema pengendalian sampah plastik. Dalam acara yang berlangsung pada tanggal 19-21 Juli 2018 itu tim PJB memamerkan produk binaan CSR dari Bank Sampah Mentari, pengrajin eceng gondok, pupuk dan sejumlah produk lainnya.

Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2018 digelar untuk memperingati hari lingkungan hidup sedunia. Selain pameran, gelaran tersebut juga diisi dengan eco driving rally & workshop, seminar, talkshow, dan sejumlah lomba. PJB menjadi salah satu sponsor dalam acara eco driving yang merupakan media kampanye untuk membatasi emisi dan mengurangi konsumsi BBM. Direktur Operasi-1 PT PJB Sugiyanto berkesempatan membuka ecodriving bersama Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan dan sejumlah pejabat lainnya. (mal)

KPK Audiensi dengan Direksi PJB

 

Tim pencegahan KPK melakukan audiensi dengan Direksi PJB, di Surabaya pada Jumat (20/7) lalu. Audiensi ini dilakukan setelah tiga hari mereka memberikan supervisi kepada Unit Pengendali Gratifikasi (UPG) PJB.

Koordinator KPK, Edy Suryanto, memberikan apresiasi terhadap pengelolaan gratifikasi PJB. “Pengelolaan Gratifikasi PJB sudah bagus, aturan dan pengendaliannya sudah baik, namun hal ini perlu dikembangkan di seluruh Unit PJB yang tersebar di seluruh wilayah Republik Indonesia” kata Edy Suryanto.

Pada kesempatan itu Dirut PJB meyampaikan bahwa perusahaan terus memperbaiki sistem pengendalian gratifikasi.

Pertemuan berlangsung hangat dan cukup lama. Beberapa hal terkait pengelolaan perusahaan didiskusikan dengan serius. Sejumlah saran serta pendapat dari Tim KPK dipaparkan saat itu. Masukan ini akan dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas para SL PJB.
#PJB Berintegritas

Aksi Damai Penertiban KJA Waduk Cirata

 

Sungai Citarum dengan segala perannya yang sangat vital telah ditetapkan Pemerintah sebagai Sungai Strategis Nasional sesuai Kepres No. 12 Tahun 2012, selain itu Pemerintah mewujudkan aksi nyata komitmen revitalisasi DAS Citarum melalui Perpres Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Presiden kemudian mentargetkan revitalisasi dan rehabilitasi Sungai Citarum secara bertahap selama 7 tahun sejak dicanangkan CITARUM HARUM pada 22 Febuari 2018 di Situ Cisanti.

Sejalan dengan Program Citarum Harum, Waduk Cirata merupakan bagian dari Waduk yang berada di Cascade Sungai Citarum yang saat ini mengalami Over Populasi KJA dengan jumlah 98.397 Petak (data sensus tahun 2018). Jumlah tersebut telah melebihi kuota daya dukung yang telah ditetapkan Pemerintah sebanyak 12.000 Petak sesuai Kep. Gub. Jabar No. 41 Tahun 2002. Keberadaan KJA dipandang menjadi permasalahan serius bagi lingkungan, antara lain tercemarnya kualitas air, peningkatan laju sedimentasi, korosi pada peralatan hydromekanikal PLTA Cirata dan permasalahan sosial lainya. Bahkan yang paling mengkhawatirkan adalah timbulnya kandungan logam berat, merkuri pada ikan sehingga tidak layak konsumsi berdasarkan penelitian Kesdam III Siliwangi, Sucofindo dan Laboratorium UNPAD Tahun 2018.

Pengurangan KJA menjadi hal yang mutlak harus dilakukan guna mengatasi berbagai dampak negatif over populasi KJA dan mewujudkan citarum harum. Sebagai wujud kerjasama yang baik, harmonis dan kondusif antara stakeholder dan masyarakat, saat ini berlokasi di Dermaga Pasir Geulis kabupaten Bandung Barat, dilakukan aksi damai penertiban KJA sebanyak 474 petak dari total sebanyak 1.580 petak milik salah seorang pengusaha bernama H Wawan. Wawan menjelaskan bahwa dirinya bertekad menjadi contoh bagi petani KJA lainnya, dengan penuh kesadaran bersedia menyerahkan sekian ratus petak KJA miliknya itu semata-mata karena dirinya sadar bahwa KJA yang ada di wilayah sungai Citarum tersebut memberikan dampak buruk bagi ekosistem di sekitarnya. Air Sungai Citarum yang menjadi konsumsi 80% warga DKI Jakarta dan penduduk di sekitar aliran sungai sepanjang 269 kilometer tersebut tercemar, begitu pula dengan ikan yang dihasilkan.

