Jalan Sehat Akustik PJB

Momen jalan sehat yang dilakukan karyawan PJB Kantor Pusat bersama keluarga dan masyarakat sekitar Minggu (23/9) pagi lain dari biasanya. Dalam kegiatan untuk memperingati hari lahir PJB itu tak ada air minum kemasan yang dibagikan pada peserta. Sebagai gantinya, sejumlah dispenser dengan gelas kertas disediakan di halaman kantor PJB yang merupakan titik awal dan akhir jalan sehat. Mereka yang kehausan dapat langsung mengambil minum dengan gelas atau botol yang mereka bawa.

Penyajian sarapan bagi peserta pun tak jauh beda. Makanan dikemas dalam wadah kertas atau wadah yang dapat dicuci dan digunakan lagi. Panitia berupaya membatasi penggunaan material plastik untuk meminimalisir sampah plastik dalam acara jalan sehat. Hal ini sejalan dengan tekad PJB untuk mengurangi sampah plastik yang diwujudkan dalam gerakan Akustik (Ayo Kurangi Sampah Plastik). Gerakan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian PJB terhadap kelestarian lingkungan.

Gerakan Akustik diluncurkan di kantor pusat dan seluruh unit PJB bersamaan dengan rangkaian perayaan hari ulat tahun PT PJB yang ke 23. Kantor Pusat PJB mengambil momen jalan sehat untuk meluncurkan kampanye tersebut. Peluncuran ditandai dengan penyerahan botol minum isu ulang (tumbler) dari direksi kepada Kadiv LK3 dan perwakilan karyawan. Tumbler ini nantinya akan dibagikan kepada seluruh karyawan agar mereka dapat menghindari penggunaan air minum kemasan dalam aktivitas sehari-hari.

Direktur Utama PT PJB Iwan Agung Firstantara menyatakan saat ini masyarakat dunia tengah berupaya untuk mengendalikan sampah plastik. Keberadaan sampah plastik di Indonesia tiap tahun juga makin meningkat dan menimbulkan berbagai masalah. “PJB mendukung upaya untuk mengurangi sampah plastik dengan gerakan Akustik. Mari kita dukung gerakan ini!”

PJB menargetkan bisa mengurangi sampah plastik hingga 90% dalam lima tahun ke depan. Berbagai upaya dilakukan untuk mengejar target tersebut. Kadiv LK3-1 Moh Anis memaparkan upaya yang dilakukan diantaranya berupa pembuatan pedoman pengurangan sampah plastik di lingkungan PJB. Selain itu dilakukan juga kerja sama dengan pihak ketiga terkait 3 R (Reuse, Reduce, dan Recycle) sampah plastik. Sedangkan aksi yang melibatkan karyawan diantaranya berupa penggunaan gelas dalam rapat, penggunaan tumbler, pemakaian kemasan rumah lingkungan untuk acara kantor dan kantin, pemakaian kantong berulang, dan penyediaan tempat sampah yang dipilah.

“Akustik diharapkan bisa menjadi budaya yang melekat pada insan PJB. Dimana mereka diharapkan juga dapat menyebarkan pada keluarga serta masyarakat sekitarnya,” kata Anis.

Jalan sehat yang dihelat PJB hari ini juga diwarnai dengan kampanye akustik. Pesan-pesan terkait pengurangan sampah plastik dituangkan dalam sejumlah papan yang dibawa para peserta. Warna-warni baju daun ulang plastik yang dipakai sejumlah peserta di bagian depan juga ikut memeriahkan perjalanan. Kemeriahan ini makin bertambah saat peserta telah kembali ke tempat finish. Mereka diajak bergoyang zumba bersama dan menyaksikan lomba yel-yel serta aneka hiburan panggung dan pengundian door prize.