Co-Firing UBJOM Kaltim Teluk Perkokoh Keandalan PJB di Bidang EBT

Dunia saat ini berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 29% pada tahun 2030. Di Indonesia komitmen ini diwujudkan dalam target bauran energi nasional untuk EBT sebesar 23% pada tahun 2025. Pencapaian target tersebut salah tercermin melalui rencana PLN dalam RUPTL nya.

PJB berkomitmen mendukung upaya pemerintah bersama PLN untuk meningkatkan bauran energi baru terbarukan (EBT). Salah satunya melalui inovasi co-firing PLTU batu bara. Inovasi ini merupakan teknologi substitusi batubara dengan bahan bakar energi terbarukan pada rasio tertentu dengan tetap memperhatikan kualitas bahan bakar sesuai kebutuhan.

Serangkaian uji coba co-firing telah dilakukan PJB di sejumlah unit PLTU yang dikelolanya. Salah satunya uji co-firing dengan cangkang sawit (PKS/Palm Kernel Shell) pada tanggal 24-25 Juni 2020 di PLTU Teluk Balikpapan.

Kebutuhan batu bara harian di PLTU Teluk Balikpapan dengan kapasitas 2 x 110 MW mencapai sekitar 3120 ton. Dalam setahun kebutuhannya mencapai 755.000 ton. Cangkang sawit memiliki nilai kalor yang cukup sebagai bahan bakar pendamping di CFB Boiler PLTU Teluk Balikpapan yang mencapai AR 4300 – 4500 Kcal/kg atau setara dengan batubara low rank. Uji co-firing cangkang sawit di PLTU ini dilakukan dengan komposisi blending 5% dari total pengunaan batubara. Sebesar 30 ton cangkang sawit dibakar bersama batu bara dengan durasi hingga 8 jam.

Co-firing dengan cangkang sawit dapat menurunkan hasil emisi SO2, NOx dan CO2, serta meningkatkan efisiensi pembangkit dengan indikasi penurunan coal flow, serta secara umum hasil pemantauan parameter operasi terpantau aman dan normal.

Sejak tahun 2017, PJB telah melakukan riset biomassa dengan menggandeng beberapa Lembaga riset nasional, perguruan tinggi dan OEM Boiler manufacture dalam studi biomassa. Pengujian co-firing mulai dilaksanakan pada September 2019. Saat ini, PJB telah melakukan uji coba Co-Firing di 8 PLTU (Paiton, Rembang, Indramayu, Ketapang, Tenayan, Belitung, Anggrek, Kaltim Teluk). Rekam jejak keberhasilan inilah keberhasilan inilah yang membuat PJB dikenal sebagai yang terdepan dalam bidang co-firing PLTU.