Pengobatan Massal Karhutla

di tengah Kota Pekanbaru yang sedang dikepung oleh kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), PLTU Tenayan bersama Kodim 0301/Pekanbaru mengelenggarakan pengobatan gratis bagi masyarakat di kelurahan mentangor, Kecamatan Tenayan Raya pada Rabu(14/8). Kegiatan ini merupakan rangkaian program Satgas Karhutla Provinsi Riau dalam upaya pencegahan, sosialisasi, dan pemberdayaan masyarakat untuk menangkal Karhutla.

Karhutla menjadikan kualitas udara memburuk akibat tingginya kandungan PM10 (partikel udara yang berukuran lebih kecil dari 10 mikron). Hal ini membuat banyak masyarakat Pekanbaru, khususnya di Kelurahan Mentangor Kecamatan Tenayan Raya menderita penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Penyakit ini diderita balita, dewasa, dan lansia dengan gejala batuk, pilek, demam, bahkan sesak nafas.

Pengobatan gratis dilakukan dengan menggandeng Puskesmas Tenayan Raya. Acara digelar dari pukul 07.30 hingga 12.00 WIB dan diikuti oleh 210 peserta. Sejumlah pejabat hadir dalam kesempatan ini. Diantaranya
GM PT PJB UBJOM PLTU Tenayan Agus Prastyo Utomo, Dandim 0301/Pekanbaru Letkol inf Andri Sulistiawan, S.Sos, serta Muspika se Kecamatan Tenayan Raya.

Ponirah (75 tahun) salah satu peserta pengobatan gratis merasa sangat bersyukur dengan adanya pengobatan gratis. “Sudah sakit beberapa hari lalu, kepala pusing, agak sesak nafas, mau keluar rumah juga banyak kabut asap, jadi bingung, tadi diajak bapak tentara berobat, mudah-mudahan dengan obat-obatan yang diberikan ini, saya bisa cepat sembuh” kata Ponirah dengan gembira.

Selain pengobatan gratis, pada kesempatan yang sama juga dilakukan beberapa kegiatan peduli lingkungan. Diantaranya sosialisasi pencegahan Karhutla, pemberian 400 masker gratis, pelepasliaran burung endemik serindit, penebaran 11.000 bibit ikan, serta penanaman 1000 bibit pohon secara bertahap.

Bibit ikan ditebar di telaga kelurahan Mentangor sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat. Sedangkan penanaman pohon dilakukan di depan Masjid Al Bachtiar Kelurahan Mentangor. Tahap pertama ditanam 50 pohon dengan melibatkan masyarakat. Nantinya akan ditanam 950 bibit pohon lainnya pada lokasi lahan kritis lain di sekitar PLTU Tenayan.

Dalam Sambutannya di depan 400 peserta sosialisasi, Agus Prastyo Utomo mengajak seluruh elemen masyarakat di Tenayan Raya untuk bersama-sama mencegah Karhutla.

“PLTU Tenayan merupakan objek vital nasional yang mensuplai kebutuhan listrik di Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau pada umumnya. Di tengah kabut asap ini, seluruh sumberdaya manusia dan sumber daya peralatan kami tetap harus bekerja optimal dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. Melalui kegiatan ini kami berusaha meringankan beban masyarakat di sekitar PLTU Tenayan yang terdampak kabut asap akibat karhutla” kata Agus Prastyo Utomo.

Letkol inf Andri Sulistiawan, S.Sos pada kesempatan tersebut juga berpesan agar masyarakat merubah pola pikir dalam memanfaatkan alam. “Jika kita merawat alam, maka alampun juga akan menjaga kita. Ikan dan burung tadi merupakan indikator kelestarian alam. Jika kelak burung dan ikan tadi berkembang biak di alam, itu menandakan keadaan lingkungan di sekitar kita membaik. Siapa yang mau menjaga alam jika bukan kita? Stop membakar hutan dan lahan jika hanya untuk mencari uang semata,” pesan Andri.

Lebih lanjut Letkol Inf Andri menyatakan bahwa Satgas Karhutla siap bersinergi dengan perusahaan sekitar dan pemerintah daerah untuk memberikan program pemberdayaan masyarakat ditiap-tiap kecamatan. “Pemberdayaan dilakukan melalui penanaman ubi, lengkuas, dan contohnya pada hari ini penebaran ikan. Nantinya ikan dapat dipanen dan dimanfaatkan langsung oleh masyarakat yang menerima bantuan program pemberdayaan ini. Tujuannya agar masyarakat sadar untuk menjaga lingkungan. Mencari uang tidak harus dengan merusak lingkungan” tegas Letkol inf Andri Sulistiawan, S.Sos.

Kegiatan diakhiri dengan kunjungan Kasi Ops Korem 031/Wirabima Kolonel Inf Patar Sitorus pada lokasi pengobatan masal dan penaburan bibit ikan di telaga. “jaga hutan kita, jangan ada lagi yang membakar hutan dan lahan, galakan kegiatan-kegiatan positif seperti ini guna membantu masyarakat mencegah dan menanggulangi Karhutla, tutur Kolonel Inf Patar Sitorus.

Sinergi antara PT PJB UBJOM PLTU Tenayan dengan TNI/POLRI, Puskesmas, Pemda, dan seluruh elemen masyarakat lainnya dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen kepedulian sosial dan lingkungan perusahaan. Melalui serangkaian acara tersebut diharapkan dapat memberika kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta bahu – membahu dalam mengatasi bencana kabut asap yang sedang kita hadapi saat ini.(dim)