CSR PJB Meraih Penghargaan Asia

 

Program Paljaya Ecotourisme UP Muara Tawar berhasil mempertahankan gelar juara dengan kembali meraih penghargaan Asia Responsible Enterprise Award 2018 (AREA 2018) untuk kategori Social Empowerment. Penghargaan untuk program CSR tersebut diserahkan pada Jumat (1/6) di Manila, Philippina.

AREA 2018 diikuti oleh puluhan perusahaan dari 16 negara lintas Asia. PT PJB menjadi salah satu perwakilan ndonesia pada kancah international terkait program pemberdayaan masyarakat yang sudah dilakukan itu.

Penghargaan yang diterima menjadi salah satu ajang untuk mengenalkan Indonesia, khususnya terkait dengan program-program CSR yang menjawab permasalahan isu global. Pernyataan ini disampaikan oleh GM UP Cirata Muhammad Munir yang mewakili PT PJB pada AREA 2018. Ia berharap pencapaian itu menjadi sebuah bentuk apresiasi bagi pelaksana CSR di unit dan mendorong untuk perbaikan berkelanjutan. “Melalui penghargaan ini, kami berharap pengelolaan dan pelaksanaan program CSR khususnya empowerment dapat menjadi lebih baik lagi sehingga semakin memberikan manfaat bagi masyarakat rentan” kata Munir.

AREA merupakan sub program dari Enterprise Asia yang dibangun atas 4 pilar utama, yaitu Lingkungan, Praktik yang Adil, Komunitas dan Masyarakat. AREA dibentuk dengan tujuan untuk menghormati perusahaan-perusahaan pelaku tanggung jawab sosial (CSR) dan sekaligus menjadi wadah bagi perusahaan-perusahaan di Asia untuk mengetahui isu global maupun perkembangan SDG’s di dunia.

AREA 2018 di Philippina dibuka oleh President Enterprise Asia Dato’ William Ng dan dibuka oleh Assistant Secretary Departement of Trade and Industry Philippines Felicitas Angoncillo-Reyes. Acara ini dilaksanakan selama dua hari yang dimulai dengan International Summit CSR 2018. Malam harinya dilakukan penganugerahaan penghargaan bagi perusahaan yang memenangkan kategori-kategori dalam awarding. Hari kedua diisi dengan serta workshop mengenai tata kelola CSR.

International Summit 2018 menghadirkan pembicara-pembicara yang berkompeten dan berpengalaman dalam social empowerment lintas bidang serta lintas negara yang membahas isu sosial maupun lingkungan yang bedasar pada 17 point SDG’s.(ros)