Upaya Melestarikan Waduk Cirata

 

Lingkungan sekitar waduk yang terjaga merupakan salah satu kunci untuk melestarikan waduk Cirata. Selain menghijaukan daerah aliran sungai, pengelolaan sampah juga menjadi pendukung kelestarian waduk yang menjadi sumber energi PLTA Cirata tersebut. Upaya ini dilakukan Badan Pengelola Waduk Cirata (BPWC) dengan melibatkan masyarakat yang tinggal di sekitar waduk. Bentuknya berupa edukasi dan pemberian prasarana serta bibit pohon.

Bulan ini BPWC memberikan edukasi dan bantuan prasarana serta bibit pohon bagi masyarakat Desa Pasir Jambu, Ciroyom dan Citamiang yang berada di Kecamatan Cipeundeuy dan Maniis, Kabupaten Bandung Barat serta Purwakarta. Bantuan berupa 120 tong sampah dan ratusan bibit pohon itu diserahkan secara simbolik pada Kamis (24/8) di Desa Pasir Jambu.

Sebelumnya, PT PJB BPWC dan mahasiswa KKN dari UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) telah melakukan sosialisasi dan pelatihan pengolahan sampah yang diikuti perwakilan masyarakat penerima bantua. Pada kesempatan itu mereka diedukasi mengenai pentingnya pengolahan dan pembuangan sampah pada tempatnya.

Dedi Setiawan perwakilan dari BPWC memaparkan program yang diberikan merupakan bagian dari CSR BPWC untuk mencegah pembuangan sampah ke waduk Cirata. Program ini disinergikan dengan program “Citarum Harum” yang digulirkan pemerintah. Dedi berharap agar sosialisasi dan bantuan yang diberikan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar. Diantaranya menjadi upaya preventif agar masarakat tidak membuang sampah di Waduk Cirata.(azz)