Kiprah PJB dalam CEPSI 2018

PLN Grup turut berpartisipasi dalam ajang berskala internasional, Conference of the Electric Power Supply Industry (CEPSI) 2018 untuk menanggapi perkembangan industri ketenagalistrikan yang mengalami disrupsi. Pada forum ini peserta berbagi dan bertukar ide, serta mempelajari pemikiran terbaik mengenai industri ketenagalistrikan masa depan bersama perusahaan listrik se-Asia Pasifik yang tergabung dalam The Association of the Electricity Supply Industry of East Asia and the Western Pacific (AESIEAP).

Acara yang diselenggarakan oleh Tenaga Nasional Berhad (TNB) Malaysia ini dibuka oleh Minister of Energy, Science, Technology, Environment and Climate Change (MESTECC) Malaysia, Yeo Bee Yin dan President of AESIEAP Datuk Seri Ir. Azman Bin Mohd. Perdana Menteri Malaysia Tun Dr. Mahathir Mohamad turut hadir dan memberikan arahan khusus bagi para peserta CEPSI 2018.

CEPSI 2018 dihadiri lebih dari 1.500 delegasi dari lebih 30 negara; 17 keynote speaker dan lebih dari 550 technical papers. PLN Grup mengirimkan delegasi untuk mengikuti konferensi dan pertemuan dewan AESIEAP yang dihadiri oleh Kepala Divisi Pengembangan Regional Kalimantan Ruly Firmansyah, General Manager PLN Wilayah Sumatera Barat Susiana Mutia, General Manager PLN Transmisi Jawa Bagian Barat Trino Erwin dan General Manager PLN Distribusi Jawa Barat Iwan Purwana.

Reimagining Utility of The Future menjadi tema CEPSI 2018 yang diselenggarakan di Kuala Lumpur Convention Center (KLCC), Kuala Lumpur Malaysia pada 17-22 September 2018. Delegasi dari PJB untuk technical paper diwakili oleh karyawan yang telah lolos seleksi perusahaan maupun seleksi dari CEPSI committee.

Lima paper PJB yang lolos seleksi, meliputi :
1. Rianti Budi Setyowati dan Ahmad Aziz; Kategori Business Transformation and Others; Judul Paper: Develop Enterprise Architecture (EA) to Answer Corporate Transformation Challenge.
2. Indratno Pardiansyah; Kategori Generation and Future Alternatives; Judul Paper: Strategy of Monitoring and Controlling Management For Ensuring Indonesia’s Electricity Project in 2019.
3. Mutia Bestiari Buhron dan Saeful Arafat Iskandar; Kategori Business Transformation and Others; Judul Paper: Strategic Management of Corporate Transformation to Support the 35 GW Megaproject of Indonesian Government.
4. Aripriyantoni dan Kirjono Mudiarto; Kategori Generation and Future Alternatives; Judul Paper: Remote Monitoring Automation of Solar PV Plant.
5. Adhi Eko Apriyanto dan Akbar Rachmad Virgiawan; Kategori Transmission and Future Grid; Judul Paper: Determination of VAR Compensator Placement for System Stability Improvement.

Selain conference program dan technical paper, PLN Group juga unjuk gigi dalam ajang exhibition program dan futures arena yang diikuti oleh 150 peserta. Perusahaan afiliasi PLN yang tergabung antara lain PT Pembangkitan Jawa Bali dan PT Indonesia Power yang bergerak pada bidang pembangkit listrik; PT Indonesia Comnets Plus bidang teknologi informasi; dan PT Crompton Prima Switchgear Indonesia yang bergerak dalam bidang industri gardu induk.

Saeful Arafat mewakili PJB mempresentasikan produk dan jasa yang tawarkan pada sesi Futures Arena dengan judul PJB Total Solution for Power Generation.

PLN Grup menjadi juara nomor 1 most creative booth & most informative booth kategori booth ukuran lebar 9 meter. (sae)