Penertiban KJA yang dilakukan hari ini (19/7) telah dirumuskan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Dinas Perikanan Prov Jabar, PT. PJB BPWC, dan stakeholder terkait sejak tahun 2017 hingga terbit Kep. Gub No. 523.34/Kep.917-DKP/2017 tentang Satgas Penertiban dan Penataan KJA Waduk Cirata yang beranggotakan berbagai unsur. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diperkuat kembali dengan adanya Program Citarum Harum yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat sebagai komandan Satuan Tugas (satgas), terbagi dalam 22 sektor, Gubernur selaku Dan Satgas dibantu oleh Pangdam III/Siliwangi sebagai Wakil Komandan, Kapolda Jawa Barat, hingga Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Area Waduk Cirata masuk dalam Sektor 12 yang dipimpin oleh Dansektor 12 dari Perwira Menengah TNI Kol. Czi Satriyo Medi Sampurno. Sesuai Perpres No. 15/2018 Dansektor berwenang melakukan kegiatan pengendalian pencemaran dan kerusakan DAS Citarum, termasuk dalam hal ini penertiban KJA di Waduk Cirata.

Tahapan penertiban KJA mulai dari Sosialisasi dan Pendataan telah dilakukan, sampai dengan hari ini telah ditertibkan 1.300 KJA, tahun ini ditargetkan 12.000 Petak KJA dapat ditarik dari perairan Waduk Cirata. Road Map penanganan KJA disepakati selama 4 tahun hingga tahun 2022, sembari pemerintah melakukan kajian dan penetapan kembali kuota daya dukung berdasarkan kondisi terakhir perairan Waduk Cirata.

Penghargaan Pengelolaan Lingkungan Hidup

 

Bupati Indramayu memberikan apresiasi kepada PT PJB UBJOM Indramayu atas komitmennya dalam memenuhi kewajiban sebagai perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut. Unit PJB yang mengelola PLTU Indramayu itu dinilai sebagai Perusahaan yang taat dalam Penyampaian Laporan Pelaksanaan dan Pemanfaatan Kualitas Lingkungan Hidup. Penghargaan diserahkan oleh Wakil Bupati Indramayu H. Supendi, M.Si kepada Wahyu Rochmansyah selaku PH GM UBJOM Indramayu pada Selasa (17/7) dalam acara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. di lapangan kantor Bupati Indramayu.(shol)

 

Kunjungan Industri Dosen UGM

Departmen Teknik Mesin dan Teknik Industri Fakultas Teknik UGM melakukan kunjungan industri pada Senin (16/7) di UP Gresik . Kunjungan ini dimaksudkan untuk memperoleh masukan guna meningkatkan kesesuaian antara dunia pendidikan dengan kebutuhan industri.

Industri merupakan laboratorium bagi dosen untuk mendapatkan feedback bagi peningkatan kualitas keilmuan. Pernyataan ini disampaikan oleh Guru Besar Jurusan Teknik Mesin dan Industri, Fakultas Teknik UGM Prof. Ir. Samsul Kamal, M.Sc., Ph.D. dalam kata sambutannya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa pemilihan PT PJB sebagai lokasi kunjungan tak lepas dari perkembangan yang progresive dalam aset management dan penerapan industri 4.0. Ia berharap agar berbagai input yang dilihat dan sharing industri yang dilakukan dapat menjadi masukan untuk memperbaiki dunia pendidikan.

Lulusan Universitas Gajah Mada (UGM) cukup mewarnai perjalanan PT PJB. Dari sekitar 1.600 sarjana yang ada di PJB, 220 diantaranya merupakan alumni UGM. Dimana 81 diantaranya merupakan lulusan teknik mesin dan industri. Yang menggembirakan 18 diantaranya menjabat sebagai senior leader dari 90 jabatan senior leader yang ada di PT PJB. Demikian dipaparkan oleh Direktur Utama PT PJB Iwan Agung firstantara yang juga merupakan alumni UGM.

Pada kesempatan ini Iwan juga memaparkan dinamika dan perkembangan bisnis PJB. Diantaranya pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) untuk menyongsong masa depan. Energi ini menjadi harapan di tengah trend harga pembangkit EBT yang makin murah dan kemungkinan terdisrupsinya pembangkit konvensional. Saat ini tengah mengembangkan PLTS terapung di Cirata, PLTB Tanah Laut 70 MW, dan beberapa pembangkit lain yang tengah dalam penjajakan.

Kunjungan diakhiri dengan peninjauan unit pembangkit sekaligus dilakukan diskusi dan penjelasan terkait proses produksi energi listrik