Manajemen Eksekusi Dirut PJB

 

Melakukan eksekusi strategi lebih sulit dari pada menyusun strategi itu sendiri. Hal ini disepakati oleh peserta Rapat Koordinasi (RAKOR) PLN KITSBS Semester II Tahun 2018 di awal acara sharing session Manajemen Eksekusi yang disampaikan oleh Dirut PT PJB Iwan Agung Firstantara.

Apa yang disepakati peserta sharing session pada Jumat (14/9) di PT PLN (Persero) Sektor Pembangkitan dan Pengendalian Pembangkitan Ombilin, Sumatera Barat itu cukup beralasan.
Bagaimana menyusun strategi bisa dipelajari di banyak bangku kuliah maupun kelas training. Sementara tak banyak panduan dan konsep tentang bagaimana melakukan eksekusi.

Strategi dan eksekusi menurut Dirut PJB merupakan suatu kesatuan yang tak boleh terpisahkan. Ia mengingatkan peserta RAKOR agar ketika menyusun strategi harus disertai dengan rencana eksekusinya.

Lebih lanjut diuraikan bahwa manajemen eksekusi terdiri dari STRATEGY (kemana?) – OPERATION (Bagaimana?) – PEOPLE (Siapa?). Eksekusi menjadi tugas utama pemimpin. Keberhasilan atau kegagalan suatu strategi merupakan tanggung jawab pemimpin dalam suatu organisasi. Dan eksekusi harus menjadi budaya dalam organisasi apabila ingin menjadi organisasi yang sukses.

People proses merupakan hal terpenting dalam eksekusi. Penunjukan seorang pemimpin pada setiap level organisasi menjadi concern utama. “Right person for the right job” sudah tidak bisa ditawar lagi. Setiap pemimpin harus dievaluasi secara berkala dan mendalalam.

Iwan mengingatkan bahwa eksekusi adalah seni. Suatu model kepemimpinan pada suatu tempat dan suatu waktu belum tentu cocok diterapkan di tempat lain. Harus ada penyelarasan dengan kondisi pada masing-masing organisasi.

Pemimpin harus dapat beradaptasi menyesuaikan dengan kondisi yang berbeda-beda. Ketika ketiganya (STRATEGY – OPERATION – PEOPLE) berjalan selaras maka sasaran strategis dari organisasi akan dapat tercapai dengan excellence.

Sharing session Dirut PJB diharapkan dapat membantu rekan PLN KITSBS untuk melakukan eksekusi strategi dalam mencapai target EFOR Single Digit (ESD). Target ini disepakati dalam RAKOR PLN KITSBS yang dilaksanakan pada 13 – 14 September 2018 di PLN di Sektor Ombilin. RAKOR dihadiri oleh jajaran manajemen di lingkungan PLN KITSBS. (sae)