Jangan Anti dengan Perubahan

 

Perubahan menjadi hal biasa di tengah fenomena disrupsi yang tengah melanda dunia saat ini. Pergerakan industri tidak lagi linear. Perubahan terjadi sangat cepat dan fundamental hingga mampu mengacak pola lama untuk menciptakan tatanan baru. Bidang energi dan pembangkitan listrik pun tak lepas dari fenomena ini.

Ada beberapa isu yang akan dihadapi dunia pembangkitan, diantaranya decarbonization, decentralization, dan digitalization. Decarbonization terkait pengurangan pemakaian energi fossil dengan beralih ke pembangkit energi terbarukan. Sementara decentralization terkait perubahan produksi pembangkit yang tak lagi terpusat pada pembangkit besar, namun disentralisasi di dekat pengguna seperti industri maupun perumahan. Sedangkan digitalization terkait manajemen energi rumah pintar yang dapat mengoptimalkan penggunaan energi dari rooftop pv maupun sumber lainnya.

Isu ini dijabarkan oleh Dirut PT PJB Iwan Agung Firstantara dalam acara coffee morning pada Selasa (13/11) tadi di Surabaya. Dalam acara yang juga diikuti oleh seluruh unit PJB melalui video conference ini, Dirut mengingatkan agar insan PJB sigap terhadap perubahan yang terjadi.

“Saat desentralisasi terjadi, bisa jadi pemenangnya bukan perusahaan yang membangun dan mengoperasikan pembangkit besar. Bukan pula yang punya cost lending rendah ataupun mampu melakukan efisiensi. Tapi bisa jadi pemenangnya adalah perusahaan yang tidak memiliki pembangkit,” kata Dirut.

PJB diharapkan dapat sungguh-sungguh mengenali marketnya agar dapat mempertahankan utilitasnya. Dirut berpesan agar insan PJB jangan anti perubahan. “Tetap fokus, tetap berkarya, terbuka dengan kemajuan dan ikut dengan perubahan,” kata Dirut mengakhiri paparannya.

Coffee morning diisi dengan presentasi pencapaian kinerja dan evaluasi serta target yang diharapkan dapat tercapai dalam sisa waktu kerja di tahun 2019. Direksi yang hadir pada acara ini menyapa unit dan mengapresiasi serta mengevaluasi capaian dari masing-masing unit. Suasana akrab dan tawa lepas mewarnai acara kala masing-masing unit dengan penuh semangat menampilkan yel-yelnya.

Pada kesempatan ini dilakukan juga soft launching Code of Conduct PJB yang diakronimkan menjadi PEMBANGKIT. Code of conduct merupakan dokumen tertulis mengenai standar perilaku yang diharapkan oleh perusahaan dan insan PJB yang disusun berdasarkan nilai-nilai PJB.

Dalam coffee morning ini Ketua Umum DPP SP PJB Agus Wibawa yang terpilih pada Oktober lalu juga diberikan kesempatan untuk mengenalkan susunan pengurus DPP SP PJB periode 2018 – 2021. Kepengurusan yang terbentuk pada tanggal 26 Oktober ini lebih dari 90 persen diisi dengan generasi milenial. Formasi ini disesuaikan dengan tuntutan perubahan dan regenerasi.