Edukasi dan Inspirasi Melalui Kompetisi Kampung Berdaya 2020

Sebuah kompetisi untuk meningkatkan semangat dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat dilakukan Unit Pembangkitan (UP) Gresik bagi masyarakat desa binaan CSR nya. Kompetisi ini ditujukan bagi warga tiga desa peserta program corporate social responsibility (CSR) Pijar Berdaya UP Gresik. Lebih dari 2.500 orang berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan sejak 3 Februari hingga Juli 2020.

Ajang perlombaan yang dinamakan Kompetisi Kampung Berdaya 2020 dilakukan oleh UP Gresik bekerja sama dengan Yayasan Lohjinawi Surabaya. Ada dua kategori yang dilombakan, wilayah berkembang dan wilayah perintis. Kategori wilayah berkembang ditujukan bagi wilayah yang sudah sudah pernah mengikuti lomba pengelolaan lingkungan dan menjadi pemenang. Sedangkan wilayah perintis merupakan wilayah yang belum pernah mengikuti lomba pengelolaan lingkungan sebelumnya.

Penjurian dipercayakan pada tim juri yang semuanya merupakan praktisi lingkungan berpengalaman dari Surabaya dan Lamongan. Aspek penilaian diantaranya meliputi penghijauan, kebersihan, kesehatan, administrasi dan bank sampah. Dua tahap penjurian dan verifikasi lapangan telah dilakukan sebelum pandemi. Tiap tahap diakhiri dengan kegiatan Bedah Lingkungan untuk memberi koreksi dan masukan bagi masyarakat sebagai bagian dari perbaikan berkelanjutan.

Antusiasme masyarakat dalam mengikuti kompetisi ini terlihat sejak pendaftaran dibuka. Di luar dugaan lebih dari 2.500 orang ikut berpartisipasi. Pendaftar berasal dari 50 wilayah (41 wilayah perintis dan 9 wilayah berkembang) yang meliputi tiga Desa.

Masyarakat berlomba menjadikan wilayahnya yang terbaik. Mereka memamerkan lingkungannya yang hijau asri, bank sampahnya yang terorganisir dengan pembukuan yang tertata rapi, sampai ke produk hasil inovasi masyarakat. Produk tersebut beragam mulai dari makanan, minuman, hingga souvenir daur ulang hasil kreativitas kader lingkungan.

Pemenang Best of The Best Wilayah Perintis diraih oleh Wilayah RT 02 RW 01 Desa Sidorukun. Sementara itu Wilayah RT 02 RW 01 Desa Kramatinggil didapuk sebagai Pemenang Best of The Best Wilayah Berkembang. Pemenang mendapatkan piala dan sertifikat penghargaan. Seluruh peserta kompetisi juga mendapatkan dana pengembangan program dengan jumlah total mencapai 80 juta rupiah.

Piala, sertifikat dan dana pengembangan program diserahkan secara simbolis oleh General Manager PT PJB UP Gresik, Ompang Reski Hasibuan kepada perwakilan pemenang pada Selasa pagi (21/7). Pemenang didampingi Kepala Desa masing-masing.

Pengumuman pemenang dilakukan sehari sebelum penyerahan hadiah pada Senin (20/7) secara daring melalui zoom meeting dan YouTube live streaming. Drs. Purnomo selaku Camat Gresik hadir dalam kesempatan ini. Meski tanpa hingar bingar suara musik dan teriakan histeris para peserta kompetisi namun acara tetap berkangsung meriah. Peserta menjadikan acara ini sebagai ajang bertukar rindu, dan berbagi suka cita. Awarding secara daring ditempuh untuk mengfhindari pengumpulan khalayak ramai sesuai protokol kesehatan dalam menghadapi pandemi COVID-19.

Program Pijar Berdaya merupakan salah satu program CSR pemberdayaan masyarakat yang dilakukan PT PJB UP Gresik di Desa Sidorukun, Desa Pulopancikan, dan Desa Kramatinggil, Kecamatan Gresik sejak tahun 2019. Pendampingan secara intens dilakukan dalam upaya penghijauan, penanaman tanaman obat hingga pengolahan hasil, peningkatan awareness masyarakat tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, hingga pengelolaan sampah.

Kompetisi Kampung Berdaya 2020 diharapkan dapat kemampuan masyarakat binaan dalam menginternalisasi kebiasaan-kebiasaan yang menunjang keberlanjutan. Mereka diharapkan dapat berinovasi dalam mengurangi dampak lingkungan akibat kegiatan sehari-hari. Kompetisi juga diharapkan menjadi sarana untuk mengedukasi dan memberikan inspirasi bagi upaya menjaga kelestarian dan mengelola lingkungan sekitar untuk meningkatkan kualitas hidup.

Awarding Kompetisi Kampung Berdaya juga menjadi pembuka dimulainya kembali aksi CSR PT PJB UP Gresik dalam memberdayakan masyarakat pada masa new normal.(ad)