Mengenalkan Batik Ramah Lingkungan dari Bekasi

 

Mempelajari budaya yang dimiliki bangsa ini memang tiada habisnya. Indonesia memiliki beragam budaya yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Salah satu budaya yang ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non-bendawi adalah Batik.

PT PJB UP Muara Tawar turut serta dalam pelestarian budaya bangsa ini, melalui Program Pengembangan Batik Betawi di Bekasi. Program ini memberdayakan kelompok ibu-ibu agar dapat melestarikan Batik Betawi dan mensejahterakan mereka. Selain melestarikan budaya, PJB juga mengembangkan batik ramah lingkungan, yaitu batik yang menggunakan pewarna alami, sehingga dapat meminimalisir dampak lingkungan dari proses produksi batik.

Dalam bersinergi bersama Pemerintah Jawa Barat untuk melestarikan Batik, PJB bersama mitra binaan ikut dalam Festival Legenda Batik Nusantara yang dilaksanakan di Bandung. PJB bersama Mitra Binaan memperkenalkan Batik Betawi ramah lingkungan, serta beberapa produk kerajinan batik. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat.

Acara dibuka oleh Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil. Puluhan pengrajin batik di nusantara berpartisipasi dalam ajang dan di antaranya merupakan binaan dari Pemerintah Daerah. Festival Legenda Batik Nusantara berlangsung selama 5 hari sejak tanggal 30 Januari 2019 hingga 3 Februari 2019 di Graha Manggala Siliwangi Bandung.(awg)