Gerakan Sejuta Pohon PJB UP Brantas dan PJT 1 Perangi Sedimentasi

 

Kab. Malang (14/8) – PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) Unit Pembangkitan Brantas berkolaborasi dengan Perum Jasa Tirta (PJT 1) mencanangkan Gerakan Sejuta Pohon untuk periode 2018 – 2019. Tujuannya selain untuk menjaga konservasi lingkungan hidup di hulu sungai sehingga keberlangsungan operasional PLTA bisa terjaga, mengurangi sedimentasi, juga mewujudkan lingkungan yang sejuk, sehat, dan asri.

Untuk mendukung gerakan ini, diadakan beberapa kegiatan, seperti kegiatan seminar, pembagian bibit, dan penanaman pohon yang dilakukan di berbagai tempat di Jawa Timur yang menjadi wilayah kerja PT PJB UP Brantas. Dalam kesempatan kali ini penanaman pohon dilakukan di DAS (Daerah Aliran Sungai) Kali Konto yang merupakan daerah hulu PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) Selorejo, dimana kegiatan penanaman berlokasi di desa Pandesari, kecamatan Pujon,kabupaten Malang pada Selasa, 14 Agustus 2018, dengan jumlah penanaman di tahap pertama sebanyak 15.000 pohon terdiri dari 500 bibit Sukun, 500 Kluwih, 2000 Eucalyptus, 3500 Cengkeh, 4000 Suren, dan 4500 Nangka.

Acara ini bertujuan untuk menggugah kesadaran masyarakat serta menunjukkan kepedulian PT PJB UP Brantas beserta PJT1 terhadap pelestarian lingkungan, sekaligus untuk mengenalkan isu-isu konservasi di Kabupaten Malang. Gerakan positif Gerakan Sejuta Pohon ini dilakukan dalam dua tahap, tahap 1 di tahun 2018 direncanakan ditanam sekitar 650.000 pohon, sedangkan selebihnya akan ditanam di tahap 2 tahun 2019.

Kampanye ini sejalan dengan visi dan misi PT PJB menjadi perusahaan terpercaya dalam bisnis pembangkitan terintegrasi dengan standar kelas dunia. dan salah satu misinya adalah Menjalankan bisnis pembangkitan secara berkualitas berdaya saing dan ramah lingkungan.

Kegiatan yang dilakukan di Kecamatan Pujon Kabupaten Malang ini dihadiri oleh GM PT PJB UP Brantas Ardi Nugroho, KDJA 1 PJT 1Agung Nugroho, Kabid Tata LingkunganDinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang Eddy Suryoto, Kepala Dusun Jurangrejo Palil, mahasiswa Universitas Tribuana Tunggadewi, dan melibatkan masyarakat sekitar. Gerakan ini secara umum diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat maupun seluruh Pemangku Kepentinganterhadap pelestarian lingkungan.

Eddy Suryoto dalam sambutannya berterima kasih kepada PT PJB UP Brantas atas kepeduliannya terhadap lingkungan. “Selama ini Pemerintah Kabupaten Malang merasa sangat dibantu oleh PT PJB UP Brantas dalam melaksanakan program penghijauan lingkungan. Apalagi di sisi anggaran. Sebagai contoh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang sering mendapatkan bantuan bibit pohon dari PT PJB UP Brantas.” (tgh)