Pelatihan Pembuatan Produk Turunan Batik Betawi

 

Pemberdayaan merupakan salah satu upaya untuk menyejahterakan masyarakat. Salah satu kuncinya membuat mereka mampu menyejahterakan dirinya secara mandiri. Peningkatan kapasitas masyarakat menjadi pintu untuk mewujudkan pemberdayaan, seperti yang dilakukan PT PJB UP Muara Tawar di Kampung Kebon Kelapa yang merupakan wilayah ring 1 perusahaan.

UP Muara Tawar memberikan pelatihan pembuatan produk turunan batik kepada warga Kampung Kebon Kelapa di Bekasi. Pelatihan berkolaborasi dengan Rawit Craft dan dilaksanakan selama tiga hari, sejak tanggal 20 – 22 Februari 2019 di salah satu rumah warga. Sepuluh ibu rumah tangga yang kebetulan sebelumnya sempat bekerja pada industri garment berpartisipasi dalam pelatihan ini. Mereka diajari mengolah batik menjadi produk turunan, seperti tas laptop, totebag, pouch, dan saputangan. Peserta sangat antusias karena pelatihan menjadi salah satu peluang untuk mengembangkan skill yang telah dimiliki.

Pelatihan ketrampilan menjahit produk turunan batik diharapkan dapat dikembangkan untuk mempromosikan produk industri batik Betawi lokal yang digagas oleh Seraci. Selama ini Seraci merupakan salah satu kelompok batik binaan PJB UP Muara Tawar.

Terbentuknya kelompok baru yang fokus pada pengembangan produk turunan batik hasil dari pelatihan diharapkan mampu merubah pandangan masyarakat terhadap batik. Produk-produk kekinian berbahan batik yang dihasilkan diharapkan meluruhkan anggapan bahwa batik kuno dan tidak modern. Produk tersebut semoga dapat bersaing di pasta global dan mengembalikan kecintaan generasi milenial terhadap budaya batik. Sebagai salah satu produk lokal Indonesia, khususnya Kabupaten Bekasi, batik Betawi saat ini belum begitu banyak dikenal. UP Muara Tawar, melalui program CSR nya ingin terus mengembangkan budaya lokal ini hingga ke kancah nasional bahkan internasional.(rhm)