Upaya Tenayan Maksimalkan Budaya K3


  Semarak Bulan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di PJB terasa hingga ke unit.  Selain berpartisipasi dalam serangkaian program  korporat, unit  PJB juga  melakukan kegiatan mandiri untuk memeriahkan Bulan  K3.
PT PJB UBJOM PLTU Tenayan mengisi Bulan K3 tahun ini dengan menggelar aneka  lomba, pemberian apresiasi serta penghijauan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk  membudayakan K3 dalam keseharian karyawan di unit yang ada di Riau tersebut.
General Manager  PT PJB UBJOM PLTU Tenayan,  Arief Wicaksono, mengatakan bahwa  K3 tidak terbatas hanya  di lingkungan kerja. “Penerapan K3 tidak hanya dilakukan di tempat kerja, karena pada dasarnya kesehatan dan keselamatan itu wajib diterapkan di kehidupan sehari-hari dimanapun kita berada” ujarnya.
Pesan ini disampaikan Arief saat membuka kegiatan Bulan K3 di PLTU Tenayan pada Jumat (7/2) pagi. Kegiatan yang diselenggarakan oleh  Tim K3 dan keamanan PT PJB UBJOM PLTU Tenayan tersebut diisi dengan   berbagai macam perlombaan. Diantaranya  lomba memadamkan api menggunakan APAR yang diikuti oleh General Manajer serta para Manajer UBJOM Tenayan. Selain itu ada juga Lomba  cepat tepat pasang body harness, safety talk, dan cerdas cermat K3 yang diikuti oleh perwakilan dari  tiap bidang.
Didamping aneka lomba, PLTU Tenayan juga memberikan apresiasi kepada  karyawan yang taat dan konsisten dalam penerapan k3 di lingkungan kerja.  Aulia Ramadhan dari bidang Mesin 1 terpilih untuk mendapatkan apresiasi ini. Perilaku kerja sehari-harinya dinilai telah mencerminkan kesadarannya terhadap pentingnya penerapan K3. Aulia tak pernah lalai menggunakan APD, selalu mematuhi prosedur dan instruksi kerja perusahaan. Ia juga aktif  mengingatkan karyawan lainnya jika masih ada yang kurang paham terkait K3.
Aktivitas penghijauan juga mewarnai kegiatan Bulan K3 di PLTU Tenayan. Penghijauan berupa penanaman bibit  pohon sawo di halaman masjid PLTU itu  sebagai  konsistensi UBJOM Tenayan dalam mewujudkan PLTU yang hijau dan lestari.
UBJOM PLTU secara kontinyu melakukan sosialisasi K3 baik secara formal maupun informal.  Upaya ini dilakukan agar pelaksanaan  K3 menjadi budaya yang melekat dalam keseharian karyawan sehingga tak perlu lagi ada paksaan dalam pelaksanaannya.(hro)