Rancak Bana Tenayan Cycle Club

 

Bumi Minangkabau di Sumatera Barat memiliki kekayaan alam yang sangat Indah. Pesonanya menarik para wisatawan untuk datang dan melakukan aneka aktivitas di sana, termasuk kegiatan bersepeda. Tenayan Cycle Club merupakan salah satu klub yang pernah menjajal keseruan bersepeda di sana. Komunitas sepeda karyawan PT PJB UBJOM Tenayan ini minggu lalu berkesempatan merasakan kelokan dan tanjakan di jalanan Alahan Panjang Kabupaten Solok. Kegiatan ini mereka namakan Tour de Solok.

Tour de Solok dipimpin oleh General Manager UBJOM Tenayan, Wasito. Kegiatan bersepeda ini menjadi ajang untuk meningkatkan keakraban sekaligus berolahraga untuk menyegarkan pikiran. Malam sebelum bersepeda, para peserta melakukan kegiatan keakraban di tengah dinginnya udara yang mencapai 190Celcius. Mereka bersenda gurau sambil menikmati hangatnya jagung bakar. Tak ada sekat jabatan malam itu. Semua berbaur dalam suasana riang penuh keakraban.

Tour de Solok dimulai dari titik pada salah satu Masjid di tepi Danau Ateh Alahan, Panjang Kabupaten Solok. Indahnya pemandangan danau dan pegunungan yang menghijau menyambut para peserta pagi itu. Tanjakan dan turunan sepanjang jalur tidak menjadi penghambat. Mereka mengayuh sepeda penuh semangat sambil menikmati indahnya bentangan alam.

Keindahan kebun teh di kawasan Alahan Panjang menjadi titik finish Tour de Solok. Kegiatan ini sangat berkesan bagi para peserta. Tak henti mereka bertukar cerita mengenang perjalanan yang telah dilewati. Termasuk mengenang rancak bana sebagai kata-kata yang sering diucapkan di sepanjang perjalanan. (jun, fat)